Example
Bale Kota BandungPeristiwa

Ineu; Jangan Sampai Jabar Tercoreng Intoleransi

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan bersama Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi usai penandatanganan - Nota Kesepakatan Bersama KUA PPAS APBD Jabar 2017 di Ruang Bamus Gedung DPRD Jabar, Selasa (29/11). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan bersama Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi usai penandatanganan – Nota Kesepakatan Bersama KUA PPAS APBD Jabar 2017 di Ruang Bamus Gedung DPRD Jabar, Selasa (29/11). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Sekelompok Ormas Islam menuntut pembubaran kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) oleh Pendeta Stephen Tong di Sabuga, Selasa (7/12/16) kemarin. Massa beralasan kegiatan itu digelar di tempat umum dan kurang administrasi perizinannya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari menyayangkan adanya penolakan terhadap kegiatan tersebut. Di tengah kita sedang menguatkan rasa persaudaraan yang tinggi, kebangsaan yang luar biasa, bahkan Apel Nusantara kemarin itu luar biasa, ini harus ada kesadaran bersama,” tegas Ineu di Gedung Wiyataguna Jalan Pajajaran Bandung.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar menjujung tinggi keanekaragaman antarumat beragama. “Kami mengimbau kejadian kemarin tidak terulang lagi, karena ini sudah menjadi komitmen seluruh agama di Apel Nusantara, ” ujarnya.

Menurutnya, aksi momentum perdamaian yang dicanangkan pemerintah agar jangan dijadikan komitmen yang diucapkan. Namun dilaksanakan untuk menciptakan kerukunan di atas semua perbedaan.

“Kebersamaan dalam NKRI, kebersamaan dalam Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika harus menjadi komitmen bersama yang dibangun, menjaga toleransi,” kata dia.

Bahkan, menurutnya, Jawa Barat yang dikenal ramah dan jauh dari potensi konflik dari segala aspek agar dijaga dan dikawal jangan sampai terpicu aksi-aksi intoleran terlebih yang mengarah kepada keagamaan.

“Jawa Barat ramah, selama ini menjadi provinsi yang ramah terhadap masalah-masalah tersebut. Jangan sampai tercoreng oleh kejadian intoleransi,” pungkasnya.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close