6sekawanslot 6sekawan slot 6 sekawan slot 6sekawan slot 6sekawan slot resmi jengkol69 jengkol69 jengkol69 jengkol 69 jengkol69 situs slot dana 5000 petirzeus88 login slot dana 2024 link petirzeus88 petirzeus88 alternatif petirzeus88 petirzeus88 alternatif slot petirzeus88 terpercaya petirzeus88 petirzeus88 slot gacor hari ini kunti69 waklabu88 kunti69 login kunti69 situs slot terpercaya gtcbet slot thailand kunti69 slot resmi
slot qris https://akperhusada.ac.id/jarvis/agen-slot/ https://e-journal.smpalirsyadjakut.sch.id/ https://info.stikesnurulhasanah-kutacane.ac.id https://akbidaisyiyahbanten.ac.id https://official.akbidassyifakisaran.ac.id/siswa https://unihar.ac.id https://domainhosting.co.id https://togel.domainhosting.co.id/ https://jurnal.stkipsuarbangli.ac.id QQPLAZA-LOGIN https://asiacitypools.com/qq https://solusismart.com/wp-includes/JSON slot-depo-min-10rb https://caie-caei.org/wp-content/upgrade/ https://sekawanbersama.club slot gacor link situs slot gacor maxwin/ https://mataharibungalows.com/wp-content bocoran rtp slot slot mahjong https://ssl.domainhosting.co.id https://jadwal.pa-bekasi.go.id/register slot mahjong https://akademik.itemer.ac.id https://perp.polnustar.ac.id/?link=gacor88
Kang DS: Anak Jaman Now Banyak Bertanya ke Google - Balebandung
Senin, Juli 15, 2024
BerandaBale JabarKang DS: Anak Jaman Now Banyak Bertanya ke Google

Kang DS: Anak Jaman Now Banyak Bertanya ke Google

BANDUNG, Balebandung.com – Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna menyatakan menuju Indonesia Emas 2045, diperlukan pola pendidikan yang berkarakter. Apalagi jaman now, anak-anak justru cenderung untuk bertanya atau mencari informasi melalui situs Google.

“Anak-anak sekarang lebih cenderung melihat Google, daripada apa yang disampaikan para guru di sekolah,” ungkap Bupati Bandung saat membuka pembinaan peningkatan kompetensi keprofesian guru ASN (Aparatur Sipil Negara) Madrasah di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bandung yang digelar di Aula Uninus Kota Bandung, Kamis (24/8/2023),

Maka, kata bupati, pembentukan karakter dan terutama untuk guru-guru agar lebih profesional harus ada pola baru dan kita ubah.

“Kira-kira peran guru seperti apa, sebagai guru profesional dan berkarakter dan memiliki ciri khas tersendiri yang tidak ada di google,” tandas bupati.

Ciri khas itu melalui cara, sikap, langkah dan penyampaian dari para guru agar bisa lebih dipahami oleh anak-anak. “Jangan sampai anak-anak hanya mengandalkan Google lagi,” pesannya.

Menurut Kang DS, sapaan Dadang Supriatna, ntuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata, harus didukung dengan sumber daya guru yang profesional, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para guru khususnya madrasah.

“Baik itu kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian, serta kompetensi profesi sebagai tenaga pengajar dan pendidik menjadi semakin profesional. Makanya, tahun ini saya sudah mulai menggelontorkan bantuan hibah kepada 124 madrasah ibtidaiyah se-Kabupaten Bandung. Insya Allah sisanya di tahun 2024,” kata Kang DS.

.Ia mengaku saat ini dirinya pun sedang memikirkan bantuan hibah ke Madrasah Tsanawiyah yang berada di Kabupaten Bandung.

“Madrasah Aliyah ini kewenangan provinsi, tapi akan saya pikirkan untuk mendapatkan bantuan hibah juga,” ungkapnya.

Kang DS mengaku merasa terpanggil untuk terus bisa membantu, walaupun madrasah kewenangan Kementerian Agama.  “Saya merasa bertanggungjawab karena Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah ada di Kabupaten Bandung dan tetap menjadi tanggungjawab selaku Bupati Bandung untuk tercapainya visi misi Kabupaten Bandung. Visi kita tercapainya masyarakat Kabupaten Bandung yang Bedas,” tandasnya.

Melalui peningkatan kompetensi keprofesian guru ASN Madrasah ini Kang DS berharap tercipta pengajar dan ASN yang berkarakter dan profesional untuk memajukan Kabupaten Bandung yang lebih baik lagi.

“Seperti yang sudah kita lakukan di sekolah TK, SD, dan SMP, bahwa kita ada tiga muatan lokal. Yaitu pertama, pendidikan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Kedua, pendidikan bahasa Sunda dan memahami budaya Sunda. Ketiga, mengaji dan menghafal Alquran. Kenapa kita lakukan ada muatan lokal, karena saya berharap anak-anak didik kita ke depan apalagi  Indonesia Emas 2045, ini akan  dipersiapkan untuk menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter,” tuturnya.

Kang DS pun berharap melalui tiga muatan lokal tersebut dapat menciptakan anak-anak berkarakter dan berakhlakul karimah. ***

BERITA LAINYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

spot_img