Bale Bandung

1.083 Unit Rumah Terdampak Gempa Kertasari Dapat Bantuan BNPB Rp25,5 Miliar

×

1.083 Unit Rumah Terdampak Gempa Kertasari Dapat Bantuan BNPB Rp25,5 Miliar

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyerahkan bantuan kepada warga terdampak gempa di Kec Kertasari di sela Safari Ramadan di Kel Wargamekar Kec  Baleendah Kab Bandung, Rabu (12/3/25).

BALEENDAH, Baleabandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna secara simbolis menyerahkan bantuan kepada warga terdampak gempa di Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung dan sekitarnya yang terjadi tahun lalu.

Penyerahan bantuan stimulan untuk perbaikan atau pembangunan kembali rumah terdampak gempa diserahkan di sela Safari Ramadhan Bupati Bandung, di Masjid Al Ma’soem Kelurahan Wargamekar Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Rabu (12/3/2025).

Bupati Bandung mengatakan pasca-gempa bumi Kertasari Kabupaten Bandung yang terjadi pada 18 September 2024 silam, Pemkab Bandung sudah mendapatkan transfer bantuan dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) sebesar Rp 25,5 miliar.

“Dana sebesar diberikan langsung untuk 1.083 unit rumah dan totalnya sebenarnya lebih dari sekitar 6.000 rumah. Tapi ada yang dibiayai oleh BNPB sekitar 1.083 rumah. Ada juga yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Bandung,” jelas bupati.

Sumber anggaran lainnya, imbuh Kang DS, adalah dari bantuan sumbangan ASN di lingkungan Pemkab Bandung sebesar Rp900 miliar, yang disalurkan melalui Baznas Kabupaten Bandung, dan diserahkan untuk rumah rusak yang tidak ter-cover BNPB maupun APBD.

“Sehingga dari ASN terkumpul hampir sebesar Rp 900 juta-an. Itu langsung diberikan dan dititipkan melalui BAZNAS dan BAZNAS menyalurkannya. Tapi alhamdulillah, seluruh rumah yang mencapai ribuan rumah pasca gempa bumi di Kertasari ini sudah tertangani dan hari ini sudah secara resmi kita selesaikan semuanya,” tuturnya.

Kang DS juga menghimbau kepada masyarakat untuk membangun rumah yang lebih tahan gempa karena Kabupaten Bandung merupakan daerah rawan gempa.

“Baik itu dengan cara membuat rumah panggung ataupun dengan kontruksi yang memang harus tahan gempa bumi,” sarannya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama menambahkan, data awal yang diajukan ke BNPB sebanyak 1.174 unit rumah rusak dengan jumlah bantuan Rp. 25,5 miliar.

“Setelah validasi ulang menjadi 1.083 unit, terdiri dari rumah rusak berat sejumlah 52 unit  dan mendapat bantuan sejumlah Rp.60 juta/unit, tetapi sudah dibangun rumah kembali,” jelas Uka.

Sementara rumah rusak sedang sebanyak 294 unit mendapat bantuan Rp.30 juta/unit, dan  rumah rusak ringan sebanyak 737 unit  mendapat bantuan Rp.15 juta/unit. Lebih dari itu sebanyak 4.205 unit rumah rusak sangat ringan mendapat bantuan Rp.1 juta/unit dari APBD Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah, sebanyak 494 unit rumah rusak yang tidak masuk kriteria mendapat bantuan dari ASN yang dititipkan di Baznas Kabupaten Bandung sebesar Rp.1 juta/unit,” imbuhnya.

Uka menyebut bantuan kepada warga korban terdampak gempa bumi itu sebagai bentuk perhatian pemerintah. Dengan harapan bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana alam gempa bumi.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]