Bale Bandung

Inovasi SimpelBedas Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Jawa Barat 

×

Inovasi SimpelBedas Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Jawa Barat 

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ridwan Kamil memberikan penghargaan kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna, pada kegiatan Penghargaan Pembangunan Daerah di Trans Hotel Bandung, Rabu (30/3/22).

SOREANG, Balebandung.com – Berbagai permasalahan yang muncul akibat semakin meningkatnya aktivitas masyarakat Cekungan Bandung khususnya Kabupaten Bandung yang belum sinergi dengan perlindungan terhadap alam, mengakibatkan permasalahan lanjutan diantaranya bencana alam seperti banjir, kekeringan dan longsor.

Masih adanya pencemaran air maupun udara, pembuangan sampah sembarangan dan  masih luasnya lahan kritis, dapat mengakibatkan peningkatan stunting dan dampak kesehatan lainnya. Dalam jangka panjang tentunya meningkatnya kemiskinan.

Padahal sumber daya alam justru menjadi modal dasar keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Jadi, jika upaya pertumbuhan ekonomi tidak disertai dengan perlindungan sumber daya alamnya, maka yang timbul permasalahan berkelanjutan.

Kunci dari pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan yang memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan yang akan menjamin kesejahteraan masyarakat.

Model penanganan Daerah Aliran Sungai (DAS) dapat menjadi solusi pembangunan berkelanjutan. Sebab kita dapat melihat kerusakan DAS dari kondisi sungainya.

Hampir semua aktivitas manusia pada dasarnya berdampak pada kondisi sungai, karena hakekatnya mereka mendiami DAS. Hanya saja sampai saat ini kebijakan penanganan daerah aliran sungai di Indonesia masih bersifat makro DAS. Dan dalam penanganannya masih bertumpu di pemerintah pusat. Sehingga salah satu implikasinya mengakibatkan masyarakat merasa tidak perlu ikut terlibat secara langsung pada penanganan DAS.

Untuk mewujudkan perbaikan lingkungan dalam pembangunan berkelanjutan secara terpadu, transparan, dan partisipatif, serta untuk menjamin keseimbangan lingkungan dan memberikan manfaat sosial ekonomi yang  nyata bagi masyarakat Kabupaten Bandung, perlu melakukan pembangunan dan pengelolaan daerah aliran sungai secara terpadu berbasis mikro.

Pemerintah Kabupaten Bandung berupaya menjadi inisiator dan pelopor kebijakan pembangunan berbasis Mikro DAS. Karena di seluruh Indonesia, baru Kabupaten Bandung yang memasukkan Mikro DAS dalam kebijakan RPJMD 2021 -2026.

Dengan telah dilaunchingnya Pembangunanan Berbasis Mikro DAS pada tanggal 29 Juni 2021 oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna, sebagai bagian dari 99 hari capaian kepala daerah, dan ditetapkannya Keputusan Bupati Nomor  050/Kep.317-Bappeda/2021 tentang  Pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Pengelolaan DAS Terpadu Berbasis Mikro  (TP3BM), dengan melibatkan komunitas, maka model pada Inovasi SIBEDAS diperluas yang awalnya  tiga desa di Kecamatan Cimenyan menjadi model Inovasi SIMPELBEDAS (Sistem Pengendalian Lingkungan Berbasis Mikro DAS), yang akan direplikasi  ke seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung.

Inovasi SimpelBedas ini sebagai simbol tanggung jawab dan kemandirian masyarakat terhadap kelangsungan indikator pembangunan berkelanjutan mengacu kepada deliniasi mikro DAS prioritas.

SIMPELBEDAS (Sistem Pengendalian Lingkungan Berbasis Mikro DAS) yang dirancang oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPELITBANGDA) Kabupaten Bandung  telah mendapat pengakuan sebagai inovasi terbaik ketiga dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD)  tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2022.

Inovasi SIMPEL BEDAS dikembangkan dengan menggunakan instrumen perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bandung. Bertujuan mewujudkan program/kegiatan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang berdampak luas,  multisektoral, berbasis mikro DAS.

Adapun sasaran SIMPEL BEDAS adalah tersedianya data dan informasi valid, terkini, dan serial untuk bahan penyusunan perencanaan berbasis partisipasi masyarakat dalam rangka pencapaian target,  serta tersedianya dokumen perencanaan meliputi Roadmap dan Rencana Aksi pembangunan berkelanjutan berbasis Mikro DAS di Kabupaten Bandung.

SIMPEL BEDAS memiliki dashboard khusus untuk mengetahui Indikator keberhasilan upaya pembangunan berbasis mikro DAS yang  didapatkan dari data dan informasi melalui pengukuran run off, tingkat sedimentasi, Indeks Kualitas Air, Indeks Kualitas Udara,  Biodiversity, Ekoliterasi, Infrastruktur Sosial,  Imbal Jasa Lingkungan, dan  sampah yang tertangani dari suatu Mikro DAS.

Pengukuran indikator salah satunya dilakukan dengan teknologi IOT/Telemetri, sehingga dapat diukur secara update dan otomatis dari kejauhan dengan biaya murah berbasis teknologi tepat guna yang dapat dibuat oleh masyarakat.

Selanjutnya hasil pengukuran tersebut diharapkan menggambarkan upaya revitalisasi kawasan dan intervensi pembangunan yang dilakukan pemerintah dengan melibatkan masyarakat serta stakeholder. Selain itu adalah  membangun komitmen antarpihak baik  Pemerintah (Pusat, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa), masyarakat, komunitas, maupun akademisi .

Pada saat ini pada tahap awal dashboard pada inovasi SIMPEL BEDAS yang pada awalnya hanya memuat satu informasi monitoring dan evaluasi terhadap  run off telemetri di Cimenyan, ditambah menjadi lima titik di  wilayah Ciwidey, Cirasea, Citarik dan Cikeruh.

Selanjutnya bersama masyarakat, akan dikembangkan model jasa lingkungan, untuk menjamin terselenggaranya pembangunan berkelanjutan sebagai bagian dari instrumen ekonomi lingkungan, yang merupakan salah satu kewajiban pemerintah daerah, sebagaimana diamanatkan pada pasal 42 Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Diharapkan dengan  inovasi SIMPELBEDAS  dapat mempercepat capaian ultimate goal  Citarum Harum, yaitu mutu air kelas  2 sebesar 70 poin, yang direncanakan akan tercapai pada tahun 2030 menjadi tahun 2025.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com — Perhimpunan Intelektual Muslim Indonesia (HILMI) Kota Bandung resmi mengeluarkan pernyataan sikap strategis usai menuntaskan gelaran Seminar Nasional Intelektual Muslim (SNIM) 2026 di Bandung. Pernyataan sikap tersebut dirumuskan bersama seluruh jajaran akademisi, praktisi, dan elemen intelektual yang hadir merespons dinamika transformasi global serta pesatnya perkembangan teknologi modern. Dalam dokumen resminya, HILMI Kota Bandung […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi sinergi Kodim 0624/Kabupaten Bandung dan PT Hierrotama Indojaya dalam mendorong inovasi pengolahan sampah melalui MOTAH (Mesin Olah Runtah). Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan lapangan dan monitoring Incinerator MOTAH di PT Hierrotama Indojaya, Kecamatan Kutawaringin, Rabu (12/8/2026). “Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung, saya menyampaikan apresiasi dan terima […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna meluncurkan aplikasi Toko Digital Bedas sekaligus meresmikan Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung. Peluncuran tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui transformasi digital. Bupati mengatakan inovasi berbasis teknologi menjadi bagian penting dalam menghadapi era transformasi digital sekaligus menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, […]

Bale Bandung

SOLOKANJERUK, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan tiga titik tanggul Sungai Cisungalah yang belum selesai diperbaiki segera ditangani sebelum musim hujan. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri tasyakur binikmat atas rampungnya sebagian program normalisasi Sungai Cisungalah sepanjang 5 kilometer di kawasan SDN Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk, Selasa (11/8/2026). Dari 13 titik Tembok Penahan Tanah (TPT) […]

Bale Bandung

BALERAME, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi kekeringan, krisis air bersih, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Hal tersebut disampaikan bupati yang akrab disapa KDS saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan Tingkat Kabupaten Bandung di Dome Balerame, Soreang, Selasa (11/8/2026). […]

Bale Bandung

balebandung.com – Pilihan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang terus bekerja, meski diserang berbagai fitnah, memberi pesan kuat tentang sosok pemimpin daerah yang tulus, sabar dan tegar yang dibutuhkan rakyat. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, kepada pers di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Ia menanggapi pertanyaan wartawan soal gencarnya serangan beraroma […]