Bale Bandung

BPBD Kab Bandung Ingatkan Masyarakat Waspada Ancaman Kekeringan

×

BPBD Kab Bandung Ingatkan Masyarakat Waspada Ancaman Kekeringan

Sebarkan artikel ini
Kepala Pelaksana BPBD Kab. Bandung Uka Suska Puji Utama.

SOREANG,balebandung.com – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengingatkan kepada masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya ancaman kekeringan dalam menghadapi musim kemarau dari peralihan musim hujan. Musim kemarau ini merupakan perubahan cuaca yang terjadi setiap tahun.

“Saat ini menghadapi musim kemarau, sehingga masyarakat diimbau untuk waspada menghadapi ancaman kekeringan. Masyarakat harus siap siaga menghadapi kemungkinan yang bakal terjadi dan tidak bisa diprediksi sebelumnya, berdasarkan pada peristiwa alam di luar kemampuan manusia,” kata Uka Suska di Soreang, Selasa (2/5/2023).

Menurut Uka Suska, pentingnya ada kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana kekeringan itu, sangat rawan terjadi kebakaran lahan atau kebakaran hutan.

“Untuk meminimalisir ancaman kekeringan itu, kita harus waspada dan jangan sembarang membakar sampah atau ilalang yang dapat berpotensi menimbulkan kebakaran lahan maupun hutan,” kata Uka Suska.

Ancaman bencana kekeringan ini, kata Uka Suska juga turut mengancam terjadinya kekurangan air bersih, terutama di kawasan permukiman penduduk yang mengandalkan air permukaan.

“Untuk itu, warga mulai menghemat air bersih ketika memasuki musim kemarau,” ujar Uka Suska.

Dalam menghadapi ancaman kekeringan itu, imbuhnya, BPBD Kabupaten Bandung akan selalu siap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan yang bakal terjadi.

“BPBD juga akan terus koordinasi dengan pemerintahan daerah mulai para camat, kepala.desa, maupun dengan para relawan yang ada di masing-masing daerah,” katanya.

Uka Suska juga berharap kepada masyarakat untuk proaktif dalam upaya mengantisipasi ancaman bencana kekeringan.

“Tapi masyarakat juga tetap harus waspada, pada mudik kemarau basah ini, sewaktu-waktu terjadi turun hujan deras. Misalnya disaat siang hari panas, kemudian sore harinya turun hujan deras,” katanya.

Baca Juga  1.083 Unit Rumah Terdampak Gempa Kertasari Dapat Bantuan BNPB Rp25,5 Miliar

Berdasarkan pemantauan di lapangan, kata Uka Suska, saat turun hujan deras, selain berpotensi banjir, juga rawan terjadi bencana longsor.

“Terjadinya longsor itu diduga karena ada bagian lahan atau tebing yang mengalami retak, kemudian terisi air dan terjadilah longsor atau pergerakan tanah. Jadi tanah yang retak, kemudian terisi air berpotensi terjadinya pergerakan tanah. Untuk itu, warga yang rumahnya di kawasan tebing atau lereng, senantiasa harus waspada, untuk mengurangi risiko bencana alam,” tuturnya.

Satu hal lagi yang harus diperhatikan masyarakat, kata Uka Suska, masyarakat untuk meningkatkan siskamling. “Pentingnya ada siskamling ini, disaat ada kebakaran lahan atau hutan bisa terpantau lebih dini. Sehingga masyarakat maupun aparat kewilayahan bisa langsung siap siaga,” pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dengan ancaman penyakit menular seperti halnya penyakit TBC (Tuberkulosis) yang saat ini menjadi fokus perhatian pemerntah di bidang kesehatan. Pesan itu disampaikannya saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri dan Wakil Menteri Kesehatan dalam rangka Penguatan Komitmen dan Aksi Nyata […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, Senin (9/3/2026). Rapat Paripurna ini dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terkait usulan pembahasan serta penandatanganan keputusan DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyambut kedatangan delegasi Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) P4N Angkatan 69 dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Senin (9/3/2026). Kunjungan tersebut menjadi forum strategis bagi para peserta pendidikan calon pemimpin nasional untuk menggali secara langsung dinamika pembangunan daerah serta kondisi ketahanan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – PT Geo Dipa Energi (Persero) kembali menyelenggarakan Safari Ramadhan 1447 H dengan memberikan bantuan sembako sebanyak 10.115 paket di Dieng dan Patuha. Selain bantuan paket sembako tesebut, GeoDipa juga turut memberikan santunan kepada 404 anak yatim dan kurang mampu, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Paket sembako tersebut diberikan untuk 16 Desa, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) akan segera menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2026. Pemkab Bandung telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 12 miliar untuk membayar THR bagi 7.550 P3K PW. Mereka terdiri P3K PW Guru dan Tenaga Kependidikan yang berjumlah 4.320 orang, […]

Bale Bandung

PANGALENGAN, balebandung.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung kembali menyalurkan paket bekal ibadah Ramadan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, penyaluran dilaksanakan di Kampung Kasepen, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Senin 9 Maret 2026. Penyaluran paket tersebut dilakukan langsung Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, yang secara simbolis menyerahkan bantuan kepada […]