Selasa, Oktober 19, 2021
BerandaBale BandungBupati Bandung: ‘Jadikan Aqidah sebagai Pondasi Kehidupan’

Bupati Bandung: ‘Jadikan Aqidah sebagai Pondasi Kehidupan’

Bupati Bandung Dadang Supriatna membuka Muskercab ke-II PCNU di Sekretariat PCNU Kab Bandung, Kec Ciparay, Sabtu (21/8/21). by Humas Pemkab

SOREANG, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bandung untuk menjadikan aqidah sebagai pondasi kehidupan, baik dalam berorganisasi maupun menjalankan roda pemerintahan.

Aqidah sendiri merupaka hal yang fundamental dalam kehidupan seorang muslim. Sebab hal tersebut dapat berpengaruh terhadap kualitas iman seseorang.

Hal itu mengemuka dalam kegiatan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) ke-II Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Sekretariat PCNU Kabupaten Bandung, Kecamatan Ciparay, Sabtu (21/8/21).

“Islam merupakan agama yang dianut oleh mayoritas masyarakat Kabupaten Bandung. Oleh karenanya kami menjadikan nilai agamis sebagai salah satu visi Pemerintah Kabupaten Bandung. Dengan begitu, kami berharap masyarakat dapat menjadikan agama sebagai ruh dalam seluruh aktivitas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan,” ungkap bupati.

Tidak hanya sebagai agenda rutin, Dadang Supriatna meminta PCNU untuk menjadikan mukercab sebagai momen dalam menentukan langkah NU ke depannya, khususnya di masa pandemi covid-19.

“NU adalah salah satu organisasi Islam yang menggagas saya menjadi bupati. Saya sangat berharap, nantinya program yang dirumuskan selain harus relevan dengan kondisi saat ini, juga selaras dengan visi misi pemerintah daerah. Karena NU merupakan bagian integral dari komponen pembangunan di Kabupaten Bandung,” jelas Kang DS sapaan akrab bupati itu.

Kang DS menyebut ada tiga tuntutan yang akan dihadapi organisasi Islam, termasuk NU. Pertama, tuntutan internal untuk mengembangkan NU menjadi organisasi umat yang profesional dan mandiri. Kedua, tuntutan eksternal terhadap lingkungan. Ketiga, tuntutan vertikal berupa pertanggungjawaban di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Hal penting lainnya dalam menunjang keberhasilan organisasi adalah faktor kepemimpinan. Selain memperhatikan kultur yang ada dalam tubuh organisasi, NU sebagai organisasi agama dengan domain umat Islam dan keislaman, dituntut untuk mengembangkan sistem kepemimpinan yang memiliki visi ke depan, yang mampu membawa organisasi dan umat islam ke arah kemajuan yang maslahat dunia dan akhirat,” tandasnya.

Dirinya juga mengajak seluruh peserta muskercab untuk mengaktualisasikan peran umat Islam, dengan memberikan kontribusi konkrit dan positif bagi pembangunan daerah Kabupaten Bandung.

“Kami percaya dengang memperkokoh ukhuwah Islamiyah, dapat menyukseskan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dalam terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang bangkit, edukatif, dinamis, agamis dan sejahtera,” pungkas bupati.***

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI