Bale Bandung

250 Atlet Pencak Silat se-Kab Bandung Tampil di Silat Leutak

×

250 Atlet Pencak Silat se-Kab Bandung Tampil di Silat Leutak

Sebarkan artikel ini
Pagelaran Silat Leutak di Festival Lumpur Situ Sipatahunan Kec Baleendah Kab Bandung, Rabu (25/4/18). by iwa/bbcom

BALEENDAH – Sebanyak 250 atlet pencak silat se-Kabupaten Bandung turut memeriahkan Silat Leutak di ajang Festival Lumpur di Situ Sipatahunan, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu (25/4/18). Mereka memperagakan silat ibing di atas lumpur yang sudah jadi tradisi karuhun dan hiburan menjelang bulan Ramadhan.

Festival Lumpur 2018 ini digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-377 Kabupaten Bandung. Disparbud sendiri sedang mengupayakan agar silat leutak jadi pendorong desa wisata. Sebab di tiap desa memiliki paguron silat, malahan di satu desa ada yang memiliki lebih dari satu paguron.

“Jadi, silat leutak atau benjang leutak adalah silat yang dimainkan di lumpur. Kalau silat biasa, sebenarnya di setiap daerah juga ada, yang paling populer Silat Cimande Kabupaten Bogor. Nah, nanti kedepannya, kalau ada yang menyebut silat leutak atau benjang leutak, orang pasti menyebut bahwa itu kesenian asal Kabupatèn Bandung,” terang Kepala Disparbud Kabupaten Bandung Agus Firman Zaini di sela Festival Lumpur di Situ Sipatahunan Baleendah, Rabu (25/4/18).

Karenanya, imbuh Agus, untuk menjadikan silat leutak sabagai brand atau icon-nya Kabupaten Bandung harus terus dikenalkan kepada masyarakat dengan serius. Apalagi menurutnya silat atau benjang leutak merupakan inovasi dalam bidang seni. “Menambah atau mengubah seni yang sudah ada, bisa disebut inovasi. Artinya inovasi itu tidak saja menciptakan seni yang baru,” imbuhnya.

Jadi, terang Agus, kalau silat diakui sebagai seni dari Kabupaten Bandung, pasti tidak berdasar karena silat di tiap daerah ada. “Namun, kalau silat leutak sendiri merupakan inovasi dari Kabupaten Bandung, serta jadi ikon Kabupaten Bandung, itu bisa saja,” kata tukasnya.

Agus menegaskan, Kabupatèn Bandung itu kaya dengan kesenian, tapi belum ada satu orang pun yang berani mempromosikan yang jadi ciri khas daerahnya masing-masing. “Menyebut Kuda Rènggong tentu kesenian asli Kabupaten Sumedang, benjang tentu dari Kot Bandung, Singa Depok dari Subang. Nah, silat leutak atawa benjang leutak, bisa jadi ikon Kabupaten Bandung,” urainya.

Disparbud terus mengupayakan agar silat leutak dan benjang leutak bisa jadi ikon Kabupaten Bandung. Salah satunya dengan menyelenggarakan Festival Lumpur, yang didalamnya mencakup Festival Galengan dan Silat Leutak.

“Festival Galengan itu bukan berkelahi di galengan atau pematang dengan tujuan memperebutkan air untuk pengairan lahan sawah, tapi merupakan ungkapan kegembiraan masyarakat atas hasil panen yang melimpah,” tuturnya.

Pihaknya berharap silat leutak dan benjang leutak pada festival tersebut bisa jadi salah satu daya pikat para wisatawan untuk datang ke cagar budaya seperti ke Situ Sipatahunan atau desa wisata yang ada di Kabupaten Bandung. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]