Selasa, Oktober 19, 2021
BerandaBale Kota BandungAnggota Satpol PP Dikeroyok PKL, Operasi Gabungan Disiapkan

Anggota Satpol PP Dikeroyok PKL, Operasi Gabungan Disiapkan

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat Rapat Rutin Pimpinan di Ruang Tengah Balai Kota, Senin (20/6). by Humas Pemkot Bandung
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat Rapat Rutin Pimpinan di Ruang Tengah Balai Kota, Senin (20/6). by Humas Pemkot Bandung

BANDUNG – Pedagang Kaki Lima (PKL) jumlahnya makin banyak di Kota Bandung. Para PKL musiman tersebut memanfaatkan momen bulan Ramadan dan menjelang lebaran untuk beroperasi. Mereka kerap kali enggan ditertibkan.

Bahkan pada Sabtu (18/6) lalu terjadi tindakan pengeroyokan oleh oknum PKL terhadap petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Menanggapi kejadian tersebut, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menginstruksikan untuk menjalankan operasi gabungan bersama aparat TNI, kepolisian, dan Linmas.

“Dua hari ini saya perintahkan penambahan pasukan dari Polres dan Kodim dan Linmas. Karena terjadi ada pemukulan oleh PKL terhadap Satpol PP,” tegas walikota usai Rapat Rutin Pimpinan di Ruang Tengah Balai Kota, Senin (20/6/16).

Menurut Ridwan para PKL mengatur pola agar saat penertiban petugas Satpol PP terpancing untuk melakukan kontak fisik dengan cara dipukuli. Para PKL liar tersebut berupaya memprovokasi tindakan fisik agar dapat melaporkan Satpol PP ke pihak kepolisian dan menciutkan nyali petugas untuk menertibkan mereka.

Namun demikian, jelas Emil, sedari awal Satpol PP telah dikondisikan agar tidak melakukan tindakan fisik dengan para PKL. Saat dikeroyok pun, Satpol PP berusaha tidak melawan. “Satpol-nya mah sudah terkondisi baik, tidak boleh mendahului, tidak boleh melawan,” kata dia.

Emil mengaku telah berkoordinasi dengan Polrestabes untuk membantu mengawal penertiban para PKL nakal ini. Penertiban akan difokuskan di lima titik utama, yakni di wilayah Dalem Kaum, Kepatihan, Jalan Dewi Sartika, Tegalega, dan Jalan Diponegoro. Di samping itu, titik-titik lainnya tetap akan dilakukan pengawasan. Emil menyatakan dirinya juga akan turun langsung ke lapangan untuk memantau operasi ini. “Saya akan banyak ke lapangan juga, memantau,” ujarnya.

Beberapa hari ini, Ridwan telah melakukan sampling terhadap para PKL di Dalem Kaum. Ia mendatangi beberapa PKL dan menegur sendiri para PKL tersebut. Saat dimintai kartu identitas, diketahui bahwa PKL tersebut berasal dari luar Kota Bandung.

Sampling dan penertiban juga dilakukan terhadap petugas parkir di Dalem Kaum. Ia menemukan tiga orang petugas parkir yang menyalahi aturan dengan memungut retribusi parkir melebihi ketentuan. Selain itu, retribusi parkir tersebut dibayarkan di muka serta tidak diberi karcis parkir. “Itu saya tangkap sendiri di Dalem Kaum,” terang Ridwan.

Terhadap para petugas parkir tersebut, walikota menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk merotasi petugas parkir tersebut ke lokasi lain. “Pindahkan saja ke lokasi lain,”perintah Emil kepada Dishub pada saat Rapat Rutin Pimpinan dengan para pimpinan SKPD.

Ia dan jajarannya akan menindak tegas para pelanggar ketertiban di Kota Bandung yang menimbulkan suasana tidak nyaman, seperti kemacetan dan kesemrawutan. “Ketidaktertiban yang mengatasnamakan mau lebaran juga akan kita angkut,” tegasnya.

Sementara Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) adalah masalah yang biasa terjadi di kota-kota metropolitan, salah satunya Kota Bandung. Terlebih lagi di bulan Ramadan, biasanya jumlahnya meningkat secara signifikan. Namun lain halnya di Kota Bandung. Tahun ini, jumlah PMKS musiman berkurang drastis. “Alhamdulillah, laporan dari lapangan dan dari masyarakat, PMKS menurun drastis. Artinya, sistem berjalan dengan baik,” terang Emil.

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI