Sabtu, Desember 4, 2021
BerandaBale Kota BandungNurul Arifin Sadar Popularitas Tidak Menjamin

Nurul Arifin Sadar Popularitas Tidak Menjamin

Bakal calon Walikota Bandung dari Partai Golkar Nurul Arifin memulai safari politiknya dari Tugu Titik Nol Bandung, di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Senin (26/6).
Bakal calon Walikota Bandung dari Partai Golkar Nurul Arifin memulai safari politiknya dari Tugu Titik Nol Bandung, di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Senin (26/6).

BANDUNG – Bakal calon Walikota Bandung dari Partai Golkar Nurul Arifin memulai safari politiknya dari Tugu Titik Nol Bandung, di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Senin (26/6/17). Dengan bersafari di Jalan Asia-Afrika, Nurul berharap kedatangannya bisa membekas di hati masyarakat dan memancing rasa ingin tahu tentang dirinya.

Sebelum menemui sejumlah warga yang melintas untuk berfoto bersama, Nurul berfoto di depan Tugu Titik Nol Kota Bandung. Foto tersebut dianggapnya sebagai simbol, semua langkah besar dimulai dari nol.

Saat itu wanoja asli Cicadas Kota Bandung ini mengaku terkejut dengan reaksi masyarakat. Sebab sebagai mantan artis 90-an, dia masih dikenal baik masyarakat. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang meminta dia untuk berfoto bersama.

Meski demikian, popularitas itu sendiri baginya tak cukup jadi modal untuk menjadi orang nomor satu Kota Bandung. “Saya sadar popularitas ini tidak menjamin. Tapi dengan elektabilitas saya akan berjuang,” ucapnya.

“Ini dalam rangka sosialisasi juga. Saya juga ingin menyapa warga Kota Bandung karena momentumnya tepat, Lebaran kedua.

Nurul ingin masyarakat mengetahui kualitas kerjanya. “Seharusnya masyarakat tahu saya bisa bekerja, tapi memang butuh pembuktian. Saya harus dapat posisi yang baik yang bisa menjadi pelayan publik itu yang saya harapkan,” ujarnya.

Disinggung program yang akan diusung saat bertarung di Pilwalkot 2018, dia mengaku, masih dalam proses assesment. Perempuan yang pernah lama malang melintang di dunia perfilman itu mengaku sedang menggodok program terbaik untuk Kota Bandung. Mengharumkan nama Kota Bandung hingga tingkat internasional menjadi targetnya.

“Kami melakukan assessment dengan tim kami, kira-kira masyarakat Kota Bandung ingin apa selain sekarang yang sudah bagus diberikan Pak Ridwan Kamil. Itu supaya kita terus membangun Bandung,” kata Nurul Arifin.

Meski begitu, sebagai pondasi awal, dia memandang Ridwan Kamil sebagai acuan utama membangun Kota Bandung. “Saya akan senang kalau Ridwan Kamil sendiri bisa memberikan masukan kepada saya,” harapnya.

Sebelumnya Nurul juga bersilaturahmi ke rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar di Jalan Rancabentang Ciumbuleuit, Kota Bandung. Dalam kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dan mengenalkan diri kepada warga Kota Kembang sebagai Balon Walikota Bandung.

Dia menjelaskan, dirinya mendapatkan pesan singkat dari WhatsApp (WA) dari Wagub. Yang isinya berupa undangan untuk bersilaturahmi ke rumahnya.

“Tadi malam Kang Dedi WA saya, diundang untuk hadir ke sini dan kebetulan bukan karena posisi beliau sebagi wakil gubernur, tapi karena faktor teman akrab yang sudah lama,” jelasnya.”Dan kedua sekalian saya ini bertegur sapa dengan sebanyak-banyaknya warga Kota Bandung,” tambahnya.

Selain utuk berkunjung ke rumah dinas wakil gubernur, dia pun meyempatkan diri untuk menjenguk Solihin GP yang juga ayah angkat dari Yusuf Kala. Di situ, Nurul meminta izin dan doa restu untuk maju menjadi walikota.

Di hari pertama Lebaran, Nurul Arifin menghadiri open house Gubernur Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung. Di situ Nurul pun menyatakan kesiapannya maju di Pilwalkot Bandung.

“Saya ingin meneruskan apa yang dikerjakan Pak RK (Ridwan Kamil). Kemudian kalau juga ada yang harus dilengkapi, akan melengkapi itu semua,” kata Nurul dilansir Antara.

Ia mengatakan, untuk maju dalam pertarungan Pilwalkot Bandung 2018 dirinya mengaku sudah diutus oleh Ketua Umum dan Sekjen Partai Golkar untuk melakukan sosialisasi kepada tokoh dan masyarakat Kota Bandung. “Saya dapat tugas dari Ketua Umum, dan Pak Sekjen untuk sosialisasi di Kota Bandung,” kata dia.

Nurul mengatakan, dirinya melakukan sosialisasi untuk melihat peluang untuk menang.”Insyaa Allah akan menggunakan segala networking (jaringan). Saya sekolah sampai SMA di Bandung. Saya akan memaksimalkan seperti temen gaul,” kata dia.

Nurul Arifin usai sholat ied di Cicadas Bandung.
Nurul Arifin usai sholat ied di Cicadas Bandung.
BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

TERKINI