Bale Bandung

Bazar Pangan Murah Untuk Mengendalikan Inflasi

×

Bazar Pangan Murah Untuk Mengendalikan Inflasi

Sebarkan artikel ini
Bazar pangan murah di Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, Jumat (30/9/2022)./bb2/bbcom/

SOLOKANJERUK,balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan bekerjasama dengan Asosiasi Pusat Pangan Masyarakat Kabupaten Bandung melaksanakan bazar pangan murah di Solokanjeruk Kabupaten Bandung, Jumat (30/8/2022).

Bazar pangan murah dalam rangka pengendalian inflasi, stabilitas pasokan dan harga pangan itu diburu masyarakat sekitar. Alhasil, sejumlah kebutuhan pangan itu ludes terjual.

“Bazar pangan murah yang dilaksanakan di setiap kecamatan di Kabupaten Bandung ini untuk membantu masyarakat kecil,” kata Ketua Asosiasi Pusat Pangan Masyarakat Kabupaten Bandung Asep Hermawan kepada wartawan di sela-sela bazar pangan murah, Jumat siang.

Asep mengatakan, bazar pangan murah ini dalam pemasaran kebutuhan pangan atau kebutuhan pokok masyarakat di bawah harga pasar. “Misalnya, harga telor di pasar Rp 25.000/kg, sedangkan di bazar pangan murah seharga Rp 22.500/kg, sehingga ada perbedaan harga lebih murah Rp 2.500. Harga lebih hemat, kemudian minyak goreng kemasan di pasaran Rp 14.000/liter, sedangkan di sini Rp 13.500,” kata Asep.

Kemudian, kata Asep, beras premium dijual Rp 10.000/kg, kalau di pasaran Rp 12.000. Gula pasir Rp 13.000/kg, sedangkan di pasaran Rp 14.000.

“Ini untuk membantu masyarakat dan mengendalikan inflasi. Hemat bagi masyarakat, karena harganya jauh lebih murah dari pasaran,” ucapnya.

Ia mengatakan, bazar pangan murah ini dilaksanakan di setiap kecamatan, di antaranya di Kecamatan Solokanjeruk, dan sebelumnya Kecamatan Pacet, Cimaung, dan Ciwidey. “Nanti tanggal 5 Oktober dilaksanakan di Kecamatan Ibun, dan 6 Oktober di Kecamatan Kertasari,” ujarnya.

Asep mengatakan, kebutuhan pokok masyarakat yang dijual di bazar pangan murah itu langsung dikirim dari para petani. “Jadi para petani langsung memasok ke bazar pangan murah, dan tanpa melewati rantai distribusi kebutuhan pangan tersebut,” jelasnya.

Baca Juga  Hujan Angin Dordar Gelap Rusak 83 Rumah di Cimaung

Dikatakan Asep, walau para petani menjual langsung ke bazar pangan murah, tetap punya keuntungan alias tidak rugi. “Petani tidak rugi, walau harganya murah. Berbeda dengan barang-barang yang ada di pasaran, karena melewati berbagai rantai distribusi atau beberapa tangan dari petaninya, sehingga harganya pun lebih mahal dan berbeda dengan yang dipasarkan di bazar pangan murah. Misalnya, penjualan cabe di bazar pangan ini serba Rp 5.000, sedangkan di pasar bisa lebih mahal. Kalau jual cabe di pasar, bisa melewati beberapa tangan,” tuturnya.

Asep mengatakan, pemasaran telur saja mencapai 2,5 kwintal habis terjual. “Diserbu oleh masyarakat, karena harganya murah. Minyak goreng dan gula pasir tidak ada sisanya,” katanya.

Menurutnya, yang berburu kebutuhan pokok itu, tak hanya masyarakat Solokanjeruk, warga luar juga bisa membelinya.

“Sayuran yang dipasarkan di bazar pangan murah ini, berasal dari Ciwidey, Pangalengan, Cimenyan, termasuk bawang merah dan bawang putih juga langsung dari para petani,” pungkasnya. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, Senin (9/3/2026). Rapat Paripurna ini dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terkait usulan pembahasan serta penandatanganan keputusan DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyambut kedatangan delegasi Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) P4N Angkatan 69 dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Senin (9/3/2026). Kunjungan tersebut menjadi forum strategis bagi para peserta pendidikan calon pemimpin nasional untuk menggali secara langsung dinamika pembangunan daerah serta kondisi ketahanan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – PT Geo Dipa Energi (Persero) kembali menyelenggarakan Safari Ramadhan 1447 H dengan memberikan bantuan sembako sebanyak 10.115 paket di Dieng dan Patuha. Selain bantuan paket sembako tesebut, GeoDipa juga turut memberikan santunan kepada 404 anak yatim dan kurang mampu, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Paket sembako tersebut diberikan untuk 16 Desa, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) akan segera menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2026. Pemkab Bandung telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 12 miliar untuk membayar THR bagi 7.550 P3K PW. Mereka terdiri P3K PW Guru dan Tenaga Kependidikan yang berjumlah 4.320 orang, […]

Bale Bandung

PANGALENGAN, balebandung.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung kembali menyalurkan paket bekal ibadah Ramadan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, penyaluran dilaksanakan di Kampung Kasepen, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Senin 9 Maret 2026. Penyaluran paket tersebut dilakukan langsung Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, yang secara simbolis menyerahkan bantuan kepada […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Kepala Bapperida Kabupaten Bandung, Marlan, menghadiri kegiatan Safari Ramadan 2026 yang digelar PT Geo Dipa Energi (Persero) di Grand Sunshine Soreang, Kamis 5 Maret 2026. Mengusung tema “Terus Berbenah, Memperbaiki Diri, dan Menjalankan Amanah”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam menjalankan tanggung jawab, baik sebagai individu maupun sebagai bagian […]