Bale Bandung

Bupati Bandung: “Jangan Belanja Daging Sapi Murah di Lapak Dadakan”

×

Bupati Bandung: “Jangan Belanja Daging Sapi Murah di Lapak Dadakan”

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang M Naser saat teleconference pelaksanaan Operasi Ketupat Covid-19 di Mako Polresta Bandung, Kamis (24/4). by Humas Pemkab
Bupati Bandung Dadang M Naser saat teleconference pelaksanaan Operasi Ketupat Covid-19 di Mako Polresta Bandung, Kamis (24/4). by Humas Pemkab

SOREANG, Balebandug.com – Bupati Bandung Dadang M. Naser mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membeli produk daging sapi, dengan tidak tergiur harga murah.

“Tetaplah belanja kepada pedagang yang sudah menetap lama, itu dijual di pasar-pasar tradisional yang kiosnya permanen. Jangan belanja di lapak-lapak dadakan, tiba-tiba subuh ada daging murah, ternyata daging babi atau daging celeng,” imbau Bupati Dadang Naser di Rumah Jabatannya di Soreang, Selasa (12/5/20).

Bupati mengatakan Kabupaten Bandung telah memiliki MBC (Meat Bussiness Center), atau Rumah Potong Hewan (RPH) moderen di Baleendah. “MBC ini biasa mengirimkan stok daging sapi ke Jakarta dan Bandung, juga di pasar-pasar tradisional yang ada di kami,” ucap Dadang.

Pedagang daging sapi yang memiliki kios permanen di pasar tradisional, membeli daging sapi yang sudah terjamin keasliannya dari MBC tersebut. Menurutnya para pedagang lama itu tidak akan sembarangan membeli produk murah dari sumber yang tidak jelas.

“Mereka rata-rata sudah menunaikan ibadah haji, mereka tahu hukum Islam, tidak akan mencampuradukkan halal dan haram. Mereka juga tahu, bila terciduk akan repot sendiri,” ungkap Dadang.

Unit Pelayanan Teknis (UPT) pasar dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Bandung, secara rutin memeriksa produk-produk yang dijual dengan mengambil sampel dan melakukan pengecekan di laboratorium. Termasuk yang terindikasi memakai kandungan boraks, seperti tahu, tempe dan mie.

“Saya menginstruksikan jajaran Disperindag agar senantiasa melakukan penertiban untuk para pedagang daging di lapak dadakan,” imbuhnya.

Saat para pedagang lama melaporkan adanya lapak dadakan yang menjual daging murah, jajaran UPT Pasar Banjaran segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Ia pun mengapresiasi jajaran Polresta Bandung, yang mengungkap kasus daging babi atau daging celeng yang disulap menjadi daging sapi, dengan menangkap empat orang penjualnya. Dadang menyebutkan, empat orang yang ditangkap itu berasal dari daerah Wonosobo dan Solo.

“Yang tertangkap ini berasal dari Wonosobo dan Solo. Daging dari peternakan babi disulap jadi daging sapi dengan menggunakan boraks dan dijual murah, menyusup memakai mobil box. Kalau dari Lampung, itu Dishub (Dinas Perhubungan) kami sudah biasa menemukan daging celeng. Nah kali ini datangnya dari Solo,” beber Dadang Naser.

Kepala Disperindag (Kadisperindag) Kabupaten Bandung Popi Hopipah menambahkan, pihaknya akan melaksanakan instruksi bupati untuk memberikan ketenangan kepada masyarakat. Khusus pedagang daging di kaki lima, pihaknya pun akan memberikan perhatian extra terkait asal usul daging yang dijual.

“Jangan takut rugi dengan membeli daging sapi di kios resmi. Kami senantiasa melaksanakan tes di laboratorium untuk semua pasar, bekerjasama dengan Distan (Dinas Pertanian), agar dapat memberikan kepastian rasa aman bagi para konsumen,” kata Kadisperindag.(*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]