Bale Jabar

Perluas Ruang Pengabdian dan Berdayakan SDM

×

Perluas Ruang Pengabdian dan Berdayakan SDM

Sebarkan artikel ini
Wagub Jabar Deddy Mizwar melantik pejabat pimpinan tinggi pratama struktural eselon II dan IV lingkungan Pemprov Jabar, di Aula Barat Gedung Sate, Kamis (21/4). by Humas Pemprov Jabarc
Wagub Jabar Deddy Mizwar melantik pejabat pimpinan tinggi pratama struktural eselon II dan IV lingkungan Pemprov Jabar, di Aula Barat Gedung Sate, Kamis (21/4). by Humas Pemprov Jabarc
Wagub Jabar Deddy Mizwar melantik pejabat pimpinan tinggi pratama struktural eselon II dan IV lingkungan Pemprov Jabar, di Aula Barat Gedung Sate, Kamis (21/4). by Humas Pemprov Jabarc

BANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengamanatkan para pejabat agar menjadikan jabatan yang diembannya sebagai media untuk memperluas ruang pengabdiannya. Para pejabat tersebut diharapkan mampu mengerahkan para pegawai yang di bawahinya untuk terus berdaya dan bekerja dengan baik, demi jalannya organisasi.

“Saudara- saudara yang dilantik pada kesempatan ini telah diberikan amanah sesuai jenjang jabatannya. Menjadi pimpinan jangan pernah diartikan bertambahnya beban pekerjaan. Namun harus disikapi sebagai media untuk memperbesar ruang pengabdian, dan kesempatan memberdayakan para pegawai yang menjadi bawahannya,” kata Deddy saat memimpin upacara Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Struktural Eselon II dan IV lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (21/4/16).

Kegiatan ini merupakan pelantikan susulan dari acara Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama Struktural Eselon II, III, dan IV, di lingkungan Pemprov Jabar oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan pada Senin (4/4) lalu.

Salah satu peralihan jabatan, terjadi pada kursi Kepala Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah IV yang semula diemban Koesmayadi Tatang Padmadinata, kini ia berpindah jabatan menjadi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD). Sedangkan jabatan Kepala BKPP Wilayah IV kini diduduki Oleh Ir. Dedi Mulyadi yang juga sempat menjabat Kepala BKPP Wilayah II Provinsi Jawa Barat.

Lebih lanjut Wagub mengungkapkan ketika seseorang diangkat menjadi pimpinan, dia harus siap menghadapi segala tanggung jawab yang diembannya. Dalam artian, seorang pemimpin harus dapat mengambil alih resiko yang timbul pada jabatan yang dipangkunya.

Dengan demikian, menjadi seorang pimpinan dituntut untuk memiliki pemahaman secara mendalam terhadap wewenang tugas pokok dan fungsinya masing- masing. Serta memahami peraturan perundang- undangan yang terkait dengan tugas-tugasnya.

“Untuk itu saya berpesan kepada pejabat struktural Eselon II dan IV, yang dilantik salah satu hal utama dan pertama yang harus saudara- saudara kuasai adalah wewenang, tugas pokok, dan fungsinya masing- masing, serta berbagai peraturan perundang-undangan yang terkait dengan tugas saudara-saudara,” tutur Deddy. Hal tersebut menurutnya merupakan pijakan utama para pejabat yang dilantik, dalam menjalankan tugasnya.

Selain itu, Deddy ingin para pimpinan/pejabat yang dilantik saat itu mampu menggali potensi organisasi. Oleh karnanya menjadi tugas para pejabat tersebut untuk menggali dan memberdayakan potensi terutama potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berada di unit kerjanya masing- masing.

Secara lebih luas lagi, Deddy pun menekankan kepada seluruh jajaran Pemprov Jabar, untuk meningkatkan transparansi, dan akuntabilitas, penyelenggaraan Pemerintahan melalui pelayanan informasi publik secara cepat, tepat waktu, proporsional, dan sederhana. Ini ditujukan demi membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dan merangsang masyarakat untuk ikut berpartisipasi mendukung pemerintah dalam pembangunan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]