Bale Kab BandungEkonomi

Investasi Kab Bandung 2018 Tembus Rp11 Triliun

Asda Ekjah Kab Bandung Marlan saat Ngawangkong Bersama Media di Taman Uncal Soreang, Jumat (21/12/18). by iwa/bbcom

SOREANG – Asisten Daerah (Asda) Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat (Ekjah) Kabupaten Bandung Marlan menyatakan selama tahun 2018 ini investasi yang masuk ke wilayah ab Bandung meningkat cukup signifikan.

Berdasar data DPMTSP Kab Bandung (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu), nilai investasi dari para penanam modal baik PMA maupun PMDN di Kabupaten menebus angka Rp11 triliun sepanjang tahun 2018.

“Tingginya investasi ini pun sudah bisa terasa seiring dengan mulai meningkatnya daya beli masyarakat, penyerapan tenaga kerja, juga beroperasionalnya Jalan Tol Soroja,” terang Marlan saat Ngawangkong Bersama Media di Taman Uncal Soreang, Jumat (21/12/18).

Lebih lanjut Marlan menjelaskan, sektor industri serta perumahan (properti) sejauh ini menjadi yang paling tinggi dipilih oleh para investor menamankan modal dan mengembangkan usahanya di wilayah Kabupaten Bandung.

“Kenapa mereka berinvestasi di sini? Karena Kabupaten Bandung masih terbuka areanya, beda sama Kota Bandung. Bahkan bukan hanya di wilayah utara, kini bisnis properti sudah bergerak ke bagian selatan,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Marlan, ke depan Pemkab Bandung sedang menyiapkan beberapa strategi dalam menyambut kemungkinan meningkatnya nilai investasi seperti di sektor transportasi sebagai penunjangnya.

“Nanti ada perencanaan menghidupkan kembali transportasi massal seperti kereta api ke arah Ciwidey dan Majalaya. PT KAI juga telah melakukan pendataan jalur yang sempet mati untuk direaktivasi,” ujarnya.

Marlan menambahkan, peningkatan nilai investasi ini juga turut memperbaiki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di ibukota Soreang. Hasil survey BPS, kemiskinan masyarakat ikut turun menjadi 6,65%.

“Dengan investasi yang terus meningkat juga memicu gairah ekonomi di sini. Kami optimis tahun 2019 walau mengahadapi ekonomi yang lemah secara global, namun investasi dapat kembali melonjak,” tandas Marlan.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close