Bale Jabar

75 Medali Diperebutkan Pra Pembukaan PON

×

75 Medali Diperebutkan Pra Pembukaan PON

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum PB PON Jabar Ahmad Heryawan saat meninjau venue Judo di Gor Saparua, Bandung, Minggu (11/9) sore. by Humas Pemprov Jabar
Ketua Umum PB PON Jabar Ahmad Heryawan saat meninjau venue Judo di Gor Saparua, Bandung, Minggu (11/9) sore. by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Secara resmi gelaran PON XIX/2016 Jawa Barat akan dimulai pada 17 September 2016. Namun ada 14 cabang olahraga (cabor) yang sudah mulai dipertandingkan dengan memperebutkan 75 medali.

Ke-14 Cabor tersebut diantaranya Hocky Indoor, Sepak Bola, Bola Voli Pasir, Polo Air Putra, Gantole, Futsal, Berkuda Pacu, dan Paralayang yang akan mulai bertanding pada 13 September. Selain itu juga Drumband dan Renang (14 September), Judo dan Catur (15 September), Dayung dan Selam Kolam (16 September).

Sementara 75 medali yang diperebutkan, yaitu 9 medali pada 14 September, 19 medali (15 September), 22 medali (16 September), dan 25 medali (17 September).

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan pihaknya optimis meskipun secara resmi PON belum dimulai, namun dia ingin kontingen Jawa Barat mencuri start dengan memanfaatkan medali yang bisa diraih sebelum Opening Ceremony. Hal ini dia ungkapkan usai meninjau venue dan persiapan para atlet cabor Wushu dan Tarung Derajat Jabar di Gor Pajajaran serta Judo dan Sepatu Roda Jabar di Gor Saparua, Kota Bandung, Minggu (11/9/16) sore.

“Saya ingin di pertandingan-pertandingan awal yang 75 medali itu – sebelum tanggal 17 September, Jawa Barat bisa menjadi peraih medali paling banyak,” ungkap Aher.

“Tentu target angkanya ada di KONI Jawa Barat ya. Kalau saya hanya bisa bilang kita harus menjadi peraih medali yang terbanyak,” lanjutnya.

Sementara itu, Aher juga mengatakan pihaknya sengaja meninjau langsung persiapan atlet Jawa Barat untuk memberikan motivasi secara langsung. Selain itu, pertemuan dengan para atlet ini dilakukan sekaligus untuk mengecek kesiapan akhir venue.

“Ternyata mereka (atlet) ketika langsung dicek sama kita terbangkitkan semangatnya. Karena motivasi itu dibutuhkan terus, meskipun motivasi itu diberikan terus oleh para pelatihnya baik saat Pelatda sampai sekarang,” kata Aher.

Demi mewujudkan “Jabar Kahiji”, Aher pun meminta kepada para atlet untuk menggunakan kekuatan dan kemampuan sepenuhnya. Untuk itu, atlet pun mesti mempunyai mental bertanding meraih kemenangan untuk mendapatkan prestasi yang diinginkan.

“Saya bilang kepada mereka (atlet) gunakan extra power atau tenaga tambahan. Jadi di situasi biasa tenaga tambahan itu tidak datang tapi di situasi di mana seseorang punya tekad dan niat yang kuat, maka akan keluar itu extra power,” pinta Aher.

“Lalu filosofi pertandingan juga apabila ingin menang ambil semua (medali). Jangan ada pikiran untuk berbagi, jadi dalam pikiran itu bagaimana harus menang dan mendapatkan medali sebanyak-banyaknya,” pungkasnya.

Cabor Wushu Jabar mengirimkan 11 atletnya untuk berlaga di PON XIX/2016 ini dengan target meraih 4 medali, 3 medali dari nomor Sanda dan 1 medali nomor Taoulu. Untuk Cabor Tarung Derajat Jabar mengirimkan 15 atlet putra dan 5 atlet putri. Mereka akan berlaga di 10 nomor Tarung Putra, 10 nomor Tarung Putri, dan 5 atlet di nomor Seni Gerak Putri dan campuran. Tarung Derajat menargetkan 5 dari 17 medali yang diperebutkan.

Sementara untuk Cabor Sepatu Roda Jabar menargetkan 4 medali dari 16 medali yang diperebutkan. Jumlah atlet Sepatu Roda Jabar yang dikirimkan sebanyak 16 atlet. Untuk Cabor Judo Jabar mengirimkan 30 orang atlet dengan pelatih 6 orang. Kontingen Judo Jabar terbagi dalam dua kategori, yaitu 2 atlet putra dan 2 atlet putri untuk kategori Kata, serta 12 atlet putra dan 14 atlet putrid untuk kategori Shiai. Tim Judo Jabar menargetkan 8 dari 22 medali yang diperebutkan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]