Bale Bandung

Bupati: MKKS Suka Dijadikan Kedok Pungli

×

Bupati: MKKS Suka Dijadikan Kedok Pungli

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Naser
Bupati Bandung Dadang Naser

RANCAEKEK, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Naser mengaku prihatin atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) Satgas Saber Pungli Jawa Barat terhadap MS, Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung beserta tiga kepala sekolah lainnya pada Jumat ((3/1/20) lalu.

Bupati pun menandaskan dirinya sudah sering mengingatkan agar aparatur sipil negara khususnya di lingkungan Dinas Pendidikan untuk tidak melakukan tindakan yang berpotensi melanggar hukum. Dadang mengungkapkan dalam kasus OTT tersebut Kabid SMP Disdik Kab Bandung bersama para kepala sekolah sedang melaksanakan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

“Saya prihatin yah. Saya sudah sering ingatkan ke Disdik itu, jangan suka ada iuran-iuran yang berpotensi bertabrakan dengan hukum. Seperti iuran di MKKS itu kan biasa dijadikan kedok untuk melakukan pungli. Setiap kali MKKS ada iuran, ada kepala sekolah yang tidak bisa terima dimintai iuran, ya mungkin juga ada yang melaporkan. Apalagi ini iurannya diambil dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang menurut Satgas Saber Pungli Jabar itu salah,” kata Dadang kepada Balebandung.com saat ditemui di Rancaekek, Minggu (5/1/20).

Bupati kan kepada seluruh jajarannya untuk memahami semua alur hukum agar tidak menabrak lampu merah. “Jadi, jangan suka ada iuran-iuran yang tidak ada payung hukumnya. “Saya sudah lama mengendus kebiasaan jelek ini, makanya saya sudah sering ingatkan,” tandasnya.

Dadang juga menandaskan Aparat Pengawas Internal Pemerintah atau Pengawas (APIP) internal pada institusi lain seperti Inspektorat harus menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.

“Pengawasan secara berjenjang pun kita lakukan, kepala dinas harus mengawasi sekretaris dan kabidnya. Kemudian mereka pun harus mengawasi kepala seksi hingga stafnya. Hari Senin ini saya kumpulkan kembali seluruh kepala dinas, untuk menekan mereka lebih meningkatkan lagi pengawasan berjenjang pada bawahannya agar kejadian ini tidak berulang,” kata Dadang.

Terkait kasus itu, bupati mengatakan baru mengetahuinya, pada Sabtu malam (4/1). Informasi yang ia dapatkan, bahwasanya penangkapan dilakukan saat kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

Jika memang terbukti melanggar hukum, Dadang Naser menyatakan pihaknya masih menganut asas praduga tidak bersalah. Melalui Bagian Hukum dan Tim Saber Pungli Kabupaten Bandung, pihaknya pun terus melakukan koordinasi. “Kita akan terima sampai ada keputusan dari pengadilan yang memiliki hukum tetap,” ucap Dadang.

“Kebijakan saya selama ini sangat tegas, ketika melayani publik, tidak boleh melakukan pungutan-pungutan liar, memperkaya diri sendiri atau mencari uang dengan cara melanggar hukum,” tandas Dadang.

Pada kesempatan itu, dia mengapresiasi langkah Tim Saber Pungli Jabar dalam menindaklanjuti informasi masyarakat yang menilai sesuatu yang dianggap salah. Untuk penanganannya, ia serahkan sepenuhnya, pada Aparat Penegak Hukum (APH).

“Dalam kesempatan ini, saya juga mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Bandung untuk menjadikan kasus OTT ini sebagai pelajaran berharga. Bekerja dan bertindaklah sesuai aturan yang ada. Mari kita jaga kepercayaan publik,” tegasnya.***

Kabid SMP Disdik Kab Bandung Bersama 3 Kepsek Kena OTT Satgas Saber Pungli Jabar

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]