Bale Bandung

Kab Bandung Inisiator Kampung KB Nasional

×

Kab Bandung Inisiator Kampung KB Nasional

Sebarkan artikel ini
Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat H.Marlan,S.Ip.,M.Si (kedua kanan) menekan tombol sirine pencanangan Kampung KB, di Gedung Dewi Sartika, Soreang, Rabu (26/4). by Humas Pemkab Bandung.

SOREANG – Pemerintah pusat kini menjadikan Program Kampung Keluarga Berencana (KB) sebagai program nasional. Ketua Pusat Pelayanan Terhadap Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bandung Kurnia Agustina Naser mengungkapkan, dalam mendukung Nawacita ke-3 pemerintahan Jokowi-JK, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan dengan implementasi nyata Kampung KB, maka Kampung Mekarlaksana Desa Citaman Kecamatan Nagreg dipilih sebagai percontohan.

“Sebetulnya Kabupaten Bandung sudah terlebih dahulu menjalankan giat seperti program Kampung KB, tetapi belum menyeluruh. Baru tahun ini Kampung KB akan dilaksanakan secara nasional. Dengan sasaran kampung di 62 desa dari 31 Kecamatan di Kabupaten Bandung, dan Kampung Mekarlaksana jadi percontohannya,” ungkap Nia saat Pencanangan Kampung KB dan Rapat Kerja Program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Gedung Dewi Sartika Soreang, Rabu (26/4/17).

Nia menuturkan, melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Bandung, 62 desa tersebut dicanangkan untuk dibangun Kampung KB Sabilulungan. Dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung, serta mewujudkan keluarga kecil berkualitas dengan semangat sabilulungan dan kemandirian.

“Sesuai arahan Presiden Jokowi, program KKBPK harus memprioritaskan wilayah dengan kriteria daerah miskin, padat penduduk, kumuh, tertinggal dan perbatasan. Secara sabilulungan juga kita dukung program Seribu Kampung dan salah satunya terimplementasi melalui pencanangan Kampung KB ini,” jelasnya.

Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Sosial H. Marlan, S.Ip.,M.Si memaparkan, Kampung KB memprioritaskan ketahanan keluarga melalui 8 faktor pendukung. Antara lain dari segi agama, pendidikan, ekonomi, sosial budaya, permukiman, pelestarian lingkungan hidup, kasih sayang dan reproduksi. Menurutnya ke 8 faktor ini akan berindikasi terhadap peningkatan kualitas keluarga serta akan mempengaruhi perilaku masyarakat.

Baca Juga  Dengan Web Desa Wujudkan Smart City

“Kampung KB ini harus memiliki prioritas ketahanan keluarga melalui 8 faktor. Kedepannya tentu saja akan mempengaruhi pola pikir, kebiasaan dan perilaku masyarakat itu sendiri,” tandas Marlan.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk Kabupaten Bandung tahun 2016 mencapai 3.596.623 jiwa, dengan laju pertumbuhan 1,77%. Hal ini menurut Marlan diimbangi pula dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 70,98 poin.

“Meningkatnya jumlah penduduk selain karena peningkatan AHH (Angka Harapan Hidup) juga karena terjadinya urbanisasi. Kabupaten Bandung ini seperti bunga yang harumnya mengundang siapapun ingin mendekat, dan implementasi Kampung KB dengan 8 faktor tadi bisa turut berkontribusi,” ungkapnya.

Marlan mengapresiasi Kp. Mekarlaksana Desa Citaman Kec Nagreg yang sudah mengimplementasikan 8 faktor tadi langsung untuk masyarakat. Di kampung tersebut sebelmnya merupakan kawasan yang belum tertata masyarakatnya. Tapi kini sudah melakukan upaya peningkatan kualitas keluarga, seperti adanya posyandu, penyuluhan dan bimbingan teknis untuk masyarakat, upaya peningkatan ekonomi melalui pelatihan dan penanaman tanaman yang berdaya jual. Kemudian dari segi permukiman dan lingkungan, masyarakat sudah tidak ada yang Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

“Kampung Mekarlaksana sebagai percontohan untuk Kampung KB nasional sudah banyak mengalami perubahan. Selain secara fisik, peningkatan dari beberapa hal terjadi dengan dukungan semua pihak. Untuk itu kami apresiasi supaya bisa diikuti oleh kampung lain,” pungkas Marlan. _Vita

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Rancaekek Kabupaten Bandung dipermasalahkan orang tua siswa karena menu yang dihidangkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga rawan keracunan. Kekhawatiran ortu siswa ini cukup beralasan mengingat banyaknya kasus keracunan yang beredar luas di media massa maupun media sosial dengan korban ribuan […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Memperingati Satu Abad Hari Lahir NU (Masehi) yang jatuh pada 31 Januari 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk memasang bendera NU maupun bendera Banom NU, di tiap sekretariat seluruh tingkatan dan pondok pesantren maupun lembaha pendidikan NU mulai Kamis 29 Januari hingga Minggu 1 Februari […]

Bale Bandung

SOREANG – Polresta Bandung melalui Unit III Ranmor telah melaksanakan Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, dalam perkara tindak pidana pengrusakan yang terjadi di wilayah Pangalengan. Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Reskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara menyebut sebanyak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemkab Bandung mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung di 31 kecamatan agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Bandung. Sebagai bentuk langkah preventif, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung. Surat edaran ini […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Pemkab Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan. Berdasarkan penetapan Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kabupaten Bandung berhasil meraih nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) tertinggi se-Jawa Barat. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Deputi BPKP Nomor PE.09.04/S-456/D4/04/2025 tanggal […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki mengimbah warga Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana alam terutama longsor. Hal ini ia sampaikan mengingat curah hujan yang masih tinggi belakanganini. “Saya harap warga Kabupaten Bandung khusunya yang tinggal di kawasan perbukitan harus meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrim masih berlanjut. Apalagi jika […]