Bale Bandung

Komisi B DPRD Kab Bandung Sesalkan Masih Dibukanya Cicalengka Dreamland

×

Komisi B DPRD Kab Bandung Sesalkan Masih Dibukanya Cicalengka Dreamland

Sebarkan artikel ini

CICALENGKA, Balebandung.com – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung Mochammad Luthfi Hafiyyan menyayangkan terjadinya kerumunan di lokasi obyek wisata Cicalengka Dreamland, di Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung yang sempat viral di media sosial.

Obyek wisata baru itu melakukan soft opening dengan menggratiskan para pengunjung untuk masuk ke dalamnya pada Minggu (15/11/20) lalu. Foto kerumunan pengungjung kemacetan total itu pun sampai viral di media sosial. Namun kerumunan tersebut kemudian dibubarkan oleh petugas Polsek Cicalengka.

Luthfi menyatakan sebagai anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung dengan mitra kerja Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud), pihaknya mendukung pembangunan obyek wisata demi pengembangan pariwisata khususnya di wilayah timur Kabupaten Bandung.

“Saya sangat menyayangkan terjadinya kerumuman di obyek wisata Dreamland tersebut di tengah pandemi Covid-19, tanpa menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Apalagi di Kecamatan Cicalengka ditetapkan sebagai zona merah akibat melonjaknya kasus terpapar Covid-19,” ungkap Luthfi kepada TIMES Indonesia, Jumat (20/1/20).

Yang lebih parahnya lagi, imbuh Luthfi, entah dalam rangka promosi hingga saat ini Cicalengka Dreamland pun masih dibuka gratis utnuk umum. Sementara ruang publik lainnya seperti Alun-alun Cicalengka, kawasan Candi di Desa Tenjolaya dan obyek wisata Curug Cinulang di Cicalengka sempat ditutup sementara 14 hari oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), imbuh Luthfi, Dreamland malah membuat kerumunan dengan antrian panjang para pengunjung yang juga menimbulkan kemacetan total di jalan menuju obyek wisata Curug Cinulang.

“Saya juga mempertanyakan kenapa tidak ada tindakan tegas dari aparat atau Satgas Covid-19 Cicalengka terhadap kerumunan yang terjadi di Dreamland. Akibatnya kan kasus Covid-19 di Cicalengka makin bertambah,” sesal anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bandung ini.

Luthfi juga membeberkan persoalan perizinan obyek wisata tersebut yang belum jelas. Tadinya, kata dia, lokasi tersebut oleh pemilik lahan akan dijadikan pondok pesantren di bawah naungan PT Kampung Tahfidz Cicalengka (PT KTC).

“Tapi nyatanya sekarang malah dibangun obyek wisata. Saya juga sudah pertanyakan hal perizinan ini ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bandung,” kata dia.

Menurut informasi dari Disparbud, imbuh Luthfi, pihak Disparbud pun sudah mengirimkan surat ke manajemen Dreamland untuk menutup sementara obyek wisata tersebut. Namun nyatanya hingga kini obyek itu masih dibuka.

Luthfi pun meragukan perizinan analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) dari obyek wisata tersebut. “Kita juga perlu ada kejelasan kemana larinya buangan air sebagai dampak dibangunnya obyek wisata tersebut. Jangan sampai dibangunnnya Dreamland ke depannya malah menimbulkan banjir bagi lingkungan yang ada di bawahnya,” beber Luthfi.

Jika aktivitas Dreamland masih berlanjut atau tetap dibuka, tandas Luthfi, pihaknya akan meminta Disparbud dan Satpol PP Kabupaten Bandung untuk menutup sementara obyek wisata tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Tanjungwangi, Rusmana mengatakan, kemacetan hingga menimbulkan kerumunan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi aparat desa dan kecamatan serta dinas terkait. “Untuk lebih jelasnya silahkan tanyakan saja ke pihak manajemen Dreamland,” tukas kades. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]