Bale Bandung

Sebelum Menikah, Pasangan Pengantin Wajib Tanam 2 Pohon Alpukat

×

Sebelum Menikah, Pasangan Pengantin Wajib Tanam 2 Pohon Alpukat

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Tarumajaya Ahmad Deden Iksan saat pemaparan pada evaluasi program unggulan strategis kampung Bedas di Rumah Dinas Bupati Bandung, Soreang, Senin (5/12/2022)./bb2/bbcom/

SOREANG,balebandung.com  – Ahmad Deden Iksan, Kepala Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung, turut menjelaskan berbagai program kegiatan yang dilaksanakan di desanya, saat berbicara di depan Bupati Bandung HM Dadang Supriatna dan jajaran OPD lainnya pada kegiatan evaluasi program unggulan strategis kampung Bedas tahap I tahun 2022 di Rumah Dinas Bupati Bandung, Soreang, Senin (5/12/2022).

Ahmad menjelaskan terkait dengan setiap warga yang hendak menikah wajib tanam pohon alpukat dua pohon. “Yang melahirkan tanam satu pohon alpukat, dan yang cerai 10 pohon alpukat,” kata Ahmad.

Ia mengatakan, kewajiban menanam pohon kepada masyarakat di Desa Tarumajaya itu, dalam upaya memperbaiki lingkungan. Dengan adanya program penanaman pohon yang dilaksanakan di Desa Tarumajaya itu, Ahmad menjelaskan, bahwa pihaknya mendapatkan bantuan bibit pohon buah-buahan hingga ribuan pohon dari pemerintah pusat.

Ahmad mengungkapkan bahwa pihaknya mewajibkan warganya, terutama yang akan menikah menanam dua pohon.
“Sebelum tanam pohon alpukat dan kemudian memperlihatkan bukti tanam pohon, saya tak akan menandatangani berkas pernikahan. Setelah memperlihatkan bukti sudah menanam pohon alpukat, baru ditandatangani,” kata Ahmad.

Langkah yang dilakukan Kepala Desa Tarumajaya itu, sebagai upaya memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat, terutama dalam menghijaukan lahan dengan cara ditanami tanaman produktif.

“Jika diketahui ada aparatur Desa Tarumajaya yang melakukan pelanggaran, misalnya memberikan izin kepada masyarakat tanpa sepengetahuan kepala desa, dia akan dimutasi. Kita harus tegas dalam menegakkan aturan, karena ini berkaitan dengan masa depan kita,” ujar Ahmad.

Ia mengatakan, kenapa warga diwajibkan menanam alpukat, terutama yang akan menikah dan bercerai, karena tanam alpukat empat sampai lima tahun akan produksi atau berbuah.
“Yang jelas dengan menanam pohon itu merupakan perbaikan lingkungan dan warisan untuk anak cucu kita kedepan,” katanya.

Ahmad juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Tarumajaya yang mampu menghijaukan kawasan, tanpa menggunakan program dari manapun. Disampingi itu, kata Ahmad, Pemerintah Desa Tarumajaya melakukan sentuhan pada perbaikan daerah aliran sungai sepanjang 4,8 km yang ada di desa tersebut.

“Kita sentuh dengan cara tanam pohon buah-buahan,” ujarnya.
Upaya memperbaiki dan menata lingkungan, kata dia, pihaknya menyikapi enam tempat pembuangan sampah sementara di Desa Tarumajaya. “Alhamdulillah tiga tempat sudah tutup,” katanya.

Menurutnya, untuk penanganan sampah rumah tangga yang dihasilkan warga, pihaknya turut menyiapkan pola pengolahan sampah dengan konsep 3 R (Reuse, Reduce dan Recycle). “Kita membangun tempat pengolahan sampah 3 R bantuan dari pemerintah, sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.

Tak hanya itu, kata Ahmad, pihaknya turut mengembangkan inovasi tani irit lahan. Di desa tersebut ada dua KWT (kelompok wanita tani), dan saat ini sedang berjalan dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Disamping itu melakukan pelestarian sumber mata air serta pengelolaan dan pemanfaatan air bersih.

Pemerintah Desa Tarumajaya juga turut memberikan bantuan bibit pohon alpukat kepada masing-masing DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) di 28 DKM di desa tersebut. Masing-masing DKM mendapatkan bantuan 20 bibit pohon alpukat. “Dengan harapan, pohon alpukat yang ditanam itu dipelihara oleh masyarakat maupun dijaga oleh DKM, supaya bisa menghasilkan buah atau produksi,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga turut mensosialisasikan penanaman jambu biji merah di setiap pekarangan rumah yang pelaksanaannya dikolaborasikan dengan kader PKK.

Apa yang menjadi giat penataan lingkungan di Desa Tarumajaya itu bisa diadopsi oleh desa-desa lainnya. Termasuk studi banding ke Desa Tarumajaya, berkaitan dengan gerakan penghijauan yang ada di kawasan hulu Sungai Citarum tersebut.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membidik 4.565 pelaku usaha ayam petelur di Jawa Barat untuk masuk dalam ekosistem pembiayaan yang terintegrasi dengan produksi, pendampingan dan pasar. Potensi pembiayaan yang disiapkan melalui Program EGG (Endog Jabar Go Global) mencapai sekitar Rp456,5 miliar. Program tersebut dikembangkan OJK bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Program Pengembangan […]

Bale Bandung

SOLOKANJERUK, balebandung.com – Universitas Bandung memasuki babak baru setelah dilaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) Alih Kelola sekaligus pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 oleh Yayasan Habibi Bina Cendikia di Kampung Babakan Mundel RT 02/03, Desa/Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung. Momentum tersebut tidak hanya menandai dimulainya rangkaian PKKMB bagi mahasiswa baru, […]

Bale Bandung

Oleh: Toto Izul Fatah (Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA) Ada banyak cara bagi seorang kepala daerah untuk mendekatkan diri kepada rakyatnya. Ada yang memilih pertemuan resmi di kantor pemerintahan, ada yang mengandalkan laporan birokrasi, dan ada pula yang turun langsung menyapa masyarakat. Bupati Bandung Dadang Supriatna memilih salah satu jalan yang sederhana, tetapi […]

Bale Bandung

CIPARAY, balebandung.com — Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong percepatan normalisasi Irigasi Cigugur di Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay, sebagai bagian dari upaya mengurangi potensi banjir memasuki musim hujan. Namun, pelaksanaannya untuk sementara digerakkan melalui kolaborasi pemerintah, pengusaha, masyarakat, akademisi dan media dalam skema pentahelix. Bupati Bandung Dadang Supriatna memantau langsung pelaksanaan program tersebut di Desa Ciheulang, Jumat […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]