Bale Bandung

Komisi III DPR RI: ASN Terpapar Radikalisme Harus Dipecat

×

Komisi III DPR RI: ASN Terpapar Radikalisme Harus Dipecat

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (kanan) bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat pemberian bantuan bagi warga korban longsor Kec Cimanggung Kab Sumedang, Sabtu (23/1/21). by iwa/bbcom
Anggota Komisi III DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (kanan) bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat pemberian bantuan bagi warga korban longsor Kec Cimanggung Kab Sumedang, Sabtu (23/1/21). by iwa/bbcom

RANCAEKEK, Balebandung.com – Anggota Komisi III DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat radikalisme harus dipecat. Hal itu menurutnya perlu dilakukan untuk memberikan punishment dan efek jera, dalam rangka memberantas radikalisme di kalangan ASN, termasuk pada lingkungan kampus.

“ASN yang terpapar radikalisme harus dipecat. Termasuk juga kalangan kampus seperti mahasiswa, pejabat rektorat, harus ditindak tegas jika terindikasi mengikuti paham radikalisme. Sebab kalau dibiarkan bisa menjadi virus yang berbahaya,” tandas Cucun di Bandung, Sabtu (23/1/21).

Ditanya apakah Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB) yang lebih berwenang melakukan tindakan terhadap ASN yang terpapar radikalisme, menurut Cucun jangan sampai ada ego sektoral.

“Jangan ada ego sektoral, harus duduk bareng antara Kemenpan RB, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Polri maupun Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), termasuk TNI sesuai fungsinya masing-masing, untuk mendeteksi radikalisme terorisme sedari dini,” tegasnya.

Dalam hal penanganan dan pencegahan radikalisme, pihaknya juga bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menghilangkan konten-konten di media sosial yang memunculkan benih-benih ajaran radikal.

“Konten yang bernuansa memunculkan ajaran-ajaran atau terdeteksi itu adalah upaya memunculkan (paham radikal) kita take down,” tegasnya.

Ketua Fraksi PKB DPR RI ini juga meminta harus ada langkah tegas Polri guna mencegah benih-benih radikalisme yang bisa mengarah pada tindakan terorisme di Indonesia.

“Kalau di sana terindikasi ada satu halaqah atau kumpulan orang yang melakukan aktivitas pemahaman radikalisme, itu harus segera dicegah dari dini,” tandasnya.

Cucun menunjuk contoh saat Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo masih menjabat Kapolda Banten. Pada saat itu Sigit Prabowo menggaungkan pemahaman Islam sebagai rahmatan lil alamin .

“Jadi, semua pejabat itu harus betul-betul responsif dan komunikatif dengan para ulama, tokoh-tokoh, termasuk tokoh kalangan kampus. Jangan segan-segan Pak Kapolda komunikasi dengan kalangan rektorat, dekan dan mahasiswa,” tutur Cucun.

Menurutnya semua tindakan pencegahan dini itu harus dilakukan agar Indonesia mendapat kepercayaan internasional untuk berinvestasi melalui kepastian hukum. Termasuk bagi warga sendiri bisa aman nyaman dalam hidup bernegara dan berdemokrasi.

“Kita harus menjaga thrust internasional sehingga orang benar-benar merasa aman, nyaman berada di Indonesia dan untuk berinvestasi melalui kepastian hukum, tanpa adanya radikalisme terorisme,” ujarnya.

Apalagi menurutnya sekarang ini kita akan reborn paska pandemi Covid-19 melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]