Bale Bandung

KNPI Kab Bandung Gelar Gebyar Pemuda dan Pariwisata

×

KNPI Kab Bandung Gelar Gebyar Pemuda dan Pariwisata

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD KNPI Kab Bandung Galih Hendrawanm (kanan) mendampingi Ketua DPD KNPI Jabar Siti Aisyah dan Bupati Bandung Dadang Naser saat Gebyar Pemuda dan Pariwisata di Bale Rame, Soreang, Minggu (30/10). by KNPI
Ketua DPD KNPI Kab Bandung Galih Hendrawanm (kanan) mendampingi Ketua DPD KNPI Jabar Siti Aisyah dan Bupati Bandung Dadang Naser saat Gebyar Pemuda dan Pariwisata di Bale Rame, Soreang, Minggu (30/10). by KNPI

SOREANG – Berbagai pagelaran seni budaya tradisional dan seni modern ditampilkan pada Gebyar Pemuda dan Pariwisata Kabupaten Bandung di Bale Rame, Komplek Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Minggu (30/10/16). Kegiatan tersebut, diinisiasi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung, dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda, bekerjasama dengan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kab Bandung.

Ketua KNPI Kabupaten Bandung, Galih Hendrawan mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya menjaga dan melestarikan seni budaya. Jangan sampai, kata Galih, generasi muda Kabupaten Bandung melupakan seni budaya dan terus larut dalam hinggar bingarnya budaya asing dalam kesehariannya.

“Ini salah satu upaya KNPI untuk terus menggelorakan seni budaya tradisional. Anak muda jangan malu menjadi pelaku dan menampilkan seni budaya tradisional, tapi justru harus bangga. Anak muda harus berkarya dan inovatif termasuk dalam berkesenian dan berkebudayaan,” kata Galih.

Menurutnya saat ini ada kesan jika pemuda lebih banyak menggandrungi budaya asing. Galih tak menampik memang begitu adanya. Namun sebagai generasi muda Indonesia, khususnya Jawa Barat, pemuda juga berkewajiban untuk menjaga dan melestarikan seni budaya warisan leluhur ini. Tapi untuk menolak berbagai seni budaya asing itu, kata Galih, bukan perkara mudah, sehingga harus dicarikan jalan tengahnya, yakni mensinergikan antara seni budaya tradisional dengan asing atau modern.

“Seperti pada Januari mendatang grup angklung Pancaniti dari Kecamatan Pacet, mereka akan manggung di Kantor Kedutaan Belanda. Nah, mereka juga memadukan unsur tradisional dengan modern, tentunya dengan semangat untuk terus memajukan seni budaya sendiri,”ujarnya.

Galih melanjutkan, pagelaran seni budaya tradisional yang ditampilkan kali ini, adalah jaipongan, angklung, longser dan puluhan seni budaya tradisional dan modern lainnya akan ditampilkan di tempat ini. Jelang sore harinya tampil pula Pas Band, Utopia,  Riff dan Ebiet Beat. Selain untuk menunjukan eksistensi pemuda, kata dia, kegiatan ini juga untuk mendorong pariwisata di Kabupaten Bandung.

Baca Juga  Pilkada Langsung Demi Demokrasi yang Lebih Baik

“Selain seni budaya tradisional, kami juga menampilkan kesenian modern dan juga berbagai aktivitas hobi pemuda, seperti sepatu roda, BMX, pertunjukan band dan lainnya, ini memang ajang untuk pemuda unjuk kabisa. Selain itu juga dihibur penampilan dari Pas Band, Utopia,  Riff dan Ebiet Beat.,”sebutnya.

Bupati Bandung Dadang M Naser mengapresisasi kegiatan yang digelar KNPI karena menurutnya festival seni budaya ini merupakan ajang promosi pariwisata Kabupaten Bandung yang memang kaya akan seni budaya. Ke depan diharapkan festival seperti ini benar-benar bisa jadi bagian dari industri pariwisata di Kabupaten Bandung. Karena memang, kata dia, untuk saat ini kegiatan seperti ini masih berjalan parsial, belum terkoneksi langsung dengan para pelaku pariwisata, khususnya biro perjalanan wisata.

“Memang harus diakui ini masih berjalan parsial, belum terkoneksi dengan biro perjalanan wisata. Tapi walaupun begitu, sebenarnya para pelaku seni budaya dan ekonomi ini mereka sudah berjalan di daerah lain, termasuk di Kota Bandung. Nah, kedepannya, akan dilakukan pengelolaan yang lebih baik agar kegiatan festival seni budaya ini bisa mendatangkan wisatawan,”ujarnya.

Selain pada festival yang digelar di Bale Rame seperti ini, kata Dadang, sebenarnya para pelaku seni budaya dan ekonomi berbasis seni budaya ini, juga diharapkan bisa terus berkembang di daerahnya masing-masing. Terutama para pelaku yang berada di desa-desa wisata di Kabupaten Bandung, di mana desa mereka selalu dikunjungi oleh wisatawan dalam dan luar negeri.

Apalagi, lanjut Dadang, saat ini pihaknya juga tengah mempersiapkan Kampung Sunda. Di Kampung Sunda itu, kata dia, nantinya berbagai kesenian dan budaya Sunda setiap hari akan menggelar berbagai seni budaya, termasuk juga menjajakan berbagai cindera mata khas Sunda khususnya Kabupaten Bandung.

Baca Juga  Komisi IX DPR RI Minta Orangtua Perhatikan Masa Usia Emas Anak

“Makanya nanti setelah Tol Soroja selesai dibangun Desember 2016, tentu saja tidak ada hambatan lagi untuk terkoneksi dengan pelaku pariwisata dari luar, berbagai biro perjalanan wisata aksesnya akan lebih mudah ke sini. Nah, untuk pembangunan Kampung Sunda ini, saya masih mencari Event Organizer (EO) dan pemodal yang bisa mengelolanya secara profesional,”kata bupati.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, Senin (9/3/2026). Rapat Paripurna ini dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terkait usulan pembahasan serta penandatanganan keputusan DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyambut kedatangan delegasi Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) P4N Angkatan 69 dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Senin (9/3/2026). Kunjungan tersebut menjadi forum strategis bagi para peserta pendidikan calon pemimpin nasional untuk menggali secara langsung dinamika pembangunan daerah serta kondisi ketahanan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – PT Geo Dipa Energi (Persero) kembali menyelenggarakan Safari Ramadhan 1447 H dengan memberikan bantuan sembako sebanyak 10.115 paket di Dieng dan Patuha. Selain bantuan paket sembako tesebut, GeoDipa juga turut memberikan santunan kepada 404 anak yatim dan kurang mampu, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Paket sembako tersebut diberikan untuk 16 Desa, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) akan segera menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2026. Pemkab Bandung telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 12 miliar untuk membayar THR bagi 7.550 P3K PW. Mereka terdiri P3K PW Guru dan Tenaga Kependidikan yang berjumlah 4.320 orang, […]

Bale Bandung

PANGALENGAN, balebandung.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung kembali menyalurkan paket bekal ibadah Ramadan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, penyaluran dilaksanakan di Kampung Kasepen, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Senin 9 Maret 2026. Penyaluran paket tersebut dilakukan langsung Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, yang secara simbolis menyerahkan bantuan kepada […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Kepala Bapperida Kabupaten Bandung, Marlan, menghadiri kegiatan Safari Ramadan 2026 yang digelar PT Geo Dipa Energi (Persero) di Grand Sunshine Soreang, Kamis 5 Maret 2026. Mengusung tema “Terus Berbenah, Memperbaiki Diri, dan Menjalankan Amanah”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam menjalankan tanggung jawab, baik sebagai individu maupun sebagai bagian […]