Bale Bandung

Produk UMKM Harus Bermutu Ekspor

×

Produk UMKM Harus Bermutu Ekspor

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Naser dan Wakil Deputy NACCIMA Mr. Hon Chidi Nkem Aruoma) saat meninjau berbagai produk olahan makanan yang dihasilkan pelaku UMKM Kab Bandung di Gedung Moch Toha Soreang, Rabu (27/4). by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung Dadang Naser dan Wakil Deputy NACCIMA Mr. Hon Chidi Nkem Aruoma) saat meninjau berbagai produk olahan makanan yang dihasilkan pelaku UMKM Kab Bandung di Gedung Moch Toha Soreang, Rabu (27/4). by Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Meski bermodalkan kecil, produk yang dihasilkan pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) tetap harus memperhatikan mutu yang baik sehingga mampu menembus pasaran luar negeri. Hal itu mesti dilakukan, karena menurut penilaian Bupati Bandung, H. Dadang Mochamad Naser, S.H, S.Ip, M.Ipol tingkat persaingan usaha semakin ketat.

“Barang dagangan sekarang ini sudah tersebar dimana-mana, namun pembeli tetap akan memilih barang yang kualitasnya bagus dengan harga yang terjangkau,” tandas bupati saat membuka Temu Bisnis UMKM dengan Buyer di Gedung Moch Toha Soreang, Rabu (27/4/16).

Pertemuan yang digagas Pemkab Bandung tersebut, dihadiri sejumlah pengusaha supermarket dan 120 pelaku UMKM yang bergerak di bidang konveksi, handycraft dan olahan makanan. Turut hadir Wakil Deputy NACCIMA (Nigeria Association of Chambers of Commerce Industry Mines and Agriculture) Mr. Hon Chidi Nkem Aruoma yang merasa tertarik dengan produk olahan makanan asal Kabupaten Bandung.

Diberlakukannya pasar bebas ASEAN, kata Dadang, telah membuka peluang sekaligus tantangan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produksinya agar mampu bersaing di pasaran luar negeri. “Untuk menembus pasaran luar negeri ini, pelaku UMKM harus memiliki jiwa kompetitif dan kreatif menciptakan produk yang mampu menarik calon pembeli,” sarannya.

Berbagai langkah yang telah ditempuh Pemkab Bandung untuk membantu para pelaku UMKM, diantaranya pembentukan pusat pengembangan usaha kecil dan mikro, aplikasi interaktif komunitas kreatif (Apik Kreatif), metode penyelenggaraan penyuluhan partisipatif (MP3), KRPL Sabilulungan, penyediaan mobil kemasan dan penyediaan sistem aplikasi perijinan terpadu (Sarindu) berbasis smartphone.

Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Bandung, Popi Hopipah menyebutkan, kegiatan temu bisnis kali ini dimaksudkan untuk meningkatkan jejaring pemasaran para pelaku UMKM. “Dan yang lebih penting adalah untuk mencari titik temu antara keinginan dan harapan kedua belah pihak dalam upaya meningkatkan pemasaran produk,” kata Popi.

Diakui oleh Popi 10 supermarket di Kabupaten Bandung sejak beberapa tahun lalu telah menerima dan memasarkan berbagai produk olahan makanan yang dihasilkan pelaku UMKM. Berbagai varian makanan dan minuman seperti Abon Jantung Pisang, Keripik Peuyeum dan minuman yang berbahan baku Strawberi hasil olahan pelaku UMKM sudah beredar di sejumlah toserba.

Mengungkapkan nilai ekspor yang dihasilkan Kabupaten Bandung pada Tahun 2014 tercatat US $ 777.105.180,12 dengan volume sebesar 160.204.719,30 Kgm. Menginjak Tahun 2015 naik menjadi US $ 820.972.774,55 dengan volume 198.351.749,06 Kgm. Sebagian besar produk yang diekspor berupa coklat, katun, plastik, pakaian jadi, tas serta alat kesehatan yang dikirim ke Kanada, Amerika Serikat, negara ASEAN, Korea Selatan, China, India disamping Pakistan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]