Bale Kota Bandung

Perlu Diskresi untuk Berinovasi

×

Perlu Diskresi untuk Berinovasi

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat diwawancara oleh Bappenas terkait kajian kebijakan inovasi kepala daerah di Balaikota Bandung, Rabu (24/8). by Meiwan Humas Pemkot Bandung
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat diwawancara oleh Bappenas terkait kajian kebijakan inovasi kepala daerah di Balaikota Bandung, Rabu (24/8). by Meiwan Humas Pemkot Bandung

BANDUNG – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berpandangan bahwa regulasi di Indonesia belum betul-betul membebaskan para kepala daerah untuk melakukan inovasi di wilayahnya. Beberapa peraturan bahkan dinilai menghambat. Ia pun telah menyampaikan pandangan tersebut kepada pemerintah pusat.

Hal tersebut dikatakan Ridwan usai diwawancara oleh Bappenas terkait kajian kebijakan inovasi kepala daerah dalam rangka mendukung implementasi Undang-Undang No. 23 Tahun 2014.

“Banyak inovasi daerah ini terhambat oleh regulasi. Banyak masuk ke kami, termasuk dari saya, inovasi-inovasi dari daerah itu banyak yang tidak bisa bergerak. Karena kadang-kadang nggak ada cantolan peraturannya,” ungkap Ridwan di Balaikota Bandung, Rabu (24/8/16).

Walikota menyayangkan kondisi seperti ini karena hal tersebut berdampak besar pada pembangunan daerah. Hal ini terjadi, menurutnya karena kesalahan pola berpikir.

“Karena cara berpikirnya itu aturan dulu baru berinovasi. Menurut saya keliru. Harusnya berinovasi dulu baru aturan menyesuaikan. Kalau harus peraturan dulu biasanya inovasi-inovasi jadi banyak tidak berkembang. Karena inovasi kan berimajinasi, ya. Memperbaiki pelayanan dan lain sebagajnya. Nah, ini mengakibatkan inovasi-inovasi di daerah ini terlalu lambat,” tutur Emil.

Oleh karena itu ia menyatakan perlu ada diskresi bagi pimpinan daerah guna memberikan akses seluas-luasnya untuk berinovasi “Jadi saran saya sebenarnya berilah diskresi berinovasi kepada daerah selama asas tidak ada KKN, dan asas tidak merugikan negaranya hadir, dan bisa diyakini, dipersilakan diskresi itu,” tutur Ridwan.

Menurutnya diskresi tersebut diperlukan untuk mengakselerasi pembangunan Indonesia. Telah beberapa kali ia mengajukan program pembangunan berbasis inovasi. Namun langkahnya terhalang karena terbentur regulasi.

“Negeri ini kadang-kadang tidak bergerak cepat bukan karena kitanya tidak pintar. Coba tanyakan logikanya, kenapa Pak Jokowi mau menghapus 40 ribu aturan? Artinya ada peraturan yang nggak ngefek, malah menghambat,” bebernya.

Lebih lanjut, Ridwan menyarankan kepada pemerintah pusat agar melaksanakan desentralisasi secara total. Tujuannya agar kepala daerah dapat melaksanakan pembangunan secara optimal.

“Bagi saya kadang-kadang desentralisasi ini setengah hati yang membuat kami-kami ini di daerah inovasinya lambat. Akumulasi dari semua ini, Indonesia bisa kalah bersaing dari negara-negara lain,” sesalnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Kota Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Yayasan Budaya Untuk Individu Spesial (YBUIS) berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia Jawa Barat (DPW IPTI Jabar) menggelar kegiatan Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, di Galeri PlaAstro, Jalan Moh. Toha, Kota Bandung, Jumat 13 Februari 2026. Kegiatan bertajuk “Mozaik Imlek Nusantara” ini menekankan semangat persatuan dengan membuka ruang […]

BANDUNG, balebandung.com – Yayasan Wahana Bina Insani bekerjasama dengan Tim Dosen DKV FIK Telkom University menggelar pelatihan bagi 20 guru TK dan TA se-Kota Bandung, di PUSDAI Kota Bandung ?Jumat, 28 November 2025. “Pelatihan komprehensif bertujuan memperkuat peran guru di kelas. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut demi penguatan kualitas pengajaran para guru di […]

UJUNGBERUNG, balebandung.com- Gelaran Sasihung Fest 4 kembali mengguncang Alun-alun Ujungberung, Jumat 28 November 2025. Festival yang mengusung semangat kolaborasi dan pelestarian budaya ini menghadirkan ragam kesenian tradisi hingga modern, dengan nafas kuat dari para seniman lokal Bandung Timur. Ketua Sasihung Ujungberung sekaligus pemerhati budaya, Dadang Hendra menjelaskan, Sasihung, singkatan dari Sayunan Seniman Hurip Ujungberung hadir […]

Bale Kota Bandung

LENGKONG, balebandung.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam penyelesaian berbagai persoalan kota melalui sikap peduli dan kebersamaan. “Lawan dari cinta bukan benci, tapi tidak peduli. Kalau sudah tidak peduli, berarti sudah tidak ada rasa. Bandung membutuhkan rasa dan karsa,” kata Farhan saat meresmikan Masjid Al-Ikhlas PC Nahdlatul Ulama Kota […]

Kota Bandung, Balebandung.com – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan Pemkot Bandung akan terus mengawal berlangsungnya renovasi Teras Cihampelas. Hal itu ia sampaikan di tengah-tengah kunjungannya, Jumat 11 Juli 2025. Farhan menyebut, pembenahan kawasan ini bukan sekadar pekerjaan fisik, tetapi bentuk amanat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. “Ini bukan cuma proyek renovasi biasa. Teras Cihampelas […]

KOTA BANDUNG, Balebandung.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bandung menggelar rangkaian kegiatan menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah sebagai momentum spiritual dan sosial untuk memperkuat soliditas umat sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat. Dengan mengangkat tema “Hijrah Menuju Kemandirian Umat: Meneguhkan Nilai Keislaman, Membangun Kekuatan Ekonomi”, kegiatan digelar di Gedung BUMNU PWNU Jabar JL. […]