Minggu, Januari 29, 2023
BerandaBale Kota Bandung10 Remaja Kota Bandung Ikut International Youth Leadership di Malaysia

10 Remaja Kota Bandung Ikut International Youth Leadership di Malaysia

10 remaja Kota Bandung mengikuti International Youth Leadership Camp 2018 di Petaling Jaya Malaysia. by Humas Pemkot

BALEKOTA – Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial melepas 10 remaja Kota Bandung yang akan berangkat menuju Petaling Jaya Malaysia untuk mengikuti International Youth Leadership Camp 2018 di Bale Kota Bandung, Minggu (1/7/18).

Para remaja Kota Bandung yang berasal dari 5 sekolah tersebut akan mengikuti International Youth Leadership Camp 2018 pada tanggal 1-7 Juli 2018. Mereka berasal dari SMA Taruna Bakti Bandung, SMA 8 Bandung, SMP 7 Bandung, SMP 2 Bandung dan SMP Cendikia Muda Bandung.

Oded mengucapkan selamat kepada para peserta yang akan berangkat menuju Petaling Jaya Malaysia. Ia berpesan, agar perwakilan Kota Bandung mengikutinya dengan serius. Pengalaman ini dapat mempersiapkan diri menjadi manusia yang berkarakter.

Menurutnya, terdapat tiga kunci dalam kepemimpinan. Pertama moral, yaitu akhlakul karimah yaitu setiap manusia harus mempunyai sopan santun.

Kedua, berkarakter dalam kinerja itu penting seperti tepat waktu dan cepat dalam melaksanakan tugas. Untuk yang terakhir, memiliki kompetisi, di mana seorang pemimpin harus kritis, komunkatif, dan inovatif dalam bekerja.

“Kepemimpinan manusia di bumi itu bukan kita yang memperjuangkan, tetapi oleh Allah mentakdirkannya,” kata Oded.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kamalia Purbani menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari MoU antara Petaling Jaya dengan Kota Bandung. Kegiatan tersebut sudah berlangsung selama 2 tahun. “Untuk tahun lalu dilepas oleh Ketua TP PKK Kota Bandung Ibu Atalia dan sekarang oleh Pak Wakil,” tuturnya.

Kamalia mengungkapkan, International Youth Leadership Camp 2018 memberikan ilmu mengenai kepemimpinan yang didalamnya berisikan keberagaman kondisi masing-masing negara. Selain Indonesia, negara yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari Asia maupun Eropa, seperti Denmark dan Cina.

“Dengan kemampuan masing-masing anak, maka diharapkan mereka mampu menjelaskan budaya maupun hal yang lain terkait yang berada di Kota Bandung,” ucap Amalia. ***

BERITA LAINYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERKINI