Bale KBBBale Politik

Ketahanan Bangsa Dibangun pada Struktur Terkecil Negara

Anggota Komisi IX DPR RI dr. H. Adang Sudrajat, MM.AV saat Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di empat desa di Kabupaten Bandung Barat, Senin (13/11). by Humas FPKS
Anggota Komisi IX DPR RI dr. H. Adang Sudrajat, MM.AV saat Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di empat desa di Kabupaten Bandung Barat, Senin (13/11). by Humas FPKS

KBB – Anggota Komisi IX DPR RI dr. H. Adang Sudrajat, MM.AV bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mensosialisasikan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di empat desa di Kabupaten Bandung Barat, Selasa (14/11/17).

Keempat desa itu adalah Desa Cikalong Kecamatan Cikalongwetan, Desa Ciptaharja Kecamatan Cipatat, Desa Gununghalu Kecamatan Gununghalu dan Desa Citalem Kecamatan Cipongkor.

Legislator PKS yang juga Ketua DPP PKS Bidang Pekerja, Petani dan Nelayan ini terus berkeliling masuk desa demi desa. Selain memberi perhatian khusus pada ketahanan keluarga, juga ingin menyerap aspirasi dan segala informasi yang terjadi di daerah pemilihannya sebagai bahan aspirasi kepada pemerintah.

“Kita merasakan bahwa banyak sekali perubahan yang terjadi di tengah masyarakat akibat perubahan teknologi informasi yang begitu cepat yang bahkan sedikit mulai terasa merubah budaya,” ucap Adang.

Politisi PKS yang juga berprofesi sebagai dokter ini perlu berkeliling di daerah pemilihannya untuk bertemu dengan masyarakat guna mensosialisasikan betapa pentingnya ketahanan keluarga dalam memberikan kontribusi terhadap ketahanan negara.

“Ketahanan keluarga saat ini, sudah dapat dengan mudah diintersepsi dari luar, bahkan sampai ke kamar tidur melalui dunia maya dengan perantara HP pintar,” ungkapnya.

Ketahanan keluarga yang dimaksud Adang adalah peran penguatan aspek spiritual, kesejahteraan, keamanan atau kenyamanan dan keadilan, dimulai dari keluarga oleh orang tua terhadap anak-anaknya. Dengan pemahaman dan penguatan aspek-aspek ketahanan keluarga tersebut, maka elemen terkecil negara secara otomotis akan diperkuat yang ujungnya adalah suasana kondusif untuk keutuhan bangsa.

“Saya berharap dengan ketahanan keluarga yang kokoh, maka keutuhan bangsa dapat dibangun melalui organ terkecil struktur negara yaitu rumah tangga. Perpecahan dan ketidakharmonisan akibat perbedaan pendapat di dunia maya, tidak akan diteruskan di dunia nyata. Dengan kekuatan keluarga yang kokoh, maka suasana berbangsa dan bernegara dapat dipertahankan secara harmonis secara keseluruhan”, pungkasnya.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Back to top button
Close