Bale Bandung

Hingga April 2017, Ada 130 Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Kab Bandung

×

Hingga April 2017, Ada 130 Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Kab Bandung

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas P2KBP3A Kab Bandung H.Hendi Aryadi Purwanto, SH.,M.Si (tengah) saat Pelatihan Penanganan Korban Kekerasan terhadap Perempuan Bidang Kesehatan, di Hotel Antik 2 Soreang, Kamis (27/4). by Kominfo Pemkab Bandung
Kepala Dinas P2KBP3A Kab Bandung H.Hendi Aryadi Purwanto, SH.,M.Si (tengah) saat Pelatihan Penanganan Korban Kekerasan terhadap Perempuan Bidang Kesehatan, di Hotel Antik 2 Soreang, Kamis (27/4). by Kominfo Pemkab Bandung
Kepala Dinas P2KBP3A Kab Bandung H.Hendi Aryadi Purwanto, SH.,M.Si (berkacamata) saat Pelatihan Penanganan Korban Kekerasan terhadap Perempuan Bidang Kesehatan, di Hotel Antik 2 Soreang, Kamis (27/4). by Kominfo Pemkab Bandung

SOREANG – Sebagai upaya antisipasi maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak, Pemkab Bandung menghimbau masyarakat agar tidak takut untuk melaporkan segala tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Bandung H.Hendi Aryadi Purwanto, SH.,M.Si menegaskan, siapapun yang mengalami atau menemukan kasus tersebut, agar segera melapor sebelum korban bertambah.

“Tindak kekerasan pada perempuan dan anak harus dihentikan. Untuk itu semua harus berperan aktif, jika mengalami atau menemukan hal ini, segera laporkan, jangan dibiarkan berlarut-larut. Pembiaran itu bisa berdampak bertambahnya korban,” tandas Hendi usai Pelatihan Penanganan Korban Kekerasan terhadap Perempuan Bidang Kesehatan, di Hotel Antik 2 Soreang, Kamis (27/4/17).

Lebih lanjut Hendi menjelaskan, dalam penanganan kasus kekerasan ini, masyarakat bisa melaporkan ke sekretariat Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di Komplek Pemda Jl. Raya Soreang Km.17 Bandung, dengan call center 24 jam di nomor 0821-1702-0158 atau 0821-1702-0158.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris P2TP2A Kabupaten Bandung Maman Kuswara mengungkapkan, pada tahun 2016 tercatat 151 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bandung. Maman menguraikan, sebanyak 110 kasus kekerasan seksual terjadi pada anak-anak, 37 kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan 4 kasus perdagangan manusia (Humas Traficking). Hal ini menurutnya perlu penanganan dan peran aktif masyarakat sendiri.

“Perlu peran aktif masyarakat dalam menghilangkan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kabupaten Bandung punya P2TP2A sekarang. Jjadi untuk masyarakat yang melihat atau mengalami kasus itu, bisa secepatnya melapor ke kami. Dari 151 kasus di tahun 2016, baru sekitar 83 saja yang tertangani, belum lagi kasus yang baru,” ungkap Maman.

Terhitung sejak Januari hingga April 2017, pihaknya telah menerima 130-an kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dia mengungkapkan sudah 25 kecamatan terindikasi kasus ini, sedangkan sisanya belum diketahui apakah tidak terjadi sama sekali atau belum terungkap.

“Kasus kekerasan seksual pada perempuan dan anak, juga KDRT sudah terjadi di 25 kecamatan di Kabupaten Bandung. Sisanya ada dua kemungkinan yakni tidak ada kasus atau belum terungkap,” kata dia.

Maman menuturkan, P2TP2A memfokuskan tujuan untuk melakukan pelayanan bagi perempuan dan anak korban tindak kekerasan dan berupaya memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan perempuan dan anak dalam rangka terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender. Dalam penanganan kasus, P2TP2A Kabupaten Bandung secara maksimal memastikan terpenuhinya hak perempuan dan anak korban kekerasan berbasis gender atas layanan pemulihan dan penguatan.

“Cara kerja kami yakni melalui pendekatan yang holistik dan multidisiplin. Selain pencegahan, dilakukan juga penanganan dan pemulihan korban, baik secara psikologi maupun medis. Untuk hal tersebut, tentu saja dibutuhkan komitmen yang jelas serta melibatkan peran serta masyarakat,” tandas Maman.

Setelah menerima laporan pihaknya akan melakukan assesment atau pendataan juga verifikasi kasus. Jika sudah benar terbukti, kata Maman, interogasi akan dilakukan dengan pihak kepolisian untuk tindakan selanjutnya bagi pelaku. Sedangkan untuk korban, P2TP2A melakukan layanan penguatan psikologi baik bagi korban, lingkungan keluarga dan sosial.

“Selain itu, layanan medis dan dukungan secara hukum diupayakan terus, agar kasus tidak terulang kembali. Dengan tujuan khusus agar meningkatnya tanggungjawab semua pihak untuk mencegah, menghentikan dan tidak mentolelir segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak,” pungkasnya. _Vita

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong gerakan pemberantasan narkoba yang digalakkan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bandung, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXV PC PMII Kabupaten Bandung di Gedung Moh Toha, Soreang, Sabtu (25/4/2026). Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menegaskan bahwa persoalan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan harus menjadi […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat secara resmi mengukuhkan kepengurusan Komisi, Lembaga, dan Badan MUI Jabar masa khidmat 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Masjid Raya Al-Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, pada Minggu 19 April 2026 lalu. Ada 10 nama di antaranya diisi jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung. Salah satunya Ketua […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi pelatihan Standarisasi Imam dan Khatib yang digelar Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Bandung, di Aula SLRT Dinsos Kabupaten Bandung, Sabtu (25/4/2026). Menurut Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS), DMI Kabupaten Bandung saat ini sudah eksis dan aktif berkegiatan, bahkan sudah terbentuk 31 Pimpinan Cabang DMI […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Sebanyak 31 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bandung secara aklamasi memilih H. Abdul Rouf, M.Pd sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Bandung periode 2026-2031. Abdul Rouf yang sebelumnya menjabat Sekretaris Umum DPD BKPRMI Kabupaten Bandung terpilih sebagai Ketua dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya peran strategis Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dalam menyerap tenaga kerja baru di Kabupaten Bandung. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia (HILLSI) Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di Soreang, Jumat (24/42026). Dalam arahannya, Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menekankan bahwa LPK […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor yang membentuk Satuan Tugas Penanganan Sampah berbasis pesantren. Satgas Penanganan Sampah Ansor ini merupakan bentuk aksi nyata dalam menjaga lingkungan hidup (ekologi) yang digerakkan oleh kader muda Nahdlatul Ulama (NU), yang juga dikenal sebagai Ansor Hijau atau satgas relawan sampah. […]