Bale Jabar

Cegah Investasi Bodong, Jabar Bentuk Satgas Waspada Investasi

×

Cegah Investasi Bodong, Jabar Bentuk Satgas Waspada Investasi

Sebarkan artikel ini
Pemprov Jabar bersama OJK Jabar, Polda Jabar, Kejati Jabar dan Kanwil Kemenag, bersepakat membentuk Satgas Waspada Investasi Daerah, di Aula Barat Gedung Sate, Rabu (27/7). by Humas Pemprov Jabar
Pemprov Jabar bersama OJK Jabar, Polda Jabar, Kejati Jabar dan Kanwil Kemenag, bersepakat membentuk Satgas Waspada Investasi Daerah, di Aula Barat Gedung Sate, Rabu (27/7). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Pemprov Jabar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional II Jabar, Polda Jabar, Kejati Jabar dan Kanwil Kementerian Agama, bersepakat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi Daerah. Penandatanganan komitmen bersama dilakukan di Aula Barat Gedung Sate, Rabu (27/7/16).

Satgas ini dibentuk guna mencegah dan menangani dugaan tindakan melawan hukum di bidang penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi, yang saat ini marak terjadi di masyarakat. Data yang dihimpun oleh OJK melalui layanan konsumen menyebutkan, saat ini terdapat 262 penawaran investasi yang bukan pengawasan kewenangan OJK. Sebagian besar penawaran tersebut dilakukan dengan memanfaatkan sarana website atau media online. Meskipun penawaran investasi tersebut belum dipastikan kegiatan melawan hukum, namun disinyalir memiliki karakteristik investasi ilegal atau bodong.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berharap, dengan terbentuknya Satgas lintas instansi ini dapat lebih mengintensifkan upaya perlindungan kepada masyarakat dan pencegahan terhadap kegiatan investasi ilegal khususnya di Jabar. Gubernur mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan tidak tergiur penawaran investasi dengan keuntungan menggiurkan dalam waktu yang singkat.

“Setiap saat ada saja investasi bodong yang membahayakan masyarakat, mereka diiming-imingi margin keuntungan yang cukup besar dan ini tidak rasional. Investasi kan tidak langsung tahun depan untung,” kata Aher.

Masyarakat harus waspada terhadap motif investasi yang kini bervariasi, seperti mengatasnamakan koperasi, MLM, investasi pertambangan, asuransi, perjalanan haji dan umroh. Investasi tersebut sukar untuk diketahui keabsahannya karena biasanya mereka memasang tagline kemudahan dan jaminan keamanan aset yang diinvestasikan serta jaminan pembelian kembali tanpa pengurangan nilai. Bahkan tidak sedikit pula yang memanfaatkan testimoni dari tokoh masyarakat dan agama agar masyarakat percaya.

“Semoga dengan adanya tim ini yang juga akan dibentuk di daerah dapat meminimalisir praktek investasi ilegal seperti itu,” harapnya.

Baca Juga  Fun Run Bandung Color Me Up, Turunkan Tensi Politik Jelang Pilpres 2019

Lebih jauh Aher berharap dengan dibentuknya Satgas ini, masyarakat dapat lebih memahami sektor keuangan dan perbankan, perlindungan masyarakat Jabar akan semakin terjamin, sehingga berdampak signifikan pada peningkatan perekonomian Jabar yang maju dan berdaya saing sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kapolda Jabar Irjen Pol. Bambang Waskito mengungkapkan, pihaknya akan menurunkan jajaran kepolisian untuk turun ke lapangan memberikan bimbingan kepada masyarakat agar tidak terkena investasi bodong ini. “Kita akan terjunkan tim ke lapangan untuk membimbing masyarakat, karena iming-imingnya ini sangat luar biasa. Ini yang perlu diwaspadai oleh masyarakat,” tandas kapolda.

Karakteristik investasi ilegal yang perlu diwaspadai masyarakat seperti menjanjikan bonus barang mewah dan tur luar negeri, menggunakan jasa tokoh atau artis dalam promosi, mengaitkan antara investasi dengan charity bahkan ibadah, memberi kesan seolah-olah bebas risiko, menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat, ditawarkan secara online tidak jelas domisili dan ijin usahanya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat bersama Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Provinsi Jawa Barat serta LAZ Graha Dhuafa Indonesia kembali menggelar rangkaian kegiatan Ramadan Festival dan Education Fair 1447 H, di Masjid Raya Al Jabbar selama dua hari, 7-8 Maret 2026. Kegiatan diawali dengan […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – BPJS Kesehatan memastikan layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat diakses secara optimal selama periode libur Lebaran tahun 2026. Berbagai kemudahan layanan telah disiapkan agar peserta tetap memperoleh pelayanan kesehatan maupun layanan administrasi kepesertaan, termasuk bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Direktur Utama BPJS Kesehatan, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Yayasan Budaya Individu Spesial (YBUIS) sukses menggelar kegiatan Individu Spesial Cinta Ramadhan (ISTARA) Nu K’2, di D’Botanica Mall Pasteur, Kota Bandung, Sabtu (7/3/2026). Ratusan anak dari beberapa komunitas Individu Spesial (Indis) menyumbangkan hiburan dengan tampil di atas panggung menampilkan keterampilannya masing-masing. PlaAstro Band, kelompok musik yang personilnya anak-anak disabilitas tampil turut memeriahkan […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Lebih dari 100 orang disabilitas atau individu istimewa (indis) ngabuburit bersama dalam ajang Individu Spesial Cinta Ramadan (ISTARA) yang digelar Yayasan Budaya Individu Spesial (YBUIS) di d’Botanica Mall Bandung, Sabtu (7/3/2026) siang sampai malam. “Kegiatan sosial Individu Spesial Cinta Ramadan Nu Kadua (ISTARA Nu K’2) ini dalam rangka memeriahkan bulan suci yang […]

Bale Jabar

CIANJUR, balebandung.com – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, menemui ratusan Tim Pendamping Keluarga (TPK) pada kunjungan kerjanya ke Kabupaten Cianjur, Kamis (4/3/2026). Hal itu dilakukan untuk memastikan distribusi program Makanan Bergizi Gratis 3B (MBG 3B) yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD berjalan optimal, sekaligus memperkuat upaya pembangunan keluarga dan […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyatakan, tahun lalu Jawa Barat mencatat penurunan prevalensi stunting tertinggi secara nasional, yakni sebesar 5,8 persen. Capaian itu menurutnya harus terus ditingkatkan dengan target prevalensi stunting Jabar di bawah 10 persen, bahkan menuju zero new stunting atau tidak ada kasus stunting baru. “Capaian ini patut disyukuri, […]