Bale Kab Bandung

Cawabup Bandung No Urut 1 Bertemu Timses No 2, Ada Apa?

Cawabup Bandung Usman Sayogi (kaos hitam) ngopi bareng tim paslon Bupati/Wakil Bupati Bandung no urut 2 di Soreang, Kab Bandung, Senin (2/11/20). by Tim NU

SOREANG, Balebandung,com – Pilbup Bandung sejatinya jadi ajang pendidikan politik kepada masyarakat agar mendapat edukasi dalam pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan ini.

Calon Wakil Bupati Bandung Usman Sayogi mengatakan membangun Kabupaten Bandung ke depan menjadi tanggung jawab bersama, karena perhelatan Pilkada merupakan proses menuju suksesnya pembangunan dan realisasi pesta demokrasi. Menurut Usman, pihaknya berkomitmen untuk bersama sama membangun Kabupaten Bandung yang lebih maju dan unggul.

“Saya ngobrol pagi di warung kopi bersama Pak Budi, suaminya Cabup Bandung nomor urut 2 Ibu Yena Iskandar Ma’soem, membicarakan Kabupaten Bandung ke depan,” kata Usman kepada wartawan, saat ngobrol pagi di warung kopi, Senin (2/11/20).

Usman mengatakan, obrolan pihaknya bersama Budi tidak menonjolkan tentang paslon Bupati. Tapi, membicara kemajuan Kabupaten Bandung ke depan.

“Jadi, siapa saja yang jadi bupati nanti, siap bahu membahu untuk membangun Kabupaten Bandung. Kita sudah komitmen apapun hasilnya, output politiknya. Ke depan Kabupaten Bandung harus dibangun bersama-sama dan merupakan tanggung jawab bersama,” jelas Usman.

Usman juga menjelaskan, dalam kontestasi politik, paslon itu rival bukan musuh. Sebab, kalau musuh menurutnya pasti berkepanjangan. Tapi, rival saat waktu kontestasi pertandingan dimulai dan diakhiri saat perhelatan menghasilkan calon terpilih.

“Jadi kita itu lawan saat di pertandingan di awali dengan peluit awal dan diakhir juga dengan peluit wasit. Kalau pertandingan selesai, kita kembali bersama untuk memajukan Kabupaten Bandung,” tuturnya.

“Siap menang siap kalah, ketika sudah ada hasil dari kontestasi politik. Kita sepakat untuk kembali bersama dalam memajukan Kabupaten Bandung yang lebih baik, sehingga bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Usman menambahkan, dalam obrolan tersebut menyetujui konsep kebersamaan dalam membangun Kabupaten Bandung. Sebab, konsep yang disodorkan Budi sama denga konsep dan prinsip dirinya.

“Pak Budi, mengatakan bahwa sebagai paslon Bupati dan Wakil Bupati itu bukan musuh. Kalau musuh mah bisa seumur-umur. Kita mah rival ata lawan, kalau lawan hanya ada di pertandingan. Yang diawali dengan peluit diakhiri dengan bersalaman,” jelas Usman menirukan bahasa Budi saat ngobrol tadi.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close