Bale Bandung

Lomba Lintas Alam NGPB Kenang Sejarah Peristiwa Penumpasan DI/TII

×

Lomba Lintas Alam NGPB Kenang Sejarah Peristiwa Penumpasan DI/TII

Sebarkan artikel ini
Lomba lintas alam nyukcruk galur pager betis di Majalaya Kabupaten Bandung, beberapa tahun lalu.

MAJALAYA,balebandung.com – Setelah lima tahun tertunda karena berbagai hal dan pandemi Covid-19, lomba lintas alam Nyukcruk Galur Pager Betis (NGPB) ke-13 akan kembali digelar di Majalaya Kabupaten Bandung, Sabtu-Minggu (11-12-/2/2023). Lomba lintas alam itu terakhir dilaksanakan pada 2018.

Lomba lintas alam nyukcruk galur pager betis ke-13 ini dilaksanakan oleh Yayasan Generasi Muda Majalaya, dengan memperebutkan door prize umrah untuk satu orang peserta. Door prize umrah ini dari Bupati Bandung HM Dadang Supriatna.

Ketua Yayasan Generasi Muda Majalaya Yuyu Sukmana mengatakan, kegiatan lomba lintas alam nyukcruk galur pager betis ini sebelumnya dilaksanakan setiap dua tahun sekali.

“Pertama kali lomba lintas alam nyukcruk galur pager betis ini dilaksanakan tahun 1993. Jadi sudah 30 tahun, proses perjalanan lomba lintas alam untuk mengenang peristiwa DI/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia). Sudah 12 kali lomba lintas alam digelar,” kata Yuyu Sukmana di Majalaya, Kamis (2/2/2023).

Yuyu menjelaskan, lomba lintas alam dengan star dari kawasan Alun-alun Majalaya sampai kawasan Gunung Geber Kamojang itu, dan kembali ke Majalaya sebagai titik finisnya sejauh 36-38 km.

“Lomba lintas alam itu melintasi jalan setapak yang diperkirakan pada masa silam merupakan jalur pager betis saat jajaran TNI dari pasukan Kujang 1 Siliwangi (saat ini Batalyon Para Raider 328) bersama rakyat menumpas kelompok separatis DI/TII pimpinan Sekarmaji Karto Suwiryo,” kata Yuyu.

Lomba lintas alam ini sebagai upaya dari Generasi Muda Majalaya tidak melupakan sejarah. “Kita jangan sekali-kali melupakan sejarah (Jas Merah),” katanya.

Ia pun mengungkapkan bahwa pelaksanaan lintas alam ini untuk terus mengingatkan pada masa kelam, terkait dengan adanya rongrongan sekelompok pergerakan DI/TII yang menganggu keutuhan NKRI.

“Ini ada nilai edukasi kepada generasi muda, bahwa sebelumnya ada sebuah peristiwa yang tidak pernah lupa dalam perjuangan rakyat Jawa Barat bersama TNI di kawasan Majalaya dan sekitarnya. Kala itu, pimpinan DI/TII Sekarmaji Karto Suwiryo ditangkap anggota TNI pada 4 Juni 1962 di kawasan Gunung Geber Kamojang. Kala itu, pimpinan DI/TII sedang bersembunyi di kawasan tersebut,” katanya.

Pelaksanaan lomba lintas alam ini kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung. “Kebetulan pada hari dan tanggal yang sama, Pak Bupati Bandung Dadang Supriatna melaksanakan kegiatan Ngaleuweung (ngamumule leuweung),” kata Yuyu.

Dikatakannya, kegiatan Ngaleuweung bersama para peserta akan menyatu pada sebuah kegiatan di kawasan obyek wisata Kawah Kamojang. “Kawasan itu merupakan bagian dari kawasan lokasi bersejarah pada masa silam, disaat terjadi pergerakan DI/TII tersebut,” katanya.

Yuyu mengatakan, para pelaku sejarah dalam peristiwa DI/TII itu, di antaranya Solihin GP yang akrab dipanggil Mang Ihin. Pada saat itu, Mang Ihin menjadi Komandan Operasi saat penangkapan Tokoh DI/TII Sekarmaji Karto Suwiryo. Sedangkan sebagian besar pelaku sejarah lainnya sudah meninggal dunia.

“Sementara yang menangkap Sekarmaji Karto Suwiryo adalah Serda Ara Suhara dari pasukan TNI Kujang 1 Siliwangi dan jajaran TNI lainnya. Serda Ara Suhara pun, sebagai pelaku sejarah langsung sudah meninggal dunia 8 Juni 2010 dengan pangkat terakhir Mayor. Bahkan almarhum Ara Suhara sempat hadir pada acara lomba lintas alam nyukcruk galur ke-8 tahun 2008 di Alun-alun Majalaya,” katanya.

Menurutnya, untuk mengingat peristiwa sejarah itu, para peserta antara 400-1000 orang dalam setiap kegiataan. Mereka berasal dari berbagai kota dan daerah di Jawa Barat dan luar, di antaranya Trenggalek, Jawa Timur.

“Para peserta dari masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, Veteran, TNI dan lainnya. Pada lomba lintas alam nyukcruk galur pager betis 13 ini, kita mentargetkan peserta 800 orang,” ujar Yuyu.

Ia mengatakan, dalam pelaksanaan lomba lintas alam ini selain mengenalkan lokasi peristiwa sejarah kepada masyarakat umum, juga untuk memberikan nilai edukasi kepada para generasi muda.

“Makanya, kita akan terus melaksanakan lomba lintas alam nyukcruk galur pager betis ini secara rutin setiap dua tahun sekali. Saat ini, sejumlah peserta sudah mulai mendaftar untuk mengenang peristiwa sejarah,” katanya.

Dikatakannya, pada pelaksanaan lomba lintas alam mendatang rencana akan dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan tugu bersejarah pager betis di kawasan Kamojang.

“Pembangunan tugu pager betis itu diprakarsai oleh Yayasan Generasi Muda Majalaya, bersama pelaku sejarah dan instansi terkait sekaligus Pemkab Bandung. Bahkan nama jalanya di kawasan Kamojang Ibun sudah ada, yaitu Jalan Ibrahim Adjie, pelaku sejarah penumpasan DI/TII. Kala itu Ibrahim Adjie sebagai Pangdam III Siliwangi,” katanya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bandung. Hal itu ditunjukkan melalui audiensi strategis dengan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Dr. Ir. Roy Rizali Anwar, ST., M.T., di Jakarta, Senin (4/5/2026). Pertemuan ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mensinkronkan program pembangunan pusat dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Polresta Bandung tak terbendung. Dalam penilaian ketat Pos PAM Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2026, mereka keluar sebagai juara umum dengan skor 94 mengungguli pesaing kuat dari seluruh Jawa Barat. Bukan sekadar berdiri di pos pengamanan, mereka diuji dari segala sisi. Hasilnya, Polresta Bandung tampil paling siap—baik di jalanan yang padat pemudik maupun […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, MA Hailuki, turun langsung memonitoring pengerjaan normalisasi drainase di Jalan Pangipasan RW VII Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang, Senin 4 Mei 2026. Langkah ini dilakukan menyusul kondisi wilayah Pangipasan yang selama ini dikenal sebagai titik rawan dan langganan banjir, terutama saat intensitas hujan tinggi. “Jadi Pangipasan ini salah […]

Bale Bandung

BALEENDAH, balebandung.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi saksi pernikahan pasangan istimewa penyandang disabilitas tuna rungu Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri di Kantor Urusan Agama (KUA) Desa Rancaanyar Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Jumat (1/5/2026). Kepala Kanwil Kementerian Agama Jabar Dudung Abdul Rohman turut menjadi saksi kedua pernikahan itu. Sementara, prosesi akad […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna berpesan agar tugas dan fungsi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI) di Kabupaten Bandung lebih dioptimalkan lagi hingga tingkat kecamatan dan desa, seiring terbentuknya jajaran pengurus yang baru periode 2026–2031. Pesan itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) saat Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Bandung, di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna membuka Seminar Kebangsaan dan Rapat Kerja Pengurus Cabang Ikatan Alumni PMII (IKA PMII) Kabupaten Bandung, di Gedung Moch Toha Soreang, Minggu 3 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus ruang diskusi strategis bagi para alumni PMII dalam merumuskan program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat. Dalam sambutannya, […]