Bale Jabar

Daya Mahasiswa Sunda (Damas) Sumbang APD Bagi Tenaga Medis

Damas menyerahkan bantuan APD hazmat ke RSHS Bandung, Senin (20/4/20).by Damas

BANDUNG, Balebandung.com – Daya Mahasiswa Sunda (DAMAS) menyumbang 500 APD Hazmat yang disebar di tiga Rumah Sakit (RS) rujukan pasien Covid-19 di Jawa Barat, Senin (20/4/20). Ketiga rumah sakit itu antara lain RS Hasan Sadikin (RSHS), RSTP Rotinsulu dan RS TNI AD Dustira di Cimahi.

DAMAS menggalang donasi dari anggota dan alumni yang tergabung dalam Korps Alumni DAMAS (KADAMAS) untuk berpartisipasi membantu para tenaga medis garda terdepan dalam menangani pasein Covid-19 dengan tag line KAWAL (riKAt WALurat) Covid-19.

“Alhamdulillah, bantuan APD Hazmat untuk para tenaga medis di tiga rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Jawa Barat sudah disalurkan. Kami berharap semoga bantuan ini bermanfaat dan membantu para tenaga medis sebagai garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19,” ucap Gani Presa, Sesepuh Pangurus Puseur DAMAS (Ketua Pusat), saat penyerahan APD di RSHS Bandung.

Setelah ini, Damas juga berencananya menyalurkan bantuan kebutuhan pokok (sembako) termasuk masker dan hand sanitizer bagi masyarakat terdampak covid-19, selain untuk anggota dan alumni DAMAS sendiri.

“Mudah-mudahan kegiatan DAMAS peduli ini bisa membantu meringankan kerja pemerintah Jawa Barat dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19,” ucap Gani.

Ia menandaskan Damas akan turut berjuang dalam ketahanan budaya, ketahanan pangan, dan hidup harus lebih bersih dan sehat.

Direktur Perencanaan, Organisasi dan Umum RSHS drg. Muhammad Kamaruzzaman, M.Sc sangat mengapresiasi bantuan APD dari DAMAS dan KADAMAS.

“Terimakasih atas bantuan APD dari DAMAS dan KADAMAS yang telah berkontribusi membantu RSHS dalam memberikan bantuan APD ini. Kami sangat menghargai, karena APD ini sangat kami perlukan,” kata Kamaruzzaman.

Menurutnya APD adalah salah satu kunci dari pada upaya penyelamatan para tenaga medis sebagai garda terdepan dalam penanganan pasein Covid-19.

“Kita tahu kuman virus Corona ini sangat kecil, sehingga kita harus dapat melindungi sebaik mungkin agar para tenaga medis tersebut tidak tertular,” ucapnya.(*)

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close