Bale Bandung

Pejabat Tidak Siap Silahkan Mengundurkan Diri

×

Pejabat Tidak Siap Silahkan Mengundurkan Diri

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung dadang Naser memberi pengarahan pada 37 orang pejabat saat Pembukaan Uji Kompetensi dan Penilaian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Hotel Sutan Raja Soreang, Senin (8/5). by Vita Kominfo Kab Bdg
Bupati Bandung dadang Naser memberi pengarahan pada 37 orang pejabat saat Pembukaan Uji Kompetensi dan Penilaian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Hotel Sutan Raja Soreang, Senin (8/5). by Vita Kominfo Kab Bdg

SOREANG – Demi meningkatkan kinerja atas pelayanan terhadap masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bandung melakukan Penilaian Kompetensi dan Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Bupati Bandung H. Dadang M Naser,SH.,M.Ip menegaskan saat hasilnya sudah ada, para pejabat harus menjalankan tugasnya sebaik mungkin. Kalau tidak mampu, bupati menyarankan agar pejabat tersebut segera mengundurkan diri.

“Dari uji kompetensi ini, saya minta agar pejabat yang tidak siap silahkan mengundurkan diri. Karena jika dibiarkan, kinerjanya akan mengganggu program kerja pembangunan pemerintah, juga merugikan anggaran negara,” tegas Bupati sesaat sebelum penilaian kompetensi dilakukan di Hotel Sutan Raja Soreang, Senin (8/5/17).

Saran pengunduran diri jabatan tersebut, ucap Bupati, tidak saja bagi pejabat yang dinilai, namun berlaku untuk seluruh pejabat di Kabupaten Bandung yang tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Evaluasi perlu dilakukan secara bertahap. Jika eselon IV bekerja asal-asalan, hanya menggugurkan tanggungjawab saja dan tidak inovatif, maka atasannya harus melakukan pembinaan.

“Pengunduran diri jika tidak siap, berlaku untuk semua pejabat, kinerja buruk langsung geser. Karena saat ini kompetisi akan terus terjadi, apalagi dalam birokrasi. Pengembangan kompetensi diri, inovasi dan kreativitas dalam bekerja harus terus dilakukan,” ungkapnya.

Bupati menilai, saat ini masih ada pejabat yang belum memahami makna kerja sabilulungan dalam pemerintahannya. Adanya penyakit birokrasi yakni kurangnya koordinasi, kompetensi, daya saing, minimnya standar kerja dan kurangnya kerjasama dalam setiap program pembangunan, menjadi hambatan terwujudnya visi pembangunan. Dia berharap evaluasi yang dilakukan akan menghasilkan pejabat yang teladan, konsisten, solid dalam bekerja, dan siap mengabdikan diri untuk masyarakat.

“Jargon Sabilulungan bukan hanya basa-basi, tapi harus diimplementasikan betul-betul. Perlu sinergitas dalam bekerja, karena loyalitas bukan hanya ke atas, tapi ke samping dan ke bawah. Artinya loyal pada pimpinan agar menjalankan tugas dengan baik, sebagai atasan dia bisa mendorong bawahannya untuk lebih produktif dalam tugasnya, dan loyal pada masyarakat,” harap Dadang.

Baca Juga  Caleg DPR RI Partai Berkarya Donny Kesuma : Memberi yang Terbaik Bagi Masyarakat

Selain itu, ia pun agar manajemen ASN dilakukan untuk menghasilkan pegawai ASN yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan pelatihan Daerah (BKPPD) Drs. H. Erick Juariara.,M.Si mengungkapkan, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2017 sebagai implemetasi UU nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), setiap pejabat yang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama, harus dilakukan evaluasi kinerja, sekaligus bagi mereka yang menduduki sekurangnya 2 tahun, harus melakukan uji kompetensi.

“Berdasarkan hasil uji kompetensi, Pejabat Pimpinan Tinggi dimaksud dapat dipindahkan pada jabatan lain sesuai dengan kompetensi yang dimiliki, atau ditempatkan pada jabatan yang lebih rendah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Jadi, ketika hasil uji kompetensi keluar, ini akan dijadikan bahan pertimbangan, di mana pejabat tersebut akan memimpin,” terang Erick.

Dia menuturkan, uji kompetensi yang dilakukan selama 3 hari yakni tanggal 8 hingga 10 Mei 2017 tersebut meliputi uji teknis, manajerial, sosiokultural, medical check up dan psikotes. Dengan menghadirkan tim penilai yang kompeten dibidangnya seperti Dindin Wahidin selaku Kepala Pusat Standarisasi dan Sertifikasi SDM Kementrian Dalam negeri, Jonathan Wiyoso Widyaiswara Provinsi Jawa Barat, Obar Sobarna, tenaga ahli penguji kompetensi sosiokultural.

Selain itu, pengujian juga dilakukan oleh Dedi Mulyadi Guru Besar bidang Manajemen Pemerintahan dari Lembaga Administrasi Negara (LAN), Rita Kardinasari selaku Analis Kepegawaian dan 2 orang assesor SDM untuk pendamping untuk Local Group Discusion (LGD)._Vita

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, Senin (9/3/2026). Rapat Paripurna ini dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terkait usulan pembahasan serta penandatanganan keputusan DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyambut kedatangan delegasi Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) P4N Angkatan 69 dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Senin (9/3/2026). Kunjungan tersebut menjadi forum strategis bagi para peserta pendidikan calon pemimpin nasional untuk menggali secara langsung dinamika pembangunan daerah serta kondisi ketahanan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – PT Geo Dipa Energi (Persero) kembali menyelenggarakan Safari Ramadhan 1447 H dengan memberikan bantuan sembako sebanyak 10.115 paket di Dieng dan Patuha. Selain bantuan paket sembako tesebut, GeoDipa juga turut memberikan santunan kepada 404 anak yatim dan kurang mampu, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Paket sembako tersebut diberikan untuk 16 Desa, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) akan segera menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2026. Pemkab Bandung telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 12 miliar untuk membayar THR bagi 7.550 P3K PW. Mereka terdiri P3K PW Guru dan Tenaga Kependidikan yang berjumlah 4.320 orang, […]

Bale Bandung

PANGALENGAN, balebandung.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung kembali menyalurkan paket bekal ibadah Ramadan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, penyaluran dilaksanakan di Kampung Kasepen, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Senin 9 Maret 2026. Penyaluran paket tersebut dilakukan langsung Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, yang secara simbolis menyerahkan bantuan kepada […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Kepala Bapperida Kabupaten Bandung, Marlan, menghadiri kegiatan Safari Ramadan 2026 yang digelar PT Geo Dipa Energi (Persero) di Grand Sunshine Soreang, Kamis 5 Maret 2026. Mengusung tema “Terus Berbenah, Memperbaiki Diri, dan Menjalankan Amanah”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam menjalankan tanggung jawab, baik sebagai individu maupun sebagai bagian […]