Bale Bandung

Guru Honorer Minta Kesejahteraan Diperhatikan

×

Guru Honorer Minta Kesejahteraan Diperhatikan

Sebarkan artikel ini

TPG guruSOREANG – Ribuan guru honorer di Kabupaten Bandung berharap Pemerintah Kabupaten Bandung memerhatikan kesejahteraan mereka. Paling tidak, besaran upah yang mereka terima tiap bulan bisa mengikuti aturan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang berlaku. Karena saat ini meskipun rata-rata kualifikasi pendidikan mereka Strata 1 atau sarjana, upah bulanan yang diterimanya hanya sekitar Rp. 200 ribu.

Ketua Forum Guru Honorer Sekolah (FKGHS) Kabupaten Bandung, Toto Ruhiat mengatakan, saat ini jumlah guru honorer yang sehari-hari mengajar di berbagai tingkatan di sekolah negeri kurang lebih sebanyak 11 ribu orang.

Masa kerja mereka pun bervariatif, namun kebanyakan di atas lima tahun lebih. Namun sayangnya kesejahteraan para guru honorer itu bisa dikatakan sangat memprihatinkan. Betapa tidak, di tengah himpitan ekonomi yang makin berat, setiap bulan mereka terpaksa harus puas dengan upah bulanan Rp. 200 ribu.

“Setiap bulan itulah upah yang kami terima, dengan upah Rp 200 ribu perbulan di zaman serba mahal seperti sekarang, bisa dibayangkan bagaimana rumitnya kehidupan kami. Nah, untuk menutupi kekurangan itu, kami bertahan hidup dengan mencari nafkah bidang lain, ada yang ngojek, berdagang dan lain sebagainya,” ungkap Toto di Soreang, Jumat (24/11/17).

Selain beban hidup, lanjut Toto, beban pekerjaan mereka juga tergolong berat. Karena meskipun secara formal terdapat aturan porsi beban kerja setiap guru di setiap sekolah. Namun pada kenyataannya, beban pekerjaan para guru honorer ini jauh lebih berat ketimbang para guru yang telah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Setiap hari, mereka mengajar di kelas rata rata perhari dimulaj dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 13. 00 WIB.

“Kalau aturannya sih yah memang bagus, tapi kenyataannya di lapangan beban kami yang honorer lebih berat. Karena banyak guru yang sudah PNS malah santai-santai,” bebernya.

Toto melanjutkan, pada Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November ini, ia berharap Pemkab Bandung bisa meningkatkan kesejahteraan para guru honorer ini. Paling tidak, disetarakan dengan UMK Kabupaten Bandung 2018. Seandainya upah mereka ini sesuai UMK, paling tidak mereka tidak akan terlalu pontang-panting untuk memenuhi kebutuhan dasar ia dan keluarganya.

“Kalau selama ini kan upah kami hanya berdasarkan dari 15 persen Dana Operasional Sekolah (BOS). Kalau di suatu sekolah guru honornya banyak yah yang 15 persen itu dibagi-bagi. Sehingga kami berharap Pemkab Bandung bisa memerhatikan kesejahteraan kami para tenaga honorer sekolah ini, yah paling tidak sesuai UMK lah,” paparnya.

Toto melanjutkan, harapan para guru honorer ini, bukan tanpa alasan. Karena selama ini kualifikasi pendidikan mereka rata-rata S1 dengan beban kerja dan pertanggungjawaban moral yang besar pula. Karena diamanahi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena pekerjaan seorang guru itu tak hanya sebatas profesi untuk mencari nafkah materi saja, melainkan punya peran dalam peradaban suatu bangsa.

“Tanggungjawab kami itu dunia dan akhirat. Serta kami juga ada tanggungjawab untuk membentuk karakter, kepribadian dan ahlaq anak-anak didik. Wajar rasanya jika kami berharap adanya perbaikan kesejahteraan, agar kami tenang saat mendidik anak-anak generasi penerus bangsa ini,” pungkas Toto.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker)menggelar Job Fair Bedas Expo 2026, di Jalan Raya Al Fathu Soreang, Jumat 17 April 2026. Job fair ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385 yang menjadi peluang besar bagi ribuan pencari kerja (pencaker) untuk mengakses lowongan pekerjaan (loker) dari berbagai sektor […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bandung menggelar job fair di ajang Bandung Bedas Expo di Jalan Raya Al Fathu Soreang, Jumat (17/4/2026). Kepala Disnaker Kabupaten Bandung Dadang Komara menyatakan Job Fair Bedas Expo ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385. Menurut Kadisnaker, job fair yang keempat kalinya difokuskan pada […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS (KDS), resmi membuka Bandung Bedas Expo 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, di Jl Raya Al Fathu Soreang, Jumat (17/4/2026). Dalam sambutannya, KDS menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini berlangsung dalam situasi berbeda, di tengah musibah yang tengah melanda Kabupaten Bandung. Ia […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – KONI Kabupaten Bandung memastikan pembinaan cabang olahraga tetap berjalan dan komunikasi dengan seluruh cabor hingga kini berlangsung kondusif menjelang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (Porprov) XV di Kota Bogor pada November 2026. KONI juga menyatakan pihaknya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp6,3 miliar untuk mendukung pembinaan atlet dan persiapan kontingen Kabupaten Bandung untuk […]

Bale Bandung

BANJARAN, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna bertakziyah ke dua rumah duka korban yang terseret arus sungai saat hujan deras, di Kampung Girang Deukeut RT 01/RW 09 Desa Banjaran Kulon Kecamatan Banjaran, Kamis (16/4/2026). Kedua korban antara lain seorang siswi bernama Ginasyah Lintang Sari (18), Kelas XII SMAN 1 Banjaran dan Agus Sutisna (52), seorang […]

Bale Bandung

balebandung.com – Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385, Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Forkopimda, para Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemkab Bandung melaksanakan ziarah ke makam para Bupati Bandung terdahulu, Kamis 16 April 2026. Rombongan Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) mengawali ziarah ke Taman Makan Pahlawan (TMP) Cikutra. Dari Cikutra, rombongan kemudian […]