Bale Bandung

Cabup Bandung Teh Nia Dukung Pemekaran Bandung Timur

×

Cabup Bandung Teh Nia Dukung Pemekaran Bandung Timur

Sebarkan artikel ini
Cabup Bandung nomor urut 1 Kurnia Agustina bersama Forkodetada KBT membahas pemekaran Kab Bandung Timur, di Soreang, Selasa (10/11/20) malam. by Tim NU
Cabup Bandung nomor urut 1 Kurnia Agustina bersama Forkodetada KBT membahas pemekaran Kab Bandung Timur, di Soreang, Selasa (10/11/20) malam. by Tim NU

SOREANG, Balebandung.com – Forum Koordinasi Desain Penataan Daerah (Forkodetada) Kabupaten Bandung Timur (KBT) membahas persiapan Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) Kabupaten Bandung Timur (KBT) bersama Calon Bupati Bandung nomor urut 1 Kurnia Agustina, di Soreang, Selasa (10/11/20) malam.

Sekjen Forkodetada KBT Heru K Nirwantya mengaku jika pembahasan persiapan CDOB KBT dilakukan karena sudah masuk dalam visi dan misi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Terlebih realisasi DOB KBT juga sudah masuk dalam RPJMD Provinsi Jawa Barat tahun 2018-2024.

“Untuk membahas CDOB ini kita harus bersinergi dengan kepala daerah terpilih nantinya. Maka dari itu kami bertemu dengan Teh Nia dalam rangka persiapan CDOB KBT,” jelas Heru.

Untuk merealisasi DOB KBT, kata Heru, sebetulnya sudah ada sinergi antara Pemkab Bandung dan Pemprov Jabar. Apalagi regulasinya juga sudah ada.

“Setidaknya, ada 13 CDOB yang sudah diusulkan untuk dijadikan DOB. Tinggal usulannya harus secepatnya diselesaikan,” kata dia.

Terkait KBT sendiri, Heru memaparkan, ada 15 kecamatan yang nantinya bisa berpeluang masuk menjadi wilayah KBT. Kendati demikian, layak atau tidak layaknya memang perlu adanya kajian terlebih dahulu.

Ke-15 kecamatan itu yakni Kertasari, Pacet, Ciparay, Bojongsoang, Cilengkrang, Cimenyan, Cileunyi, Rancaekek, Cicalengka, Cikancung, Nagreg, Solokanjeruk, Paseh, Ibun dan Majalaya.

“Harus ada kajian. Apakah induk ini akan lebih kecil atau lebih besar? Berdasarkan aturan dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 2014, induk itu tetap harus lebih besar. Jangan sampai 15 kecamatan masuk dalam DOB KBT, tapi induk malah jadi sengsara,” tutur Heru.

Ia menyebut ada tiga kriteria kajian yang dapat dilakukan untuk melakukan persiapan CDOB. Ketiga kajian itu yakni kajian administrasi, kewilayahan, dan kapasitas daerah. Ketiga kajian ini harus dilakukan sebelum merealisasikan DOB.

Baca Juga  Cabup Bandung Dadang Supriatna: Selama 3,5 Tahun Rehab Rutilahu Capai 28 Ribu Unit

Heru mengatakan, wacana CDOB KBT sebetulnya sudah masuk dalam tahapan pengusulan dari organisasi. Namun secara eksplisit, Bupati Bandung Dadang M Naser sudah menyurati Ridwan Kamil terkait kajian CDOB KBT tertanggal 3 Agustus 2019. Sehingga, Forkodetada KBT mengejar realiasasi kajian yang telah disampaikan ke Ridwan Kamil oleh Dadang M Naser.

“Itu yang kami kejar sekarang. Jadi konteksnya, kami mendukung Teh Nia jadi Bupati Bandung agar nanti CDOB KBT bisa direalisasikan. Apalagi Teh Nia juga siap mendorong. Dengan itu kami siap mendukung Teh Nia untuk memenangkan Pilbup Bandung 2020,” tandas Heru.

Dukungan untuk Teh Nia sendiri, ujar Heru, mencapai 45 persen suara di 15 kecamatan yang nantinya masuk dalam CDOB KBT. Masyarakat yang mendambakan DOB KBT terealisasi sudah siap dan akan satu komando mendukung Teh Nia di Pilbup Bandung. “Tinggal sesuai instruksi. Kami akan siap tempur. Karena ini berbicara mengenai organisasi,” kata dia.

Heru pun menegaskan jika Forkodetada KBT memiliki keweangan melakukan pembahasan persiapana CDOB KBT. Sebab, Forkodetada KBT merupakan organisasi yang telah mengantongi legalitas dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Apalagi, kata dia, Forkodetada Jawa Barat juga mengantongi SK dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. SK-nya yaitu Desk Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB). Dengan mengantongi legalitas yang jelas, kata Heru, maka hanya Forkodetada Jawa Barat yang bisa memberikan usulan ke Pemprov Jawa Barat.

Sementara itu, Calon Bupati Bandung nomor urut 1 Kurnia Agustina mengaku akan mendorong Forkodetada KBT untuk bisa merealisasikan DOB KBT. Jika nanti DOB KBT terbentuk, kaata Teh Nia, sapaan Kurnia, harus ada peran dari induk dalam hal ini Pemkab Bandung untuk mendampingi berjalannya KBT selama tiga tahun.

Baca Juga  e-Filing Permudah Layanan Pajak

Selama tiga tahun itu, DOB KBT yang sudah terealisasi akan dievaluasi kinerjanya. Jika hasil evaluasi dinyatakan DOB KBT bisa berdiri sendiri, maka akan dilepas oleh induk. Namun jika sebaliknya, maka DOB KBT akan dikembalikan ke induk.

Jadi intinya, tandas Teh Nia, itu sudah kewajiban suatu daerah secara normatif mendukung CDOB. Baik dari sisi operasional, anggaran, personil, sarana dan prasarana, bahkan aturan perundang-undangan yang terlah ditetapkan pemerintah pusat.

“Maka siapapun nantinya yang akan memimpin Kabupaten Bandung, pasti akan mendukung dan mempersiapakan terealisasinya DOB KBT. Pun demikian dengan saya jika terpilih di Pilbup Bandung nanti,” kata Kurnia Agustina. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, Senin (9/3/2026). Rapat Paripurna ini dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terkait usulan pembahasan serta penandatanganan keputusan DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyambut kedatangan delegasi Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) P4N Angkatan 69 dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Senin (9/3/2026). Kunjungan tersebut menjadi forum strategis bagi para peserta pendidikan calon pemimpin nasional untuk menggali secara langsung dinamika pembangunan daerah serta kondisi ketahanan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – PT Geo Dipa Energi (Persero) kembali menyelenggarakan Safari Ramadhan 1447 H dengan memberikan bantuan sembako sebanyak 10.115 paket di Dieng dan Patuha. Selain bantuan paket sembako tesebut, GeoDipa juga turut memberikan santunan kepada 404 anak yatim dan kurang mampu, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Paket sembako tersebut diberikan untuk 16 Desa, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) akan segera menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2026. Pemkab Bandung telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 12 miliar untuk membayar THR bagi 7.550 P3K PW. Mereka terdiri P3K PW Guru dan Tenaga Kependidikan yang berjumlah 4.320 orang, […]

Bale Bandung

PANGALENGAN, balebandung.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung kembali menyalurkan paket bekal ibadah Ramadan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, penyaluran dilaksanakan di Kampung Kasepen, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Senin 9 Maret 2026. Penyaluran paket tersebut dilakukan langsung Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, yang secara simbolis menyerahkan bantuan kepada […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Kepala Bapperida Kabupaten Bandung, Marlan, menghadiri kegiatan Safari Ramadan 2026 yang digelar PT Geo Dipa Energi (Persero) di Grand Sunshine Soreang, Kamis 5 Maret 2026. Mengusung tema “Terus Berbenah, Memperbaiki Diri, dan Menjalankan Amanah”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam menjalankan tanggung jawab, baik sebagai individu maupun sebagai bagian […]