Bale Kab BandungEkonomi

HIPMI Kab Bandung Luncurkan Program Pemodal

Pelantikan Pengurus DPC Hipmi Kab Bandung 2018-2021, di Hotel Sahid Soreang, Senin (30/9). by iwa/bbcom

SOREANG, Balebandung.com – Badan Pimpinan Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Bandung meluncurkan program Pemuda Go Digital (Pemodal) dalam rangka menyambut era industri 4.0. Peluncuran Program Pemodal ini dikemas dalam bentuk workshop sekaligus pelantikan pengurus BPC Hipmi Kab Bandung periode 2018-2021 di Hotel Sahid Soreang, Senin (30/9/19).

Bupati Bandung Dadang Naser yang turut hadir dalam acara pelantikan itu menyatakan, sudah saatnya pengusaha muda Kabupaten Bandung untuk go digital. Salah satunya, sebut bupati, yaitu dengan membuat e-Katalog.

“Saya sarankan agar Hipmi ini membuat produk yang berkualitas, lalu dibuatkan e-Katalog-nya untuk kemudian ditawarkan dan dibeli oleh Pemkab Bandung. Jadi, bukan saatnya lagi Hipmi bergerak hanya karena ingin mendapatkan proyek dari pemkab,” pesan Dadang Naser kepada wartawan usai pelantikan pengurus Hipmi.

Dadang mengapresiasi kehadiran Hipmi di Kabupaten Bandung yang diharapkan bisa melahirkan berbagai inovasi usaha, merebut pasar dengan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.

“Hipmi Kabupaten Bandung jangan hanya bergerak di Kabupaten Bandung saja usahanya, tapi di ‘rimba raya’ agar lebih berdaya saing,” tandasnya.

Bupati pun berharap kehadiran Hipmi dapat berdampak pada laju pertumbuhan eknomi dan daya beli Kabupaten Bandung yang saat ini indeksnya mencapai 70,72 poin. “Sehingga dengan demikian dampak kehadiran Hipmi dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Bupati Bandung Dadang Naser menerima plakat dari Ketua Hipmi Kab Bandung Dani Gusnadi saat pelantikan pengurus Hipmi Kab Bandung di Soreang, Senin (30/9). by iwa/bbcom

Ketua DPC Hipmi Kab Bandung Dani Gusnadi menyatakan Program Pemuda Go Digital (Pemodal) salah satunya akan direalisasikan melalui peningkatan ekonomi kreatif.

“Sekarang sudah saatnya memang kita harus bisa menjawab tantangan di era digitalisasi ini. Saya sudah himbau kepada pengurus dan anggota Hipmi Kabupaten Bandung agar tidak lagi menerapkan usaha atau bisnisnya secara konvensional, tapi harus jadi digital. Contoh konkritnya dengan menerapkan strategi marketing online, agar kita menjad adaptif terhadap perkembangan serta makin memiliki nilai jual dan berdaya saing,” papar Dani.

Dalam menjalankan program ini, Hipmi Kab Bandung pun merangkul Karang Taruna dan SKPD terkait untuk mengawal program Pemodal ini dengan memberikan bimbingan teknis dan pelatihan digitalisasi bagi para pengusaha muda.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close