Bale Jabar

Dankoharmatau : Alutsista Komponen Kekuatan Negara Menjadi ”Bargaining Power”

×

Dankoharmatau : Alutsista Komponen Kekuatan Negara Menjadi ”Bargaining Power”

Sebarkan artikel ini
Upacara Bendera Bulan September 2019 di Lapangan Upacara Mako Koharmatau, Lanud Husen Sastranegara, Bandung, Senin (2/8/19). by Koharmatau
Upacara Bendera Bulan September 2019 di Lapangan Upacara Mako Koharmatau, Lanud Husen Sastranegara, Bandung, Senin (2/8/19). by Koharmatau

BANDUNG, Balebandung.com – Sebagai salah satu komponen pertahanan negara, TNI Angkatan Udara terus tumbuh berkembang seiring dengan dinamika pembangunan nasional dan perkembangan lingkungan strategis.

Kekuatan Alutsista Angkatan Udara merupakan salah satu komponen kekuatan negara yang dapat menjadi ”bargaining power” dalam upaya menyelesaikan konflik serta mempertahankan kedaulatan bangsa Indonesia di wilayah udara.

Hal tersebut disampaikan Komandan Koharmatau dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Dirpers Koharmatau Kolonel Tek Ir. Isdwiyanto, S.IP., M.Sc., pada Upacara Bendera bulan September 2019 di lapangan Upacara Mako Koharmatau, Lanud Husen Sastranegara, Bandung, Senin (2/8/19).

Oleh karena itu, Koharmatau sebagai bagian dari TNI AU, senantiasa harus dapat mendukung kesiapan Alutsista TNI AU dalam menghadapi kemungkinan yang terjadi guna memberikan dukungan terhadap sikap yang diambil pemerintah.

“Dedikasi, disiplin, loyalitas dan semangat dari setiap personel, tetap terjaga serta ditingkatkan mengingat tantangan tugas Koharmatau ke depan makin berat dan kompleks. Menghadapi tugas berat kedepan Pimpinan TNI AU menyetujui perlunya pengembangan dan validasi organisasi Koharmatau,” kata Dankoharmatau.

Kehadiran organisasi baru di lingkungan Koharmatau adalah merupakan bentuk kepercayaan pimpinan terhadap tugas dan tanggung jawab yang diemban.

“Koharmatau dinilai selama ini dalam melaksanakan tugas bidang pemeliharaan dan perawatan Alutsista TNI AU secara bertahap bisa dilaksanakan secara mandiri dan tidak tergantung terhadap pihak ke tiga atau negara lain,” ungkapnya.

Untuk membangun angkatan udara yang kuat memerlukan dukungan dari semua pihak terutama pemerintah. Keterbatasan anggaran negara dan tingginya tingkat ketergantungan teknologi tentunya tidak menjadikan personil Koharmatau turunnya moril dalam melaksanakan tugas, akan tetapi jadikan kepercayaan pimpinan sebagai motivasi dan kepercayaan diri dalam menuju Koharmatau yang mandiri dan profesional.

“Melalui keterbatasan hendaknya kita harus tetap optimis dalam melaksanakan setiap tugas. Jangan pernah lengah dalam menghadapi setiap tugas, karena dari kelengahan itu akan muncul kelemahan, dan dari kelemahan itu akan datang kekalahan, yang pada akhirnya penderitaan yang kita peroleh,” pesan Dankoharmatau.

Hal tersebut secara jelas menggambarkan, bahwa hanya melalui kerja keras, kebersamaan, semangat pengabdian serta tekad yang bulat, kita dapat mengatasi berbagai tantangan dan hambatan yang ada.

“Tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel Koharmatau dimana pun bertugas, karena atas dedikasi, disiplin, loyalitas serta semangat yang tinggi setiap personel telah melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai bidangnya masing-masing,” ucap Dankoharmatau.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.com — Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran perdana berlangsung meriah dan lancar dengan tema Binokasih Mulang Salaka. Kabupaten Sumedang menjadi titik awal kegiatan yang menampilkan kekayaan seni dan budaya Jawa Barat. Kirab yang digelar Sabtu malam (2/5/2026) dimulai dari kawasan Gedung Negara dan Museum Geusan Ulun menuju pusat pemerintahan Kabupaten Sumedang dengan jarak tempuh […]