Bale Bandung

Cucun A Syamsurijal : Hadirnya Rumah Alifa Wujud Nyata Kepedulian Sosial

×

Cucun A Syamsurijal : Hadirnya Rumah Alifa Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini
Ketua Fraksi PKB DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal saat menghadiri kegiatan Forum Penyandang Disabilitas yang dilaksanakan Yayasan Manggala Putera Rumah Alifa di Ponpes Al-Istiqomah Desa Maruyung Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung, Minggu (15/1/2023)./bb2/bbcom/

PACET,balebandung.com – Ketua Fraksi PKB DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan pasca reformasi pada tahun 1998 lalu hingga sekarang ini, hadirnya negara pada sebuah kelompok atau komunitas merupakan langkah maju.

“Lahirnya reformasi pada 1998 berpikir bagaimana menghadirkan negara ada di semua komunitas atau kelompok orang yang ada di Indonesia. Di antaranya kelompok difabel atau disabilitas,” kata Cucun saat menghadiri kegiatan Forum Penyandang Disabilitas yang dilaksanakan Yayasan Manggala Putera Rumah Alifa di Ponpes Al-Istiqomah Desa Maruyung Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung, Minggu (15/1/2023).

Cucun mengatakan, berdasarkan Undang-Undang No 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, kehadiran difabel ada kesamaan hak, sehingga negara harus hadir di tengah-tengah difabel atau disabilitas.

“Bagaimana negara hadir di tengah-tengah difabel/disabilitas. Saat ini banyak dari perusahaan yang peduli difabel. Termasuk pemerintah kecamatan juga turut memfasilitasi komunitas difabel. Jika tak menyediakan atau memfasilitasi sarana prasarana difabel di kantor kecamatan, itu melanggar Undang-Undang,” katanya.

Untuk itu, kata Cucun, pemerintah harus hadir, terutama untuk menegakkan Undang-Undang dan hal ini bisa dilaksanakan oleh seluruh pihak.
“Semua fasilitas ramah difabel dan disabilitas. Apakah itu mau perusahaan, pemerintah, wajib memfasilitasi kelompok difabel. Negara sudah menyiapkan kesamaan hak bangsa. Putra putri kita punya hak yang sama dan dilindungi Undang-Undang,” katanya.

Cucun berharap bagaimana hak-hak rakyat dan masyarakat dilindungi oleh negara. Ia pun sangat apresiasi hadirnya Rumah Alifa, karena bagian dari menyampaikan pesan kepada publik di Kabupaten Bandung. “Rumah Alifa, kelompok masyarakat peduli difabel,” ujarnya.

Ia pun sangat tidak berharap ada kelompok masyarakat yang dimarginalkan dan tidak dilindungi.
“Semua kelompok masyarakat memiliki hak yang sama, mendapatkan perlindungan dari masyarakat. Untuk itu, pembangunan Rumah Alifa, bisa melalui dana alokasi khusus. Semua anak bangsa punya hak yang sama,” katanya.

Cucun juga berharap ada posko untuk pengaduan, apabila terjadi kekerasan terhadap anak.
“Kalau terjadi kekerasan terhadap anak, laporkan. Jangan sampai ada anak yang dibuli, disiksa. Jangan sampai ada anak jadi korban. Tidak terjadi kekerasan, intimidasi, dimarginalkan. Apabila terjadi hal itu, kami akan hadir. Kita juga berharap hadirnya Rumah Alifa jadi warna dan cahaya bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” tuturnya.

Ia menyebutkan di Indonesia itu dikabarkan mencapai 23 juta penyandang difabel. Untuk itu, APBN harus hadir dan memberikan suporting. “Negara harus hadir karena mereka memiliki hak yang sama. Saya mengucapkan terima kasih dengan hadirnya Rumah Alifa karena membantu negara,” katanya.

Cucun mengatakan, hadirnya Rumah Alifa sebagai wujud nyata kepedulian sosial. Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama wujud kepedulian sosial dan memberikan kepedulian kepada sesama ciptaan Tuhan YME.

“Dari seluruh anak-anak bangsa ini, mempersamakan hak yang dilindungi Undang-Undang. Negara akan selalu hadir untuk terus memberikan hak-hak penyandang disabilitas. Anak-anak bangsa ini harus mendapatkan hak sama dengan seluruh umat manusia,” pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]