Bale Jabar

Jelang Musda 2026, Dinamika KNPI Jabar Memanas: SK Caretaker Rohmat Hidayat Ditolak

×

Jelang Musda 2026, Dinamika KNPI Jabar Memanas: SK Caretaker Rohmat Hidayat Ditolak

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, balebandung.com – Para tokoh pemuda Jawa Barat menolak Surat Keputusan (SK) Caretaker untuk DPD KNPI Kota Kabupaten se-Jawa Barat yang dikeluarkan oleh pihak yang mengklaim sebagai DPD KNPI Jabar pimpinan Rohmat Hidayat.

Salah satu yang menyuarakan penolakan tersebut adalah H. Tb Topan Lesmana, mantan Sekretaris SC Musda KNPI Jabar XV 2021, sekaligus Wakil Ketua DPD KNPI Jabar Periode 2022-2025.

Menurut Topan, SK tersebut tidak sah dan merupakan skenario untuk memecah belah pemuda dan pemudi di seluruh wilayah Jawa Barat.

Topan mengungkapkan, pihak yang mengaku sebagai DPD KNPI Jabar pimpinan Rohmat Hidayat mengklaim diri sebagai hasil dari proses Musda XVI KNPI Jabar di Garut pada September 2025.

Namun menurutnya Musda XVI tidak sah. Sebab patut dipertanyakan siapa peserta Musda tersebut? Pihak DPP mana yang hadir? Berapa jumlah Organisasi Pemuda dan Pemudi (OKP) yang menghadiri? Berapa banyak DPD KNPI Kota Kabupaten yang turut serta? Apakah OKP yang hadir merupakan peserta Musda XV KNPI Jabar di Garut tahun 2021? Dan apakah Musda tersebut diakui oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat?

“Kami pastikan tidak ada satu pun DPD KNPI Kota/Kabupaten yang hadir sebagai peserta dalam Musda yang mereka klaim tersebut. Selain itu, OKP tingkat provinsi Jawa Barat tetap solid kepada DPD KNPI Jabar di bawah kepemimpinan Ridwansyah Yusuf,” tegas Topan kepada wartawan, Sabtu 20 Desember 2025.

Topan menandaskan, kehadiran DPD KNPI Kota/Kabupaten se Jawa Barat dan OKP tingkat provinsi adalah salah satu syarat penting sahnya Musda KNPI, sesuai AD/ART KNPI.

“Kalau yang dua unsur ini tidak hadir di musda, bagaimana mau dikatakan sah proses musdanya?”  ujar Topan.

Menurutnya, hanya DPD KNPI Jabar pimpinan Ridwansyah Yusuf yang dihasilkan dari Musda XV di Garut tahun 2021 yang sah dan diakui oleh pemerintah.

Saat ini, DPD KNPI Jabar di bawah kepemimpinan Ridwansyah Yusuf sedang dalam tahapan persiapan menuju Musda XVI yang dijadwalkan akan dilaksanakan awal tahun 2026.

Topan menyatakan, jika pihak Rohmat Hidayat mengaku mendapat legitimasi dari DPP KNPI versi Ali Hanafiah, hal ini justru membuktikan bahwa pelaksanaan Musda XVI KNPI Jabar yang mereka gelar tidak sah dan cacat hukum.

“Jika memang ingin mendirikan DPD KNPI Jabar versi Ali Hanafiah, silahkan buat legal standing sendiri tanpa perlu mengatasnamakan Musda XVI KNPI Jabar sebagai kelanjutan dari Musda XV tahun 2021,” kata dia.

Topan menegaskan, keberadaan pihak yang mengaku sebagai DPD KNPI Jabar 2025-2028 merupakan upaya memecah belah persatuan pemuda dan pemudi Jawa Barat yang selama empat tahun ini adem ayem dalam satu wadah satu KNPI Jabar.

Tindakan mengeluarkan SK Caretaker ke berbagai Kota Kabupaten dinilai provokatif dan bertujuan mengadu domba, mengingat DPD KNPI Kota/Kabupaten se-Jawa Barat saat ini tetap eksis dan organisasinya berjalan dengan baik.

Ia mengimbau oknum yang mengatasnamakan DPD KNPI Jabar pimpinan Rohmat Hidayat untuk menghentikan langkah-langkah yang dapat memecah belah persatuan pemuda.

“Jika memang memiliki niat menyatukan dan memajukan pemuda di Jawa Barat, mari kita duduk bersama untuk mencari solusi yang baik,” kata Topan.

Ia juga mengingatkan kawan-kawan OKP tingkat provinsi dan Kota/Kabupaten se-Jawa Barat agar tidak terpancing dalam upaya mengadu domba tersebut.

“Meskipun di tingkat nasional ada berbagai versi DPP, biarlah hal itu menjadi dinamika di tingkat pusat. Mari kita hargai DPD KNPI Jabar yang telah mengakui DPP kepimpinan Riano Panjaitan,” pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]