Bale Jabar

Mengembalikan ‘Fitrah’ KBU

×

Mengembalikan ‘Fitrah’ KBU

Sebarkan artikel ini
Wagub Jabar Deddy Mizwar menerima hasil foto udara tiga dimensi Kota Bandung dan Gunung Tangkuban Perahu yang diserahkan Deputi Bidang Informasi Geospasial Dasar (IGD) BIG, Dodi Sukmayadi di Kantor Gubernur Jabar Gedung Sate Bandung.
Wagub Jabar Deddy Mizwar menerima hasil foto udara tiga dimensi Kota Bandung dan Gunung Tangkuban Perahu yang diserahkan Deputi Bidang Informasi Geospasial Dasar (IGD) BIG, Dodi Sukmayadi di Kantor Gubernur Jabar Gedung Sate Bandung.
Wagub Jabar Deddy Mizwar menerima hasil foto udara tiga dimensi Kota Bandung dan Gunung Tangkuban Perahu yang diserahkan Deputi Bidang Informasi Geospasial Dasar (IGD) BIG, Dodi Sukmayadi di Kantor Gubernur Jabar Gedung Sate Bandung.

BANDUNG – Kawasan Bandung Utara (KBU) merupakan wilayah vital yang menyuplai sekitar 60% tersedianya air tanah bagi daerah ‘Cekungan Bandung’, sedangkan 40% sisanya dipenuhi dari kawasan Bandung Selatan.

KBU juga dikenal karena panorama alamnya yang indah. Barisan pegunungan mulai dari Gunung Tangkuban Parahu, Manglayang, Burangrang, Masigit, Sunda, dan Gedogan, hingga tebing-tebing, serta hutan-hutan pinus, atau tanaman kayu lainnya menjadi penyeimbang lingkungan yang alami.

Secara administratif, KBU meliputi 10 Kecamatan di Kota Bandung, 3 Kecamatan di Kabupaten Bandung, 2 Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Namun beberapa waktu ke belakang, pembangunan gedung komersil dan tempat tinggal marak berlangsung di KBU. Ini sangat mengancam kelestarian KBU, serta tentunya keseimbangan lingkungan kawasan ‘Cekungan Bandung’.

“Jadi sebenarnya ini bukan hanya masyarakat yang dirugikan tentang tersumbatnya mata air dan segala macam. Tapi juga para investor yang ‘tidak mengerti’ pun, dirugikan semuanya. Seolah mereka terjebak berinvestasi ‘bodong’ pada wilayah yang bukan semestinya,” ungkap Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar di Gedung Sate dirilis Humas Pemprov Jabar, Selasa (12/4/16).

Penyebabnya, Perda Nomor 1/2008 tentang Pengendalian dan Pemanfaatan Ruang Kawasan Bandung Utara (KBU), dinilai tumpul dalam mencegah pelanggaran dan penindakan pelakunya.

Saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan rancangan revisi Perda Nomor 1/2008 tersebut. Rancangan itu sudah memasuki tahap Uji Publik. Revisi Perda itu pun bertujuan untuk ‘mengembalikan fitrah’ KBU sebagai kawasan hijau.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyatakan, rancangan revisi perda itu akan lebih efektif, dan tegas, sehingga menghindari multitafsir seperti yang menjadi kelemahan Perda KBU saat ini.

“Kalau KBU, ini keresahan kita semua sejak lama. Pertama ada Perdanya 2008, tapi ini kok pembangunan berlangsung tidak terkendali. Ini juga tentang penafsiran yang bermacam-macam dari perda tersebut. Maka sekarang kita coba, tutup ya tutup semua, segel ya segel semua, biar pada ribut, biar pada bangun semua orang nih, sadar bahaya yang mengancam KBU ini. Lalu kita juga susun bagaimana perda yang lebih efektif, untuk bisa dijalani,” tutur Deddy.

Rancangan revisi Perda KBU memberikan arahan tentang pembagian zonasi sebagai alat kendali kawasan tersebut. Arahan zonasi memungkinkan masuknya sistem insentif dan disinsentif dalam pemanfaatan ruang KBU.

Rancangan revisi Perda KBU membagi kawasan hijau ‘Cekungan Bandung’ tersebut menjadi 7 zona. Pembagian itu ditentukan dengan berbagai pertimbangan diantaranya daya dukung lingkungan, kawasan hutan, areal rawan bencana, serta daerah resapan air.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]