Bale Jabar

Coach Dibuat Tidak Bisa  Menentukan Pilihan!

×

Coach Dibuat Tidak Bisa  Menentukan Pilihan!

Sebarkan artikel ini

Balebandung.com – Pekan ini, Kamis (17/10) & Jumat (18/10) pukul 20.00 WIB menjadi pekan penentu! Inilah saat-saat penentuan bagi para kontestan untuk bisa lolos ke Live Round. Dilatih langsung bersama Coach Isyana, Coach Armand, Coach Vidi Nino dan Coach Titi, kemampuan vokal para kontestan pastinya meningkat pesat.

Selangkah lagi menuju Live Round! Para kontestan harus berhadapan dengan lawan adu suara yang tak disangka-sangka. Lawan yang juga teman, lawan yang begitu berat, namun harus mereka hadapi di Battle Round Kamis dan Jumat malam tadi!

Ke-16 peserta dari masing-masing tim akan di Battle untuk menunjukan kualitasnya di hadapan coaches demi terpilih dan melanjutkan perjuangannya ke babak Live Round Minggu depan. Ke-16 peserta ini adalah Agis vs Tommy (#Team Isyana), Cunitt vs Belinda (#TeamVidiNino), Gus Agung vs Chrissa (#TeamArmand), Aca vs Kia (#TeamVidiNino), Shakti vs Aya (#TeamTiti), Rafi vs Ferlita (#TeamTiti), Kaleb vs Adjani (#TeamIsyana), Trult vs Isyana (#TeamArmand).

Episode ke-16 atau Battle Round ke-2 sekaligus episode terakhir babak battle menayangkan penampilan-penampilan spesial yang makin memukau dan coaches pun makin dihadapkan dengan pilihan-pilihan yang sangat sulit. Salah satunya adalah kejadian yang tidak pernah terjadi sebelumnya selama 4 season The Voice Indonesia, di mana salah satu coach dibuat tidak dapat menentukan pilihannya.

Aca vs Kia, dua peserta dari #TeamVidiNino yang diadu menunjukan kualitasnya di atas panggung Jumat (18/10) malam, sungguh penampilan yang memanjakan telinga dari Aca dan Kia. Coah Vidi Nino pun sampai tidak bisa menahan diri mereka untuk tetap duduk sepanjang performance Aca dan Kia.

“Duet ini juga merupakan sebuah duel. Pairing-nya bagus banget ini, duet tapi duel. Akrobatik suara yang keren banget,” ungkap Coach Titi yang ditimpali Coach Armand, “Bagus sih.. bagus banget. Kia suaranya gokil sih.. gokil, Aca juga” ujar Coach Armand.

Ketika harus memilih salah satu di antara mereka, Coach Vidi Nino pun dihadapkan dengan pilihan yang begitu sulit. Mereka sampai benar-benar tidak bisa memberikan keputusan hingga harus bertanya dan berkonsultasi dengan tim The Voice Indonesia. Setelah lama berkonsultasi dan berdebat, akhirnya Coach Vidi Nino pun memutuskan untuk tidak membuang salah satu dari mereka dan tetap melanjutkan perjuangan keduanya ke Live Round sebagai duo.

Pilihan pun diberikan kepada Aca dan Kia, apakah mereka juga setuju untuk dijadikan duo atau tetap berjalan sendiri-sendiri dan harus ada yang pulang di antara mereka.

Setelah berpikir cukup lama, Aca dan Kia akhirnya setuju untuk dijadikan sebagai duo dan keduanya tetap berada di panggung The Voice Indonesia melaju ke Live Round. Ini merupakan pertama kalinya ada kejadian seperti ini selama 4 season The Voice Indonesia.

Inilah pekan menegangkan dan paling baper di antara episode yang pernah ditayangkan! Pekan Battle Round yang akan menentukan siapa saja kontestan yang berhasil lolos ke babak Live Round. Keseruan apalagi yang akan dipersembahkan di atas panggung The Voice Indonesia? Saksikan Live Round #TheVoice4Indonesia yang akan tayang setiap hari Kamis (live) pukul 20.00 WIB hanya di GTV.***

RESULTS KONTESTAN YANG LOLOS KE LIVE ROUND DI EPISODE 16:
– TEAM ARMAND: GUS AGUNG (BALI) & SUCI (BALI)
– TEAM TITI: AYA (SURABAYA) & FERLITA (BANDAR LAMPUNG)
– TEAM VIDI NINO: BELINDA (BOGOR) & ACA (JAKARTA) & KIA (MEDAN)
– TEAM ISYANA: TOMMY (MAUMERE) & KALEB (JAKARTA)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.com — Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran perdana berlangsung meriah dan lancar dengan tema Binokasih Mulang Salaka. Kabupaten Sumedang menjadi titik awal kegiatan yang menampilkan kekayaan seni dan budaya Jawa Barat. Kirab yang digelar Sabtu malam (2/5/2026) dimulai dari kawasan Gedung Negara dan Museum Geusan Ulun menuju pusat pemerintahan Kabupaten Sumedang dengan jarak tempuh […]