Bale Jabar

2 Bulan Terakhir, Nilai Ekspor Jabar Naik

×

2 Bulan Terakhir, Nilai Ekspor Jabar Naik

Sebarkan artikel ini
Indonesia diakui dunia sebagai negara pengekspor produk-produk fashion syar’i terbesar di dunia. Jangkauan pasar ekspor produk-produknya pun tak main-main, menembus pasar Amerika Serikat, Jerman, Arab Saudi, Kuwait, Tiongkok, bahkan kota mode nomor wahid dunia Italia pun berhasil ditembus oleh produk-produk fashion syar’i asal Indonesia. by gomuslim
Indonesia diakui dunia sebagai negara pengekspor produk-produk fashion syar’i terbesar di dunia. Jangkauan pasar ekspor produk-produknya pun tak main-main, menembus pasar Amerika Serikat, Jerman, Arab Saudi, Kuwait, Tiongkok, bahkan kota mode nomor wahid dunia Italia pun berhasil ditembus oleh produk-produk fashion syar’i asal Indonesia. Tampak ilustrasi muslimah Tiongkok memakai fesyen syar’i dari Indonesia. by gomuslim

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menilai momentum laju ekonomi 2016 terus terjadi dengan kenaikan nilai ekspor Jawa Barat periode Desember 2016 dan Januari 2017.

Badan Pusat Statistik Jawa Barat (BPS Jabar) baru saja merilis data nilai ekspor Jabar mencapai USD 2,30 milyar di bulan Januari 2017, atau naik dibandingkan Desember 2016 sebesar USD 2,29 milyar.

Volume ekspor Jabar Januari 2017 sebesar 0,67 juta ton atau naik 15,50 % dibanding Desember 2016 0,58 juta ton. Kenaikan utama terjadi pada volume ekspor migas sebesar 199,89% dan volume ekspor non migas naik 4,38%.

Secara keseluruhan, kenaikan terjadi pada ekspor migas yang mencapai USD 35,08 juta atau naik sebesar 199,87% dibanding Desember 2016 sebesar USD 11,70 juta. Sementara ekspor non migas turun 0,96% dari yang bulan sebelumnya sebesar USD 2,28 milyar menjadi USD 2,26 milyar di Januari 2017.

Pada rentang Januari 2016 terhadap Januari 2017, nilai ekspor non migas mencapai titik terendah pada Juli 2016 yakni senilai USD 1,52 milyar sedangkan ekspor tertinggi tercatat Juni 2016 sebesar USD 2,43 milyar. Sementara nilai ekspor migas terendah terjadi pada November 2016 sebesar USD 10,53 juta dan tertinggi pada Maret 2016 sebesar USD 72,47 juta.

BPS juga menjelaskan, pangsa pasar terbesar ekspor non migas Jabar adalah Amerika Serikat dengan nilai USD 440,19 juta disusul oleh Jepang senilai USD 230,95 juta, dan Thailand dengan USD 172,89 juta. Ketiga negara tersebut pun memiliki peran sebesar 37,33 % terhadap nilai ekspor di Jabar.

“Kami bersyukur bahwa tren bagus sektor ekonomi ini terus terjadi di Jawa Barat. Apalagi ekspor ini menunjukkan tingkat kepercayaan global pada produk migas dan non migas yang diproduksi di Jawa Barat,” ucap Gubernur.

Baca Juga  Produk UMKM Harus Bermutu Ekspor

Dengan kondisi tersebut, kata Aher, momentum kenaikan laju pertumbuhan ekonomi (LPE) tertinggi se-nasional tahun lalu, terus dijaga dengan performa baik, khususnya dalam pertumbuhan volume dan nilai ekspor pada awal tahun ini.

“Kami akan terus lakukan upaya-upaya guna mempertahankan, bahkan menumbuhkan sisi ekspor Jawa Barat tersebut. Semoga performansi gemilang ini bisa terus terjadi dalam beberapa bulan ke depan,” harapnya.

Aher optimis, sekira Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Majalengka dan Pelabuhan Petimban di Subang sudah rampung, maka daya saing untuk aktivitas ekspor akan makin kuat karena bisa efektif menurunkan bea logistik.

“Harapannya tahun 2018 nanti, terutama untuk BIJB sudah bisa dioperasikan, sehingga ekspor impor tak tergantung lagi bandara di daerah lain. Dari sisi lokasi, Kertajati dekat dengan sentra eksportir di Jawa Barat,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat bersama Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Provinsi Jawa Barat serta LAZ Graha Dhuafa Indonesia kembali menggelar rangkaian kegiatan Ramadan Festival dan Education Fair 1447 H, di Masjid Raya Al Jabbar selama dua hari, 7-8 Maret 2026. Kegiatan diawali dengan […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – BPJS Kesehatan memastikan layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat diakses secara optimal selama periode libur Lebaran tahun 2026. Berbagai kemudahan layanan telah disiapkan agar peserta tetap memperoleh pelayanan kesehatan maupun layanan administrasi kepesertaan, termasuk bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Direktur Utama BPJS Kesehatan, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Yayasan Budaya Individu Spesial (YBUIS) sukses menggelar kegiatan Individu Spesial Cinta Ramadhan (ISTARA) Nu K’2, di D’Botanica Mall Pasteur, Kota Bandung, Sabtu (7/3/2026). Ratusan anak dari beberapa komunitas Individu Spesial (Indis) menyumbangkan hiburan dengan tampil di atas panggung menampilkan keterampilannya masing-masing. PlaAstro Band, kelompok musik yang personilnya anak-anak disabilitas tampil turut memeriahkan […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Lebih dari 100 orang disabilitas atau individu istimewa (indis) ngabuburit bersama dalam ajang Individu Spesial Cinta Ramadan (ISTARA) yang digelar Yayasan Budaya Individu Spesial (YBUIS) di d’Botanica Mall Bandung, Sabtu (7/3/2026) siang sampai malam. “Kegiatan sosial Individu Spesial Cinta Ramadan Nu Kadua (ISTARA Nu K’2) ini dalam rangka memeriahkan bulan suci yang […]

Bale Jabar

CIANJUR, balebandung.com – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, menemui ratusan Tim Pendamping Keluarga (TPK) pada kunjungan kerjanya ke Kabupaten Cianjur, Kamis (4/3/2026). Hal itu dilakukan untuk memastikan distribusi program Makanan Bergizi Gratis 3B (MBG 3B) yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD berjalan optimal, sekaligus memperkuat upaya pembangunan keluarga dan […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyatakan, tahun lalu Jawa Barat mencatat penurunan prevalensi stunting tertinggi secara nasional, yakni sebesar 5,8 persen. Capaian itu menurutnya harus terus ditingkatkan dengan target prevalensi stunting Jabar di bawah 10 persen, bahkan menuju zero new stunting atau tidak ada kasus stunting baru. “Capaian ini patut disyukuri, […]