Rabu, Oktober 20, 2021
BerandaBale JabarBentrok Geng Motor, Polres Sumedang Tetapkan 1 Tersangka

Bentrok Geng Motor, Polres Sumedang Tetapkan 1 Tersangka

IMG-20160619-WA001SUMEDANG – Polres Sumedang melakukan pemeriksaan terhadap 8 orang saksi dan 1 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, Minggu, (19/6/16), terkait bentrokan berandalan bermotor Brigez dan XTC di Pamulihan Sumedang yang menewaskan satu orang akibat tusukan senjata tajam.

“Kami sudah menetapkan AR sebagai tersangka sebagai pelaku penusukan yang mengakibatkan AD meninggal dunia dan kami menerapkan Pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. Anggota kami sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku lainnya,” ungkap Kasat Reserse Kriminal Polres Sumedang AKP Hadi Mulyana, S.H dilansir tribratanews.,com, Minggu (19/6).

Kasat Reskrim menerangkan bentrokan berandalan bermotor Brigez dan XTC di Pamulihan Sumedang itu menimbulkan korban tewas berinisial AD (23), warga Gunung Manik Tanjungsari Kabupaten Sumedang yang merupakan anggota berandalan bermotor BrigezA. AD tewas akibat tusukan senjata tajam rencong yang dilakukan pelaku pada saat bentrokan terjadi.

Bentrokan berandalan bermotor Brigez dan XTC di Pamulihan Sumedang itu terjadi dua kali pada Sabtu (18/6) malam sekira pukul 23.00 WIB, pada saat pertama sekitar 20 orang berandalan motor Brigez yang sedang berada di dekat Kantor Kecamatan Pamulihan didatangi oleh 3 orang berandalan motor lainnya yaitu XTC, setelah terjadi cekcok mulut kemudian terjadilah perkelahian. Perkelahian itu berhasil diamankan personil Polsek Pamulihan yang dihubungi oleh petugas Satpol PP yang sedang berjaga di Kantor Kecamatan Pamulihan.

Selang setengah jam kemudian datang lagi sekitar 2 orang berandalan motor XTC lainnya yang hendak mencari 3 temannya. Kemudian terjadi lagi keributan yang berlokasi tidak jauh dari Kantor Kecamatan Pamulihan dan mengakibatkan 1 orang dari berandalan motor XTC terkena tusukan oleh senjata tajam rencong dan tewas.

Selain itu Polres Sumedang juga menyita barang bukti berupa 1 bilah samurai , 1 bilah keling, 1 bilah rencong, 1 buah double stick, dan sepeda motor yang digunakan dalam bentrokan berandalan bermotor Brigez dan XTC di Pamulihan Sumedang.

Warga “Hariwang”

Kasus bentrokan anggota geng motor hingga menimbulkan korban jiwa di sekitar Kantor Kecamatan Pamulihan, tepatnya di Dusun Segel RT 01 RW 02 Desa Ciptasari, membuat warga menjadi was-was. Kabar bentrokan geng motor Brigez dan XTC, yang membuat tewas AS (27) warga Dusun Ciayunan RT/RW 01 Desa Ciptasari Kec. Pamulihan tersebut, kabarnya cepat beredar melalui jejaring sosial serta media online.

Kepala Desa Ciptasari, Uce mengaku prihatin atas insiden yang membuat seorang warganya tewas. “Kami berharap kasus ini menjadi bahan evaluasi para pemuda agar tak kembali terjadi,” ujar Uce kepada wartawan usai pemakaman jasad korban di Pamulihan, Minggu (19/6/16) pagi.

Menurut Uce, korban merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, pasangan suami istri dari Rudi (50) dan Encum (55). Korban tewas di Puskesmas Tanjungsari yang selanjutnya dimakamkan di pemakaman keluarga. Bahkan jasad korban terlebih dahulu diotopsi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung. Korban diketahui pemuda yang kesehariannya berperilaku sopan yang juga warga tak menduga akan terjadi seperti itu.

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI