Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/baleband/public_html/index.php:1) in /home/baleband/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/class-counter.php on line 1779
Hadapi Pemeriksaan BPK, KDS: Setiap Rupiah Anggaran Harus Dikelola Transparan dan Akuntabel | Bale Bandung
Bale Bandung

Hadapi Pemeriksaan BPK, KDS: Setiap Rupiah Anggaran Harus Dikelola Transparan dan Akuntabel

×

Hadapi Pemeriksaan BPK, KDS: Setiap Rupiah Anggaran Harus Dikelola Transparan dan Akuntabel

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat menerima Tim Pemeriksa BPK RI Jabar di Rumah Dinas Bupati Bandung, Soreang, Rabu (9/9/26).

SOREANGl, balebandung.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat melaksanakan entry meeting Pemeriksaan Pendahuluan Kepatuhan atas Pengadaan Barang dan Jasa Infrastruktur Layanan Publik Tahun 2026 di Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung.

Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati Bandung di Soreang, Rabu (9/9/2026). Pemeriksaan pendahuluan ini merupakan bagian dari upaya BPK menindaklanjuti sejumlah permasalahan yang ditemukan dalam pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun sebelumnya sekaligus menjadi langkah preventif untuk memitigasi potensi permasalahan pada 2026.

Perwakilan BPK RI Perwakilan Jawa Barat, Joni Setiawan, mengatakan pemeriksaan yang dilakukan saat ini masih berada pada tahap pemeriksaan pendahuluan dengan tujuan tertentu, belum memasuki tahap investigasi.

“Intinya kita masih memetakan permasalahan apa yang terjadi sebagai langkah tindak lanjut atas permasalahan yang kita temukan pada saat pemeriksaan LKPD kemarin,” ujar Joni.

Menurutnya, Kabupaten Bandung menjadi salah satu daerah yang menjadi sasaran pemeriksaan karena memiliki nilai anggaran yang cukup besar, sekitar Rp6,2 triliun, serta terdapat sejumlah hal signifikan yang perlu ditindaklanjuti dari hasil pemeriksaan sebelumnya.

Pemeriksaan kali ini secara khusus mengambil tema infrastruktur layanan publik. Joni menegaskan, istilah infrastruktur yang dimaksud tidak hanya berkaitan dengan konstruksi, tetapi mencakup berbagai sarana yang mendukung pelayanan publik, termasuk sektor transportasi, kesehatan dan pendidikan.

“Kita memilih pemeriksaan infrastruktur layanan publik karena memang ini yang secara langsung memberikan dampak dan kontribusi kepada masyarakat,” katanya.

Lingkup pemeriksaan meliputi proses perencanaan, mulai dari penyusunan anggaran dan kebijakan pembangunan daerah hingga pengalokasian anggaran, kemudian pelaksanaan sampai dengan pertanggungjawaban. Pemeriksaan juga akan memberikan perhatian terhadap sejumlah belanja, di antaranya belanja barang, belanja hibah, belanja sumbangan, serta belanja pemeliharaan/jasa.

Joni menyampaikan, pemeriksaan pendahuluan juga bertujuan memetakan objek pemeriksaan, menentukan hal-hal yang menjadi perhatian, mengidentifikasi permasalahan signifikan dan menetapkan fokus pemeriksaan sebelum memasuki pemeriksaan secara lebih terinci.

Pemeriksaan direncanakan berlangsung selama 25 hari, dengan tahapan pemeriksaan pendahuluan yang menjadi dasar untuk menentukan pemeriksaan terinci terhadap objek-objek yang telah dipetakan.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyambut baik pelaksanaan pemeriksaan tersebut. Menurut KDS, pemeriksaan BPK bukan sekadar proses evaluasi, tetapi menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah, khususnya pengelolaan pengadaan barang dan jasa.

“Bagi kami, pemeriksaan bukan sekadar proses evaluasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam pengelolaan pengadaan barang dan jasa,” ujar KDS.

KDS menegaskan, setiap tahapan pengadaan harus dilaksanakan secara tertib, transparan, akuntabel dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga anggaran yang dikelola pemerintah daerah dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Ia juga meminta Sekretaris Daerah bersama seluruh kepala perangkat daerah untuk proaktif memberikan informasi yang dibutuhkan Tim Pemeriksa BPK selama proses pemeriksaan berlangsung.

“Pak Sekda beserta jajaran para Kepala OPD harus proaktif untuk bisa memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada Tim Pemeriksa,” katanya.

KDS mengatakan Pemerintah Kabupaten Bandung juga terus melakukan penguatan fungsi pengawasan internal melalui Inspektorat. Menurutnya, pemeriksaan internal saat ini diarahkan sejak tahap awal perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan, sehingga potensi temuan dapat diminimalkan sebelum pemeriksaan oleh BPK.

Ia berharap pemeriksaan pendahuluan tersebut dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi Pemkab Bandung dalam memperbaiki pengelolaan keuangan daerah.

“Mudah-mudahan atas dasar bimbingan dan arahan dari BPK RI Perwakilan Jawa Barat, kami tentunya berharap masukan-masukan yang konstruktif untuk memberikan yang terbaik dalam rangka pengelolaan keuangan negara, keuangan daerah, keuangan rakyat yang tentunya setiap apa yang kita lakukan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau KDS mengingatkan ASN agar penghasilan yang diperoleh tidak digunakan untuk aktivitas yang merusak, termasuk judi online. Sebaliknya, ia mendorong ASN memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak dan sedekah (ZIS). Pesan itu disampaikan KDS dalam Siraman Rohani bagi pegawai Pemkab Bandung di Gedung Moh. Toha, Soreang, Senin (5/10/2026). […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Akademisi Telkom University (Tel-U) Lia Yuldinawati meraih penghargaan Innovator of the Year dalam ISOUL Women Leadership Award 2026 di Paris, Jumat (3/10). Lia menjadi satu-satunya pemenang dari kawasan Asia dalam ajang tersebut. Lia yang juga menjabat Kepala Program Pengembangan Tel-U dinilai unggul melalui inovasi Ladyverse, platform yang membantu pelaku usaha perempuan memanfaatkan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – DPRD Kabupaten Bandung mendorong pemerintah daerah mempercepat pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung. Selama ini, pelaksanaan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN) masih dilakukan melalui kerja sama dengan BNN Kota Cimahi. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M. Akhiri Hailuki menilai keberadaan BNN di tingkat kabupaten sudah menjadi kebutuhan […]

Bale Bandung

CICALENGKA, balebandung.com – Kapolresta Bandung Kombes Pol Tri Suhartanto menemui Agus, pedagang keliling sapu lidi di Kampung Ciawitali, Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (2/10/2026). Pertemuan itu berlangsung di tengah agenda pengecekan wilayah hukum Polsek Rancaekek dan Polsek Cicalengka. Tri berbincang langsung dengan Agus yang selama ini berjualan sapu lidi keliling untuk memenuhi kebutuhan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Mengelola kekayaan tidak lagi cukup dengan menghitung pertumbuhan aset dan mencari instrumen investasi dengan imbal hasil terbaik. Perubahan ekonomi, risiko bisnis, kesehatan hingga kesiapan generasi penerus membuat keputusan finansial semakin berkaitan dengan tujuan hidup dan keberlanjutan apa yang telah dibangun. Perspektif itulah yang diangkat Permata Bank melalui Wealth Wisdom 2026 di Bandung. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Gerakan infak melalui program Jumat Berkah di Kecamatan Katapang tak sekadar mengumpulkan dana. Sebanyak 29 SD negeri dan swasta di wilayah tersebut berhasil menghimpun infak sebesar Rp17.746.500 yang kemudian diserahkan kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. Penyerahan infak berlangsung di SDN Juntigirang 3, Kamis (1/10/2026), dihadiri para pengawas, Ketua K3S Kecamatan Katapang Dindin Nurodin, […]