Bale JabarBale Politik

Dedi Mulyadi Calon Kuat Ketua Golkar Jabar

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi

BANDUNG – Proses pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jabar masih menunggu digelarnya Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar. Namun nama Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, disebut-sebut sebagai calon terkuat.

Sebelumnya, Musyawarah Daerah (Musda) yang salah satu agendanya adalah memilih ketua baru, direncanakan digelar pertengahan Februari. Akan tetapi pelaksanaannya diundur dan kemungkinan besar akan menunggu digelarnya Munas.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Irianto M.S Syafiuddin atau yang akrab disapa Yance. Mantan Bupati Indramayu itu sendiri ‘menolak’ untuk kembali maju dengan berkilah faktor usia.

“Aduh, saya sudah tua. Saya akan serahkan ke kader-kader,” tutur Yance saat ditemui usai menghadiri pelantikan enam kepala daerah di Gedung Merdeka, Bandung, Rabu (17/2/16).

Ditanya siapa saja calon yang akan maju dalam pertarungan memperebutkan kursi Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Yance tak mengungkapkan secara rinci. Namun ia menyebut nama Dedi Mulyadi sebagai calon terkuat. Nama Bupati Purwakarta itu belakangan memang tengah naik daun. “Calonnya (yang kuat) Pa Dedi Purwakarta (Dedi Mulyadi). Tapi yang lain juga katanya mau maju juga,” sebutnya.

Siapapun yang akan maju, kata Yance, ia tak mempermasalahkannya. Wakil Ketua DPRD Jabar ini mengaku tak memiliki jagoan. Menurutnya, semua kader terbaik di Jabar memiliki hak dan peluang yang sama. “Tidak masalah siapapun yang maju. Yang pasti targetnya Golkar di Jabar harus lebih baik,” tandas Yance.

Soal pelaksanaan Musda sendiri, Yance menyebut akan menunggu Munas. Ditundanya pelaksanaan Musda yang sebelumnya diagendakan 18 Februari ini, sebagai sikap patuhnya terhadap ketentuan Surat Keputusan (SK) Riau.

“Musda Golkar itu ‘kan atas perintah Munas Bali, kemudian Rapimnas dan menyatakan Munaslub. Sementara pemerintah juga memperpanjang SK-nya, SK-nya itu SK Riau. Jadi kita kembali kepada SK Riau,” jelas Yance.

Yance mengklaim, penundaan agenda Musda dipastikan bukan upaya menghambat kepada calon-calon yang ingin maju dalam pemilihan Ketua DPD Golkar Jabar. “Nunggu Munas dulu. Kalau memang mau patuhi aturannya, memang seperti itu,” tukasnya.

Yance bilang untuk kepastian kapan agenda pelaksanaan Musda saat ini belum ditetapkan. “Kita sudah pleno dan meminta pelaksanaaanya sesudah Munas. Enggak ada target, pemilu juga masih jauh, paling Pilkada,” pungkas Yance.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close