Bale Bandung

Najib; Masyarakat Masih Awam Soal Investasi

×

Najib; Masyarakat Masih Awam Soal Investasi

Sebarkan artikel ini
 Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Najib Qudratullah
Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Najib Qudratullah. by iwa/bbcom

CANGKUANG – Masyarakat dihimbau untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran program investasi dari lembaga jasa keuangan yang tidak jelas. Jika memang ada yang menawari dan meragukannya, masyarakat bisa menghubungi Otoritas Jasa Keuangan untuk menanyakan program investasi yang ditawarkan tersebut.

Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Najib Qudratullah mengatakan hal tersebut guna menghindari masyarakat tertipu investasi bodong. Najib mengakui hingga kini masih banyak masyarakat yang masih awam terhadap investasi keuangan sehingga mudah tergiur untuk mengikutinya.

“Masyarakat banyak yang masih awam apakah investasi yang ditawarkan itu investasi bodong atau investasi beneran. Sebenarnya ada tips mudah untuk mengetahui bodong atau tidaknya, tinggal menghubungi OJK. Sebab OJK punya hotline dan di situ humasnya akan melayani pertanyaan masyarakat tentang investasi,” ungkap Najib kepada wartawan usai jadi narasumber seminar Aturan Dasar Perbankan dan Pembiayaan yang digelar MPC Pemuda Pancasila Kab Bandung di Kecamatan Cangkuang, Sabtu (25/2/17).

Jadi, tandas Najib, bila masyarakat ingin aman berinvestasi, maka sebelum berinvestasi sebaiknya menanyakan dulu ke OJK. Menurutnya pemerintah daerah dalam hal ini pemda tidak punya kewenangan langsung terkait investasi. “Masyarakat bisa menghubungi OJK jika ingin menanyakan tentang investasi. Selain ada hotline pengaduan atau konsultasi, OJK sendiri punya kantor perwakilan Jawa Barat,” terang legislator dari Fraksi PAN DPR RI ini.

Sebagai anggota Komisi XI, imbuh Najib, pihaknya concern terhadap sektor keuangan dan perbankan dan bersama OJK pihaknya pun mengawasi setiap program investasi keuangan agar masyarakat terhindar dari jeratan investasi bodong.

Pada kesempatan itu anggota DPR RI dari Dapil Jabar II Kab Bandung-Kab Bandung Barat ini berharap ke depan PP lebih profesional dan bisa turut membantu OJK dalam mensosialisasikan terkait peraturan tentang keuangan dan perbankan terutama terkait investasi. Bahkan Najib berharap PP bisa mendirikan posko khusus terkait investasi agar masyarakat tidak mudah tertipu dengan tawaran investasi menggiurkan padahal investasi tersebut bodong.

Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Bandung Erma Komalasari menambahkan pihaknya menggelar sosialisasi terhadap para kader agar mereka memahami terlebih dahulu terkait produk-produk hukum sebelum mereka terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan pemahaman terkait perbankan, jasa keuangan maupun investasi.

“Sosialisasi ini penting agar para kader bisa memahami produk-produk hukum, aturan-aturan perbankan dan pembiayaan, agar jangan sampai mereka ikut bekerja di sektor perbankan dan jasa keuangan, tapi yang terjadi malah masuk bui,” kata Erma yang juga anggota Komisi B DPRD Kab Bandung ini.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]