Bale Jabar

Miéling Raden Machjar Angga Koesoemadinata

×

Miéling Raden Machjar Angga Koesoemadinata

Sebarkan artikel ini
IKPM Jawa Barat Yogyakarta
IKPM Jawa Barat Yogyakarta

Balebandung.com – Sebagai bentuk penghargaan terhadap seorang seniman dan musikolog Sunda, Raden Machjar Angga Koesoemadinata, IKPM Jawa Barat Yogyakarta menggelar Gunem Catur Sanggar Seni Kujang yang bertajuk “Miéling Raden Machjar Angga Koesoemadinata: Membaca Pemikiran dan Aktivitasnya”.

Diskusi yang dihadiri oleh puluhan mahasiswa ini digelar di Paséban Agung Cakrabuana Asrama Putra Kujang Jl. Pengok Kidul no 14 Baciro, Gondokusuman Yogyakarta, Rabu (11/12/19).

Raden Machjar Angga Koesoemadinata (RMAK), lahir di Sumedang tanggal 7 Desember 1902. RMAK dikenal sebagai seniman, pencipta lagu-lagu Sunda, (etno)- musikolog Sunda, pengajar musik, ahli teori karawitan Sunda, terutama sebagai pencipta sistem notasi Daminatila, dan penemu sistem 17 tangga nada Sunda.

Bentuk kegiatan Gunem Catur Sanggar Seni Kujang ini adalah tadarus buku (e-book) Raden Machjar Angga Koesoemadina, Pemikiran & Aktivitasnya Dalam Dunia Karawitan Sunda, karya Heri Herdini terbitan Sunan Ambu Press STSI Bandung tahun 2007 dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu oleh Vicqy Hikmatul Qur’an.

“Harus saya akui, saya bukan pembaca buku yang baik. Terkadang untuk membaca satu bab pun berat rasanya. Tapi dengan cara tadarus atau membaca buku secara keroyokan mungkin bisa terasa lebih ringan. Maka dari itu tadarus buku dan diskusi ini digelar. Cara seperti ini kami adopsi dari AARC dan Seratpena,” kata Dika Dzikriawan, Ketua LSO Sanggar Seni Kujang IKPM Jawa Barat Yogyakarta.

Karena kebetulan Desember ini adalah bulan kelahiran Pak Machjar, maka kegiatan ini juga sengaja digelar oleh LSO Sanggar Seni Kujang IKPM Jawa Barat Yogyakarta sebagai bentuk penghargaan kepada beliau atas karya-karyanya terutama sistem notasi Daminatila, yang kebermanfaatannya dapat kita rasakan hingga saat ini.

“Kegiatan semacam ini perlu terus kami galakkan. Harapannya LSO Sanggar Seni Kujang IKPM Jawa Barat Yogyakarta tidak hanya sebagai wadah untuk berekspresi, tetapi juga wadah untuk mengembangkan wacana terkait seni secara luas.” ujar Dika.

Menurut daftar World’s Most Literate Nations Ranked tahun 2016 keluaran Central Connecticut State University, Indonesia menduduki peringkat ke 61 dari 62 negara dalam peringkat literasi khususnya minat baca. Artinya minat membaca warga Indonesia masih sangat rendah. Maka dari itu perlu adanya upaya kreatif guna meningkatkan minat baca.

Dharama Kusumah XXI/Ketua IKPM Jawa Barat Yogyakarta, Mohammad Banin menjelaskan, kegiatan ini selain didedikasikan untuk sosok Raden Machjar Angga Koesoemadina juga sebagai upaya dalam membangkitkan minat baca. Di samping itu kegiatan seperti ini juga sebagai wawasan tambahan yang tidak akan didapatkan di perkuliahan.

“Mungkin generasi milenial sekarang sudah tidak mengenal sosok Raden Machjar Angga Koesoemadinata. Generasi sekarang sudah tidak mengenal tokoh-tokoh Jawa Barat yang inspiratif. Padahal bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawan dan nilai-nilai sejarahnya,” kata Banin.

Sesepuh Adat Sunda di Yogyakarta, Ki Demang Wangsafiyudin menambahkan, meskipun Raden Machjar tidak dinobatkan sebagai pahlawan, tapi Machjar adalah sejarah yang sangat berarti bagi kebesaran Jawa Barat.

“Harapannya melalui kegiatan semacam ini, mahasiwa Jawa Barat yang sedang menimba ilmu di Yogyakarta mendapat wawasan lebih terutama tentang kebudayaan dan keJawaBaratan sebagai bekal hidup di masa mendatang setelah selesai studinya di Yogyakarta,” ucap Ki Demang.

Notasi Daminatia yang diciptakan oleh Machjar dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan sarana pencatatan musikal, kebutuhan jati diri (identitas) Sunda, dan kebutuhan akan kreativitas sebagai salah satu jawaban atas kebiasaan oral tradisi.

Lahirnya teori laras tentang rakitan 17 nada oleh Machjar merupakan puncak penelitiannya setelah ia melakukan beberapa kali percobaan menyusun teori laras, baik pelog maupun salendro. Dan patut diakui bahwa dengan munculnya gamelan Ki Pembayun pada saat itu (sekitar tahun 1970-an), harkat derajat bangsa Indonesia dapat terangkat di kalangan dunia internasional.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]