Bale Jabar

Nih, 4 Indikator Threshold EWS Priangan Jika Harga Pangan Naik

×

Nih, 4 Indikator Threshold EWS Priangan Jika Harga Pangan Naik

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jabar Wiwiek Sisto Widayat, saat Kick-Off Early Warning System (EWS) Portal Informasi Harga Pangan (Priangan), di Aula Barat Gedung Sate, Rabu (14/6). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jabar Wiwiek Sisto Widayat, saat Kick-Off Early Warning System (EWS) Portal Informasi Harga Pangan (Priangan), di Aula Barat Gedung Sate, Rabu (14/6). by Humas Pemprov Jabar

GESAT – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, pengembangan fitur Early Warning System (EWS) Portal Informasi Harga Pangan (Priangan) jadi salah satu ‘tools’ atau alat untuk mendukung pemerintah guna pengambilan kebijakan dalam menjaga kestabilan harga, meminimasi disparitas harga, dan menjamin ketersediaan bahan pokok.

Selain itu, dengan adanya fitur tambahan dari Priangan diharapkan juga mampu membentuk persepsi positif dari masyarakat dan dapat menekan ekspektasi masyarakat akan gejolak harga komoditas.

“Tonggak awal dari fitur EWS berasal dari Kementerian Perdagangan menggagas suatu perangkat pemantauan harga komoditas pangan strategis yang disebut Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok atau SP2KP,” ungkap Wiwit saat Kick-Off Early Warning System (EWS) Portal Informasi Harga Pangan (Priangan), di Aula Barat Gedung Sate, Rabu (14/6/17).

Pada tahun ini, imbuh Wiwiek, pengembangan Priangan diarahkan pada optimalisasi fitur EWS yang akan diintegrasikan, baik pada website Priangan maupun pada aplikasi ponsel Priangan.

Sebagai langkah awal, kata Wiwiek, EWS akan memantau pergerakan harga 10 komoditas pangan strategis (beras, bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, daging ayam ras, telur ayam ras, daging sapi, gula pasir, dan minyak goreng), berdasarkan data harga harian di 7 kota sample IHK di Jawa Barat (Bandung, Bogor, Depok, Bekasi, Sukabumi, Tasikmalaya, dan Cirebon).

Data yang digunakan dalam sistem EWS merupakan rata-rata harga harian dari komoditas pangan strategis di pasar yang disurvei di masing-masing kota. Adapun indikator threshold terdiri dari 4 (empat kategori), yaitu:

– Jika harga naik di atas 5% atau berada pada Kategori Normal, maka pergerakan harga dinilai normal namun terdapat kecenderungan kenaikan harga.

– Jika harga naik di atas 8% atau berada pada Kategori Waspada, maka para pimpinan daerah diharapkan waspada terhadap lanjutan kenaikan harga.

Baca Juga  Stabilkan Harga Pangan Lewat Gapoktan-TTI

– Jika harga naik di atas 12% atau berada pada Kategori Siaga, maka para pimpinan daerah diharapkan siaga terhadap kenaikan harga tersebut dan menanggapi dengan virtual meeting di aplikasi Priangan, serta melakukan tindakan penanggulangan.

“Jika kenaikan harga mencapai tingkat critical point (di atas 20%), maka seluruh pimpinan daerah, dipimpin oleh Bapak Gubernur, diharapkan dapat melakukan koordinasi pelaksanan aksi nyata untuk menanggulangi kenaikan harga,” terang Wiwiek.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat bersama Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Provinsi Jawa Barat serta LAZ Graha Dhuafa Indonesia kembali menggelar rangkaian kegiatan Ramadan Festival dan Education Fair 1447 H, di Masjid Raya Al Jabbar selama dua hari, 7-8 Maret 2026. Kegiatan diawali dengan […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – BPJS Kesehatan memastikan layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat diakses secara optimal selama periode libur Lebaran tahun 2026. Berbagai kemudahan layanan telah disiapkan agar peserta tetap memperoleh pelayanan kesehatan maupun layanan administrasi kepesertaan, termasuk bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Direktur Utama BPJS Kesehatan, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Yayasan Budaya Individu Spesial (YBUIS) sukses menggelar kegiatan Individu Spesial Cinta Ramadhan (ISTARA) Nu K’2, di D’Botanica Mall Pasteur, Kota Bandung, Sabtu (7/3/2026). Ratusan anak dari beberapa komunitas Individu Spesial (Indis) menyumbangkan hiburan dengan tampil di atas panggung menampilkan keterampilannya masing-masing. PlaAstro Band, kelompok musik yang personilnya anak-anak disabilitas tampil turut memeriahkan […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Lebih dari 100 orang disabilitas atau individu istimewa (indis) ngabuburit bersama dalam ajang Individu Spesial Cinta Ramadan (ISTARA) yang digelar Yayasan Budaya Individu Spesial (YBUIS) di d’Botanica Mall Bandung, Sabtu (7/3/2026) siang sampai malam. “Kegiatan sosial Individu Spesial Cinta Ramadan Nu Kadua (ISTARA Nu K’2) ini dalam rangka memeriahkan bulan suci yang […]

Bale Jabar

CIANJUR, balebandung.com – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, menemui ratusan Tim Pendamping Keluarga (TPK) pada kunjungan kerjanya ke Kabupaten Cianjur, Kamis (4/3/2026). Hal itu dilakukan untuk memastikan distribusi program Makanan Bergizi Gratis 3B (MBG 3B) yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD berjalan optimal, sekaligus memperkuat upaya pembangunan keluarga dan […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyatakan, tahun lalu Jawa Barat mencatat penurunan prevalensi stunting tertinggi secara nasional, yakni sebesar 5,8 persen. Capaian itu menurutnya harus terus ditingkatkan dengan target prevalensi stunting Jabar di bawah 10 persen, bahkan menuju zero new stunting atau tidak ada kasus stunting baru. “Capaian ini patut disyukuri, […]