Bale JabarPamong

Aher Resmikan Pusat Kemanusiaan AMCF

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meresmikan Pusat Kemanusiaan dalam acara Gala Dinner dan Soft Launching Program Pusat Kemanusiaan AMCF di Hotel Aryaduta Bandung, Senin (3/10) malam.by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meresmikan Pusat Kemanusiaan dalam acara Gala Dinner dan Soft Launching Program Pusat Kemanusiaan AMCF di Hotel Aryaduta Bandung, Senin (3/10) malam.by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meresmikan Pusat Kemanusiaan yang dibangun Yayasan Muslim Asia atau Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam acara Gala Dinner dan Soft Launching Program Pusat Kemanusiaan AMCF di Hotel Aryaduta, Jl. Sumatera Kota Bandung, Senin (3/10/16) malam.

Yayasan Muslim Asia merupakan organisasi nirlaba, yaitu lembaga amal internasional yang bergerak di berbagai bidang sosial dan kemasyarakatan. Sementara Pusat Kemanusiaan yang didirikan AMCF di Jabar sebagai pelopor atau pertama di Indonesia dan diharapkan akan menjadi percontohan Pusat Kemanusiaan yang akan dibangun di berbagai daerah lainnya di Indonesia.

Direktur AMCF Ahmad Faisal Siregar mengatakan, program Pusat Kemanusiaan ini sudah dicanangkan AMCF sejak tahun 2015 lalu. Program ini memiliki prinsip untuk membantu semua golongan, baik itu agama, usia, lokasi, serta terbuka untuk melakukan kerjasama dengan pihak-pihak lain tanpa tendensi kepentingan politik.

“Pusat Kemanusiaan ini sebuah program yang akan memberikan bantuan moril dan materil ke wilayah terisolir di Indonesia di bidang pendidikan, kesehatan, dan perdamaian,” kata Ahmad Faisal.

Pusat Kemanusiaan di Jabar merupakan hasil kerjasama dengan Pemprov Jabar. Dan untuk sementara, pada Senin (3/10/16)  sore, Pusat Kemanusiaan AMCF di Jabar diresmikan dan berkantor di Jalan Sapan, Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Selain bantuan kemanusiaan di kala bencana hadir, di Pusat Kemanusiaan AMCF ini ada pula program kegiatan lain untuk bidang pendidikan serta pelatihan di bidang kebencanaan.

Aher pun mengambut baik hadirnya Pusat Kemanusiaan AMCF ini. Dengan hadirnya AMCF ini Aher berharap akan bisa memberikan manfaat yang seluas-luasnya untuk masyarakat di Jabar.

“Dengan hadirnya AMCF ini akan membantu untuk menghadirkan penyelesaian kebencanaan dan penyelesaian sosial yang dihadapi masyarakat Indonesia,” kata Aher dalam sambutannya di acara ini.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi tentu menerima kerjasama dengan siapapun dalam penanggulangan bencana, dalam program pusat-pusat kemanusiaan. Karena tentu saja negara berfungsi untuk menghadirkan jaminan kemanusiaan, tapi pada saat yang bersamaan negara juga harus mencari dukungan dan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak supaya makin kokoh dan menyeluruh,” jelas Aher usai acara.

Sementara itu, Majelis Pertimbangan MUI Pusat Din Syamsudin yang hadir pada kesempatan ini mengatakan dengan hadirnya Pusat Kemanusiaan ini akan menambah daftar lembaga charity atau amal dan gerakan pelayanan kemanusiaan yang sudah mulai bermunculan di Indonesia.

“Hal ini akan lebih bermakna lagi dan sekaligus menyatakan kepada kita bangsa Indonesia bahwa sesungguhnya Islam itu agama kemanusiaan,” ungkap Din Syamsudin yang juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah 2010-2015.

Namun, Din pun menilai bahwa organisasi-organisasi tersebut sebagian besar kehadirannya masih bersifat insidental atau ketika terjadi bencana saja. Artinya organisasi tersebut belum bisa teroganisasi dengan baik dan masih bersifat sementara. Untuk itu, diharapkan dengan hadirnya AMCF melalui Pusat Kemanusiaan ini akan hadir dan berkontribusi langsung dalam pengembangan program gerakan kemanusiaan di Indonesia.

“Oleh karena itu saya menyambut baik gerakan kemanusiaan dari AMCF ini dan sudah sangat tepat dipusatkan di Jawa Barat,” tutur Din.

Sebelum mendirikan Pusat Kemanusiaan di Jabar, AMCF juga telah hadir dengan berbagai program kegiatan kemanusiaan lainnya di berbagai bidang, seperti pendidikan, hibah proyek fisik dan nonfisik, serta program keagamaan. AMCF hingga kini telah mempunyai 19 cabang lembaga pendidikan di seluruh Indonesia, 1.321 proyek hibah fisik dan nonfisik seperti masjid, panti asuhan, dan lainnya.

Selain itu, AMCF juga memiliki tenaga penggerak desa melalui program Dai yang dibina di 19 lembaga pendidikan di seluruh Indonesia yang saat ini berjumlah 431 relawan, 99 panti asuhan yang merupakan hasil kerjasama dengan berbagai lembaga atau organisasi di Indonesia.

Turut hadir pada acara ini Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas Mu’man Nuryana, Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Wuryanto, Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Nana Sujana, Donor Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) atau Yayasan Muslim Asia Mohammed TM Khoory, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, Plt. Bupati Subang Imas Aryumningsih, Wakil Bupati Majalengka Karna Sobahi, para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jawa Barat, Ketua Dewan Pembina Yayasan Muslim Asia Achmad Yaman, serta para tamu undangan lainnya.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close