Bale Jabar

Ahli Waris Baron Baud Tolak Hibah Lahan IPDN

×

Ahli Waris Baron Baud Tolak Hibah Lahan IPDN

Sebarkan artikel ini

Ahli Waris WA Baron Baud, Roni Iswara didampingi kuasa hukumnya HM Rizal Fadillah SH (kedua dari kiri) saat konferensi pers di Bandung, Senin (13/3). by iwa/bbcom Ahli Waris WA Baron Baud, Roni Iswara didampingi kuasa hukumnya HM Rizal Fadillah SH (kedua dari kiri) saat konferensi pers di Bandung, Senin (13/3). by iwa/bbcom

JATINANGOR – Tim kuasa hukum ahli waris William Abraham (WA) Baron Baud lagi-lagi menyesalkan pernyataan Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa di koran yang serta merta menyatakan lahan IPDN dihibahkan, tanpa menyinggung soal lahan IPDN seluas 60 hektare yang dihibahkan itu masih dalam sengketa.

Ketua Tim kuasa hukum ahli waris WA Baron Baud, M Rizal Fadillah mengungkapkan, sepanjang lahan tersebut masih dalam sengketa, artinya sedang dalam tahap gugatan di pengadilan, maka pembebasan lahan tidak bisa dilakukan begitu saja.

“Kalau lahan itu tetap dibebaskan, maka terjadi penyerobotan lahan secara sepihak. Sebab status lahan IPDN tersebut masih sengketa dengan ahli warisnya,” tandas Rizal kepada wartawan di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Sabtu (3/6/17).

Terlebih lagi, imbuh Rizal, status hak pakai lahan oleh IPDN secara hukum tidak bisa dihibahkan atau dialihkan hak pakainya. “Status hak pakai IPDN ini harus dilepaskan dulu hak pakainya ke negara, setelah itu barulah negara bisa menghibahkan,” kata dia.

Begitu pula dalam Surat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tertanggal 17 Mei 2017 yang diklaim pihak Pemprov Jabar pun, terdapat klausul bahwa Kemendagri menyetujui penggunaan lahan IPDN, sepanjang permasalahan di lapangan bisa teratasi.

Kendati begitu, imbuh Rizal, apapun alasannya, lahan IPDN itu tidak bisa langsung dihibahkan begitu saja, sebab masih dalam status sengketa.

“Jadi, pernyataan Sekda Jabar bahwa lahan IPDN dihibahkan untuk kepentingan Jalan Tol Cisumdawu itu merupakan penyesatan untuk menutupi status sengketa yang saat ini sedang berjalan. Termasuk pernyataannya bahwa selama ini proses pembebasan lahan IPDN tidak ada hambatan, padahal proses hukum saat ini masih berjalan,” bebernya.

Bahkan menurutnya pihak ahli waris mengancam akan nekad menduduki lahan tersebut, bila pengerjaan fisik kontruksi langsung dilakukan di lahan sengketa.

“Pihak ahli waris punya bukti-bukti dan surat-surat yang lengkap termasuk surat P2T (Panitia Pengadaan Tanah) tentang tahapan ganti rugi Jalan Tol Cisumdawu tertanggal 16 Mei 2014. Dengan surat-surat tersebut kita bisa minta batalkan proses pengerjaan fisik di lahan sengketa,” tegasnya.

Padahal, lanjut Rizal, pihak penggugat punya itikad baik untuk menyelesaikan sengketa ini dengan jalur musyawarah. Hal ini dilakukan agar proses mediasi melalui Pengadilan Negeri Sumedang membuahkan hasil.

Prestasi yang dilakukan pihak Penggugat itu antara lain;
Pertama, bagi lahan yang sudah digunakan sebagai bangunan pendidikan dan lahan kosong yang nyata-nyata menunjang bagi proses pendidikan di lingkungan IPDN, Penggugat melepaskan hak atau menghibahkan kepada Tergugat I.

Kedua, adapun lahan kosong yang tidak digunakan sebagai bangunan pendidikan dan tidak nyata-nyata menunjang proses pendidikan di IPDN, diserahkan kepada Penggugat.

Ketiga, bahwa pembayaran ganti kerugian akibat dari pemakaian lahan untuk Tol Cisumdawu (Seksi I), dilaksanakan pembayaran langsung kepada penggugat dan atas pembayaran keseluruhan ini, Penggugat beritikad baik menghibahkan bagian tertentu kepada pihak Tergugat I untuk digunakan bagi pengembangan saranj/prasaran pendidikan IPDN.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]