Bale Kota Bandung

Sukseskan Revitalisasi, Tim Survei DAS Anak Citarum Dibentuk

×

Sukseskan Revitalisasi, Tim Survei DAS Anak Citarum Dibentuk

Sebarkan artikel ini
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo menunjukkan poster saat silaturahmi jajaran Kodam III bersama pegiat lingkungan di Aula Siliwangi Makodam III/Slw Bandung, Senin (20/11/17). by Humas Pemkab Bdg
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo menunjukkan poster saat silaturahmi jajaran Kodam III bersama pegiat lingkungan di Aula Siliwangi Makodam III/Slw Bandung, Senin (20/11/17). by Humas Pemkab Bdg

BANDUNG – Dalam upaya mendukung optimalisasi revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum secara terpadu, Kota Bandung membentuk tim survei terpadu DAS Citarum yang akan bertugas menyediakan data lapangan, memetakan permasalahan, hingga menentukan solusi dan rencana aksi penanganan DAS Citarum.

Hal tersebut dilakukan karena selama ini penanganannya masih cenderung parsial. Kehadiran tim survei diharapkan bisa menyajikan data akurat yang sama, sehingga solusi permasalahan Sungai Citarum dapat dilakukan secara terpadu dan terintegrasi.

Dandim 0618/BS Kolonel Inf. Arfin Dahlan usai memimpin Rapat Penyusunan Tim Survey DAS Anak Citarum yang ada di Kota Bandung, Jumat (5/1) menjelaskan, tim survei terdiri dari berbagai elemen di Kota Bandung mulai dari unsur TNI, sejumlah OPD terkait seperti DLHK, Bappelitbang, Dinas Kesehatan, Dinas PU, kecamatan dan unsur masyarakat lainnya.

“Tim akan bekerja bersama-sama mulai dari melihat langsung kondisi di lapangan, mengambil data, melihat akar permasalahan, menghimpun dan mengkaji data, sekaligus menentukan rencana aksi sebagai solusinya,” jelas Dandim.

Seperti diketahui, pencemaran di Sungai Citarum sudah lama terjadi dan menjadi mengemuka ketika pada tahun 2013. WHO menyebut Sungai Citarum satu dari 10 sungai paling tercemar di dunia karena pencemaran limbah industri dan bahan kimia. Saat itu, 500 ribu orang dipastikan terkena dampak langsung pencemaran sungai, dan lebih 5 juta orang terkena dampak tidak langsung akibat polutan kimia yang dibuang ke sungai.

Program Citarum Bestari yang didukung seluruh kota dan kabupaten di Jawa Barat sejak 2014 telah mampu menurunkan 50% sampah yang ada di sungai Citarum. Namun kualitas airnya masih tergolong tercemar berat sehingga diperlukan keterlibatan semua pihak untuk lebih peduli dan berperan aktif menyelamatkan sungai sepanjang 295 kilometer yang merupakan aset sekaligus investasi terbesar Jawa Barat, tempat bergantungnya kehidupan 40 juta orang lebih, dan mengairi ratusan ribu daerah persawahan.

Persoalan ini pun mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Presiden Jokowi dalam pidatonya pada Peringatan HUT Angkatan Muda Siliwangi (AMS) ke-51 di Kota Bandung, berjanji akan melakukan perbaikan dan revitalisasi Sungai Citarum secara serius dari hulu ke hilir pada Januari tahun 2018 ini agar sungai Citarum bisa kembali bersih dan bermanfaat untuk kehidupan masyarakat Jawa Barat dan sekitarnya.

“Oleh karena itu kita tidak boleh tinggal diam. Sebelum Keputuan Presiden (Kepres) mengenai revitalisasi Citarum turun, kita di Kota Bandung ibaratnya ‘mencuri’ start dengan membentuk Tim Survei. Sehingga begitu Kepres keluar kita sudah siap, kita sudah punya konsep, tidak meraba-raba lagi. Dan data yang kita miliki semua sama, baik DLHK, Dinkes, Kodim, kecamatan, kelurahan, dan lainnya, semua punya data yang sama, sehingga menentukan solusinya juga bisa sejalan, bersinergi, terpadu,” tandas Kol Arifin.

Ditambahkannya, peran Kodim dalam hal ini sebagai triger merangkul para stakeholder untuk dapat berkolaborasi dan berperan aktif. Sebagai tahap awal, tim survei akan mendapatkan pembekalan pada Senin (8/1) besok sebelum pendataan dan hal ini pun sudah dilaporkan kepada Wali Kota Bandung.

Data-data yang diperlukan antara lain kandungan sediman sungai, tititk-titik sampah, limbah pabrik, daerah pemukiman yang membuang limbah ke sungai, titik hambatan sampah, pembuatan wc gendong, lokasi pembuatan septic tank komunal, TPA, TPS, dan lainnya.

“Semua data dikumpulkan untuk dikaji dan dicarikan solusi serta rencana aksi yang paling tepat sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah. Misalnya, di satu kecamatan sepanjang bantaran sungai banyak masyarakat yang membuang kotoran manusia, maka solusinya kita buatkan septic tank komunal. Begitu pula dengan wilayah yang bermasalah dengan sampah rumah tangganya, bagaimana TPS-nya, sistem pengangkutan sampahnya, dan lain-lain,” paparnya.

Dandim berharap upaya baik ini mendapat dukungan dari semua pihak, seluruh elemen masyarakat secara terpadu. Bagaimana pun juga Sungai Citarum merupakan sumber air yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Jawa Barat. Karena itu, Dandim mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama terlibat langsung menjaga dan memelihara Sungai Citarum demi keselamatan dan masa depan generasi mendatang.

“Kita membutuhkan air, kita butuh makanan dan tanah, dan itu bagian dari siklus kehidupan kita. Kalau siklus kehidupan ini rusak, maka kita akan ikut rusak. Karena itu, tolong untuk ikut melestarikan lingkungan. Tidak perlu langkah yang besar-besar, cukup dengan langkah kecil saja, yaitu tidak membuang sampah ke sungai,” pungkasnya. []

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BANDUNG, balebandung.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengingatkan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap autisme melalui berbagai kegiatan sepanjang bulan April. Hal tersebut disampaikannya saat acara World Autism Awareness Day 2026 di Pendopo Kota Bandung, Senin 13 April 2026. Menurutnya, peringatan tidak cukup hanya dilakukan pada satu hari saja, melainkan perlu digaungkan secara konsisten selama […]

Bale Kota Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Yayasan Budaya Untuk Individu Spesial (YBUIS) berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia Jawa Barat (DPW IPTI Jabar) menggelar kegiatan Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, di Galeri PlaAstro, Jalan Moh. Toha, Kota Bandung, Jumat 13 Februari 2026. Kegiatan bertajuk “Mozaik Imlek Nusantara” ini menekankan semangat persatuan dengan membuka ruang […]

BANDUNG, balebandung.com – Yayasan Wahana Bina Insani bekerjasama dengan Tim Dosen DKV FIK Telkom University menggelar pelatihan bagi 20 guru TK dan TA se-Kota Bandung, di PUSDAI Kota Bandung ?Jumat, 28 November 2025. “Pelatihan komprehensif bertujuan memperkuat peran guru di kelas. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut demi penguatan kualitas pengajaran para guru di […]

UJUNGBERUNG, balebandung.com- Gelaran Sasihung Fest 4 kembali mengguncang Alun-alun Ujungberung, Jumat 28 November 2025. Festival yang mengusung semangat kolaborasi dan pelestarian budaya ini menghadirkan ragam kesenian tradisi hingga modern, dengan nafas kuat dari para seniman lokal Bandung Timur. Ketua Sasihung Ujungberung sekaligus pemerhati budaya, Dadang Hendra menjelaskan, Sasihung, singkatan dari Sayunan Seniman Hurip Ujungberung hadir […]

Bale Kota Bandung

LENGKONG, balebandung.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam penyelesaian berbagai persoalan kota melalui sikap peduli dan kebersamaan. “Lawan dari cinta bukan benci, tapi tidak peduli. Kalau sudah tidak peduli, berarti sudah tidak ada rasa. Bandung membutuhkan rasa dan karsa,” kata Farhan saat meresmikan Masjid Al-Ikhlas PC Nahdlatul Ulama Kota […]

Kota Bandung, Balebandung.com – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan Pemkot Bandung akan terus mengawal berlangsungnya renovasi Teras Cihampelas. Hal itu ia sampaikan di tengah-tengah kunjungannya, Jumat 11 Juli 2025. Farhan menyebut, pembenahan kawasan ini bukan sekadar pekerjaan fisik, tetapi bentuk amanat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. “Ini bukan cuma proyek renovasi biasa. Teras Cihampelas […]