Bale Bandung

16 Kecamatan di Kab Bandung Terancam Kekeringan

×

16 Kecamatan di Kab Bandung Terancam Kekeringan

Sebarkan artikel ini
Sekda Kab Bandung, Ir. H. Sofian Nataprawira, MP, memimpin rapat antisipasi dampak kekeringan di Ruang Rapat Sekda, Rabu (23/8). by Kominfo Kab Bdg
Sekda Kab Bandung, Ir. H. Sofian Nataprawira, MP, memimpin rapat antisipasi dampak kekeringan di Ruang Rapat Sekda, Rabu (23/8). by Kominfo Kab Bdg

SOREANG – Sedikitnya 16 kecamatan di Kabupaten Bandung terancam kekeringan, seperti halnya terjadi pada 2015 silam. Guna mengantisipasi bencana kekeringan meluas, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Ir. H. Sofian Nataprawira, MP, menekankan aparat di wilayah agar cepat tanggap dalam merespon laporan warga. Upaya teknis yang bisa dilakukan yakni penyediaan call center di tiap kecamatan.

“Saya minta semua pihak cepat tanggap, termasuk kesiapan aparat kecamatan untuk menyediakan call center. Ini akan  memudahkan masyarakat dan pihak desa dalam menginformasikan masalah kekeringan di daerah masing-masing, sehingga  bisa segera ditangani,” kata Sekda saat memimpin rapat antisipasi dampak kekeringan di Soreang, Rabu (23/8/17).

Selain memudahkan masyarakat, Sofian menilai call center ini nantinya bermanfaat untuk akumulasi dan akurasi data di tiap-tiap kecamatan berkenaan wilayah terkena dampak kekeringan.

“Kalau data di kecamatan lengkap, nanti laporan ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) sebagai korlap juga akan lengkap dan akurat,” imbuhnya.

Menurut data dari BMKG, musim kemarau 2017 sudah berlangsung sejak Juni dan diperkirakan sampai Oktober. Tentunya Sofian berharap tanggap darurat kekeringan pada tahun 2015 lalu tidak akan terulang di tahun ini.

“Tahun ini Kabupaten Bandung belum pada kondisi tanggap darurat kekeringan, akan tetapi antisipasi terus kita lakukan melalui koordinasi BPBD, PDAM, Disperkimtan, Dinas Sosial dan PMI,” ujar Sofian yang juga selaku Kepala BPBD.

Pada laporan kekeringan tahun 2015 lalu, Sekda menjelaskan tercatat ada 96 desa di 16 Kecamatan terdampak  bencana kekeringan. Untuk itu tahun ini pemerintah harus lebih siap menanganinya.

“Semua perangkat daerah sudah menyiapkan segala upaya untuk bencana ini. Mulai dari koordinasi, antisipasi hingga  tindakan teknis di lapangan nanti. Seperti penyediaan air bersih, sumur dangkal, mobil tangki maupun toren untuk warga,” tandasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kab Bandung Tata Irawan menambahkan untuk mengantisipasi itu pihaknya telah berkoordinasi dengan PDAM, Disperkimtan, Dinsos dan PMI dalam penyediaan 7 unit mobil tangki air untuk mendistribusikan suplai air bersih.

“Untuk memudahkan pendistribusian, koordinasi untuk tindakan teknis agar dikomunikasikan terus menerus oleh aparat di wilayah kepada kami secara akurat, karena diperkirakan kekeringan hingga Oktober ini bisa meluas ke wilayah lain juga,”ucap Tata.

BPBD sendiri menyiagakan personel selama 24 jam di kantor untuk mengantisipasi terjadinya kekeringan dan kebakaran lahan. Untuk itu, jika ada warga yang membutuhkan bantuan, diminta segera melaporkan ke petugas.

“Ini kita lakukan, karena sekarang ini sejumlah daerah di Kabupaten Bandung sedang memasuki musim kemarau dan suhu udaranya pun cukup panas, maka sangat berpotensi terjadinya kekeringan hingga kebakaran,” ujarnya.

Bila ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, kata Tata, bisa segera menghubungi petugas. “Kawasan yang mulai mengalami kekeringan dan krisis air bersih, bisa juga melaporkan untuk kita cari solusi,” ujarnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta data ASN yang terindikasi terlibat judi online segera diverifikasi. Jika terbukti merupakan ASN Pemerintah Kabupaten Bandung, KDS menegaskan akan memberikan tindakan tegas sesuai aturan disiplin ASN. KDS mengatakan, informasi yang beredar menyebut 1.066 ASN yang berdomisili di Kabupaten Bandung terindikasi terlibat judi online sepanjang 2025, dengan nilai […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tradisi dan budaya lokal sering kali menyimpan cerita panjang tentang bagaimana masyarakat menjaga hubungan antara masa lalu, keyakinan, dan kehidupan sehari-hari. Hal itu saya temukan ketika mengikuti kegiatan KKL pada 18–20 Mei 2026 di Ciseureuh, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta. Selama kegiatan tersebut, saya berkesempatan mengenal sejumlah tradisi yang masih dilestarikan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung meraih Public Service Award Jawa Barat 2026 dari MarkPlus Institute. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen Disperdagin dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penghargaan diserahkan dalam rangkaian Bandung Marketing Week 2026 – Corporate Day yang mengusung tema “Winning The […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandung membongkar dugaan peredaran minuman beralkohol (miras) oplosan yang dibuat menggunakan alkohol berkadar tinggi dan bahan campuran lainnya. Tiga orang ditangkap dalam kasus tersebut. Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandung Kompol Made Putra Yudistira mengatakan, ketiga tersangka memiliki peran berbeda. Mereka masing-masing berinisial GEP (22) dan BR (28) sebagai […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa KDS, menegaskan pentingnya kedisiplinan, evaluasi kinerja, sinergitas antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta langkah cepat dalam menghadapi ancaman kekeringan di Kabupaten Bandung. Hal tersebut disampaikan KDS saat memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Desa Sukamulya, Kecamatan Kutawaringin, Jumat (21/8/2026). Dalam rakor tersebut, […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau akrab disapa KDS, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung untuk mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perbatasan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui percepatan penanganan infrastruktur jalan, peningkatan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), penguatan sektor pendidikan dan keagamaan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikan KDS saat meninjau langsung […]