Bale Jabar

3 Pendaki Remaja Tewas di Gunung Tampomas

×

3 Pendaki Remaja Tewas di Gunung Tampomas

Sebarkan artikel ini

SUMEDANG – Gunung Tampomas Sumedang dihebohkan dengan penemuan tiga jasad laki-laki remaja yang diduga para pendaki di TKP Gunung Tampomas Pos 4 Blok Awi Kereteg Pertigaan Narimbang Ds. Narimbang Kec. Conggeang Kab. Sumedang, Minggu (3/3/19) sekira pukul 09.00 WIB.

Ketiga mayat tanpa identitas itu ditemukan saksi Surya (16) seorang pelajar, warga Dsn. Jemo Rt. 21/06 Ds. Nagrak Kec. Buahdua Kab. Smd bersama Sahroni (18) pelajar SMK Buahdua, warga Dsn. Sumber Rt. 24/11 Ds. Bojongloa Kec. Buahdua Kab. Smd

“Sewaktu akan turun dari puncak Gunung Tampomas di TKP Pos 4 kedua melihat tenda dalam keadaan tidak sempurna/miring. Kemudian saksi memanggil yang ada di dalam tenda, namun tidak ada jawaban, kemudian saksi membuka tenda dan didapat tiga orang korban dalam kondisi tidak bergerak, yang selanjutnya kedua saksi melaporkan ke Polsek Cimalaka,” ungkap Kapolsek Cimalaka Kompol Ibnu Setiawan, Senin (4/3/19).

Humas Basarnas Kantor SAR Bandung, Joshua Banjarnahor mengatakan, saat pihaknya mengevakuasi jasad korban, tak ditemukan kartu identitas dari ketiga korban yang diduga masih berusia belasan tahun itu. Namun mereka diduga berasal dari Indramayu. “Di bajunya terdapat tulisan Pupupala Indramayu,” kata Joshua, Minggu (3/3).

Menurut Joshua, dugaan sementara ketiga korban meninggal akibat mengalami kedinginan atau hipotermia. Korban ditemukan di Pos 4 dengan ketinggian lebih dari 1.100 meter di atas permukaan laut (mdpl).

“Dugaan sementara karena hipotermia. Saat ditemukan tubuh ketiga korban dalam posisi meringkuk menahan dingin,” ungkap Joshua. Dugaan hipotermia, kata dia, dilihat dari ketiga pakaian korban yang basah akibat hujan. Maka, lanjutnya, serangan hipotermia semakin cepat.

“Di mana semalam ada angin yang bertiup kencang, pendaki biasanya akan cepat kehilangan panas tubuhnya. Jadi, potensi terkena hipotermia akan meningkat ketika pendaki juga mengenakan pakaian basah,” terang Joshua.

Dari data yang dihimpun Kantor SAR Bandung, korban diketahui berangkat mendaki hari Sabtu, (2/3/19) dan ditemukan pertama kali oleh pendaki lain yang melapor ke pos Narimbang Minggu siang. “Di buku (daftar pendakian) nama pendaki adalah Lucky,” kata Joshua.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]